Tumbuhan Dikotil

Posted on

Tumbuhan Dikotil – Di dunia ini terdapat tiga organisme yang saling berkaitan serta hidup saling berdampingan. Ketiga organisme tersebut yaitu hewan, manusia dan juga tumbuhan.

Tumbuhan Dikotil

Sebagai makhluk yang berakal, manusia diwajibkan untuk senantiasa menjaga dan juga melestarikan ekosistem alam. Secara umum, ada banyak jenis tanaman yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Beberapa masih berkelanjutan sejauh ini.

Akan tetapi, ada juga beberapa tanaman yang telah punah karena perubahan iklim global dan juga aktivitas manusia. Pada umumnya ada dua jenis kategori tanaman yang berbeda, yaitu gymnospermae dan juga angiospermae.

Gymnospermae adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki biji terbuka atau lebih tepatnya biji tersebut tak tertutupi dengan buah. Sedangkan untuk angiospermae adalah tanaman yang mempunyai biji ditutupi oleh buah.

Untuk jenis dari tanaman angiospermae itu sendiri dibedakan lagi menjadi dua spesifikasi, yaitu dikotil dan juga monokotil. Nah, di ulasan kali ini, kita akan menyimak secara lengkap mengenai penjelasan tumbuhan Dikotil. Yuk simak….

Tumbuhan Dikotil Adalah

Tanaman Dicotyledon merupakan salah satu jenis tanaman berbunga dengan dua keping biji. Salah satu tanaman dalam kelompok dicotyledon ini memiliki dua daun institusional.

Daun lembaga ini terbentuk dari fase benih, sehingga sebagian besar anggota memiliki benih yang dapat dengan mudah dibagi menjadi dua bagian. Inilah perbedaan antara dikotil dan monokotil, yang sebenarnya merupakan biji satu sisi.

Ciri – Ciri Dari Dicotyledonous Plants

Secara umum, terdapat beberapa ciri-ciri dan juga karakteristik dari tumbuhan dikotil yang dapat membedakannya dengan jenis tumbuhan yang lainnya, yaitu :

  • Dikotil memiliki akar yang berbentuk tunggang.
  • Memiliki daun majemuk dengan pola tulang daun yang menyirip atau menjari.
  • Tidak mempunyai penutup akar.
  • Tidak mempunyai koleoptil (pelindung bagian ujung batang) serta koleoriza (pelindung bagian ujung akar).
  • Keping bijinya berjumlah dua.
  • Pada akar dan pada batang ada kambium yang bisa tumbuh dan juga berkembang menjadi lebih besar.
  • Memiliki batang yang bercabang-cabang dengan ruas batang yang tidak teratur.
  • Mahkota bunga, kelopak, hingga benang sari memiliki jumlah dengan kelipatan dua, empat ataupun lima.
  • Memiliki pembuluh pengangkut yang sangat teratur di dalam lingkaran atau cincin.
  • Pembuluh kayu dan juga tapis memiliki posisi yang sangat terorganisir. Kedua pembuluh tersebut bertindak sebagai balok pengangkut pada batang tanaman.

Struktur Tumbuhan Dikotil

Tumbuhan Dikotil

Berikut merupakan struktur dari tanaman dikotil yang perlu kalian semua ketahui mulai dari daun, batang hingga akar, yuk simak penjelasannya dibawah ini :

Daun

Daun adalah salah satu bagian dari tumbuhan yang memiliki bentuk lembaran pipih dan memiliki warna hijau. Pada bagian daun berfungsi sebagai tempat untuk membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Struktur daun yaitu terdiri dari :

  1. Epidermis
    Bagian ini memiliki sel kipas dan juga stomata. Epidermis dalam daun juga dapat dikonversi menjadi trikoma yang melindungi dan memantulkan radiasi matahari.
  2. Jaringan dasar
    Jaringan dasar letaknya ada di antara dua epidermis, epidermis atas dan juga bawah. Mesofil adalah area utama tempat fotosintesis ditemukan.
  3. Berkas pengangkut
    Berkas pengangkut letaknya berada di tulang daun dan memiliki susunan mirip seperti bagasi. File ini adalah kombinasi dari xylem dan juga floem.

Batang

Batang adalah bagian dari tanaman yang letaknya ada dipermukaan tanah dan berfungsi sebagai tempat untuk tumbuhnya daun serta sarana jalur air, mineral dan juga makanan.

