Topologi Jaringan

Posted on

Topologi Jaringan Komputer – Pada saat kita hendak membuat sebuah jaringan pada komputer, maka topologi jaringan adalah sebuah aspek yang sangat penting yang harus kita perhatikan dengan seksama.

Topologi Jaringan

Bukan tidak ada alasan, sebab hubungan geometris yang terjadi dalam berbagai unsur dasar yang menyusun jaringan komputer (link, node, dan station) harus memenuhi persyaratan agar perangkat komputer pada jaringan dapat terhubung dengan benar.

Nah, sebenarnya apa sih Topologi Jaringan itu? Apa saja kelebihan dan kekurangannya? Untuk itu, yuk kita simak penjabaran yang ada dibawah ini.

Definisi Topologi Jaringan

Topologi Jaringan di dalam sebuah komputer sering diartikan sebagai cara atau metode yang dipakai untuk mengkoneksikan komputer satu dengan komputer yang lainnya. Pengoneksiannya juga beragam, yaitu dapat memakai kabel atau nirkabel (tanpa kabel).

Sedangkan dalam pelaksanaannya, Topologi Jaringan dibedakan berdasarkan skala, biaya, tujuan, pemanfaatannya, yaitu antara lain Topologi Jaringan Tree, Mesh, Star, Bus dan juga Ring.

Definisi lain dari Network Topology yaitu merupakan suatu konsep atau metode yang berfungsi untuk menggabungkan beberapa komputer sekaligus agar menjadi jaringan yang saling terhubung antara perangkat yang satu dengan lainnya. 

Definisi Network Topology Menurut Para Ahli

Selain penjelasan di atas, terdapat beberapa para ahli dari bidang teknologi informasi yang mengungkapkan pengertian dari Network Topology, diantaranya adalah :

1. Kristanto

Menurut Kristanto, Network Topology merupakan sekelompok komputer otonom yang terhubung satu sama lain melalui protokol komunikasi.

Jadi semua perangkat yang terhubung dapat berbagi informasi, program, dan sumber daya serta dapat menggunakan perangkat keras satu sama lain, misalnya seperti printer, hard drive, dan banyak lagi.

2. Jafar Noor Yudianto

Menurut Jafar Noor, Network Topology sering diartikan sebagai sebuah sistem yang terdiri dari beberapa komputer yang dapat saling berbagi sumber daya, berkomunikasi serta dapat mengakses informasi penting yang ada di dalamnya.

3. Budhi Irawan

Menurut Budhi Irawan, Network Topology merupakan suatu sistem yang di dalamnya terdiri dari beberapa komputer serta perangkat jaringan lainnya yang saling bekerja bersama guna mewujudkan tujuan bersama.

4. Abdul Kadil

Menurut Abdul Kadil, Network Topology merupakan suatu hubungan antara dua node (umumnya dalam bentuk komputer) atau lebih, dengan tujuan utamanya adalah untuk melakukan kegiatan saling bertukar data.

5. Izaas El Said

Menurut Izaas El Said, Network Topology merupakan sebuah sistem yang mana terdapat beberapa komputer yang terhubung satu sama lain. Perangkat tersebut bertujuan untuk dapat berbagi informasi serta sumber daya.

Macam – Macam Network Topology

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya dalam pengertian, bahwa terdapat berbagai macam Computer Network Topology yang sering dipakai. Berikut ini penjelasan dari macam-macam Network Topology, yaitu :

1. Star Topology 

Topologi bintang (star) adalah salah satu jenis topologi jaringan yang menggunakan metode konvergensi yang mana berjalan dari simpul pusat ke setiap simpul pengguna sehingga membentuk seperti bintang. (Baca juga : Topologi Star)

Cara Kerja Dari Star Topology, yaitu :

  • Beberapa jaringan komputer terhubung ke jaringan pusat (umumnya hub atau switch), di mana jaringan pusat ini bertindak sebagai server pusat.
  • Hub atau Switch bertugas sebagai perangkat pusat yang menyimpan daftar CAM (Content Addressable Memory) dalam memorinya. CAM menyimpan semua alamat dari perangkat komputer yang terhubung ke Switch.

Tidak hanya cara kerja saja, Network Topology ini juga memiliki keunggulan serta kekurangannya, yaitu :

Keunggulan Star Topology

  • Topologi ini dapat digunakan pada beberapa server komputer dan klien.
  • Memelihara komputer yang rusak itu mudah.
  • Kecepatan transfer data dalam jaringan komputer adalah sama.

Kekurangan Star Topology

  • Memerlukan banyak kabel untuk membuatnya.
  • Sebagai perangkat keras yang memainkan peran utama, maka swicth atau hub memerlukan perhatian khusus.
  • Membuat topologi bintang harganya lebih mahal.

2. Bus Topology

Topologi bus (Bus Topology) merupakan salah satu metode yang mana dua atau lebih komputer dihubungkan secara berurutan atau seri melalui kabel utama yang digunakan sebagai pusat atau jalur lalu lintas data. (Baca Juga : Topologi Bus)

Cara Kerja Dari Bus Topology, yaitu :

  • Setiap perangkat komputer terhubung melalui kabel utama (backbone), di mana setiap komputer dapat mengirim serta menerima paket data.
  • Mengirim paket data antar komputer hanya dimungkinkan jika kabel utama bebas dan komputer lain tidak bertukar data.

Tidak hanya cara kerja saja, Network Topology ini juga memiliki keunggulan serta kekurangannya, yaitu :

Keunggulan Bus Topology

  1. Menambahkan client atau workstation baru sangat mudah.
  2. Mudah digunakan dan juga sangat sederhana.
  3. Biaya pemasangan rendah karena kabel yang digunakan sedikit.

Kekurangan Bus Topology

  1. Jika perangkat yang ada ditambahkan, kecepatan jaringan menjadi lebih lambat atau melemah.
  2. Cukup sulit untuk menentukan lokasi kesalahan yang telah terjadi.
  3. Jaringan biasanya lebih sulit dan karenanya memerlukan penanganan yang baik.

3. Ring Topology

Topologi Ring adalah topologi jaringan yang dihubungkan oleh serangkaian titik, setiap titik terhubung ke dua titik lain di dalam jaringan. Jenis dari topologi jaringan ini umumnya hanya memakai kartu LAN, sehingga setiap komputer akan terhubung dengan baik. (Baca : Topologi Ring)

Cara Kerja Dari Ring Topology, yaitu :

  • Setiap node yang berada di penguat sinyal pusat ada di kedua sisi. Dengan cara ini, maka setiap perangkat akan saling memperkuat sinyal.
  • Menerima serta meneruskan sinyal didukung oleh token. Alat ini disebut token juga berfungsi sebagai pengantar data ketika sebuah node membutuhkannya.

Tidak hanya cara kerja saja, Network Topology ini juga memiliki keunggulan serta kekurangannya, yaitu :

Keunggulan Ring Topology

  • Desain dan implementasinya cukup sederhana.
  • Biaya pemasangan topologi ini relatif murah dibandingkan dengan jenis topologi lainnya.
  • Topologi ini menunjukkan kinerja koneksi yang sangat baik bahkan dengan aliran data yang sangat kuat.

Kekurangan Ring