Di bagian ujung pada batang serta daun disebut sebagai kuncup terminal, sedangkan pada bagian kuncup ketiak disebut sebagai kuncup aksilar. Terdapat beberapa jaringan yang menyusun batang tanaman dikotil, yaitu berikut ini :

  1. Korteks
  2. Epidermis
  3. Endodermis
  4. Floem
  5. Kambium
  6. Xylem

Akar

Akar adalah organ tanaman yang letaknya ada di dalam tanah dan fungsinya untuk menyerap air serta mineral yang berasal dari tanah. Selain itu pada organ yang satu ini berfungsi sebagai pondasi agar tanaman dapat berdiri tegak serta kokoh.

Akar ini dihasilkan dari calon akar yang terdapat pada bagian embrio. Jika dilihat secara anatomi, akar dari tanaman dikotil ini tersusun dari empat lapisan jaringan utama, yaitu :

  1. Epidermis, yang berfungsi sebagai alat untuk menyerap air.
  2. Korteks, yang berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan zat
  3. Endodermis, berfungsi untuk mengatur bagaimana jalannya lalu zat agar sampai ke dalam pembuluh akar.
  4. Silinder pusat (stele), pada bagian lapisan ini tersusun atas perisikel, xilem serta floem.

Baca Juga :
Contoh Tumbuhan Dikotil
Batang Dikotil
10 Perbedaan Dikotil Dan Monokotil

Jenis – Jenis Dicotyledonous Plants

Menurut penelitian, ada hampir 200.000 tanaman dalam kelompok tanaman dikotil. Di bawah ini adalah beberapa tanaman dikotil yang bisa Anda pelajari.

1. Euphorbiaceae (Getah-Getahan)

Euphorbiaceae merupakan salah satu jenis tanaman dikotil yang memiliki getah berwarna putih seperti susu yang akan keluar jika bagian ranting atau batangnya disayat.

2. Papilionaceae (Kacang-Kacangan)

Papilionaceae merupakan salah satu jenis tanaman dikotil yang memiliki ciri-ciri paling mudah untuk dibedakan dengan jenis tumbuhan dikotil lainya yaitu terletak di mahkota bunga yang bentuknya seperti kupu-kupu, memiliki banyak bintil pada bagian akar, dan buahnya berupa polong.

3. Solanaceae (Terong-Terongan)

Solanaceae merupakan salah satu jenis tanaman dikotil yang memiliki ciri-ciri sangat unik yaitu memiliki bunga yang berbentuk bintang maupun terompet serta mempunyai buah yang pada bagian dalamnya berdaging dan juga sedikit berair.

4. Casuarinaceae (Cemara-Cemara an)

Casuarinaceae adalah jenis dikotil yang memiliki bentuk ranting beruas serta memiliki dahan yang seperti jarum merupakan ciri-ciri dari jenis tumbuhan ini. Selain itu, tanaman ini juga memiliki buah yang bentuknya mirip seperti runjung kecil.

5. Capparaceae

Capparaceae merupakan salah satu jenis tanaman dikotil yang termasuk sebagai kategori bunga-bungaan dengan daun tunggal maupun majemuk. Pada bagian daunnya memiliki bentuk tulang yang menjari serta ukuran nya cukup kecil.

Buah yang dimiliki oleh tanaman jenis ini memiliki bentuk yang mirip seperti kapsul dan memanjang.

6. Malvaceae (Kapas-Kapasan)

Malvaceae merupakan salah satu tanaman dikotil yang memiliki bunga dengan ukuran cukup besar dan bentuknya seperti corong serta pada bagian kelopaknya menyatu merupakan ciri mudah untuk mengetahui jenis tanaman dikotil ini.

7. Piperaceae

Piperaceae merupakan salah satu jenis dari tanaman dikotil yang memiliki bentuk perdu namun terdapat beberapa juga yang bentuknya merambat dengan akar yang lekat.

F.A.Q

Apa itu Tumbuhan Dikotil?

Tanaman Dicotyledon merupakan salah satu jenis tanaman berbunga dengan dua keping biji. Salah satu tanaman dalam kelompok dicotyledon ini memiliki dua daun institusional.

Tumbuhan Dikotil termasuk kedalam jenis tanaman?

Dicotyledonous Plants merupakan tanaman yang termasuk kedalam kelompok tumbuhan Angiospermae.

Apa saja contoh tumbuhan yang termasuk sebagai Tanaman Dikotil?

1. Kentang
2. Singkong
3. Karet
4. Cabai
5. Tumbuhan Kapas, dan masih banyak lagi yang lainnya..

Sekian ulasan kali ini, semoga membantu kalian terutama adik-adik di bangku sekolah yang masih kurang paham mengenai materi kali ini.

Related posts: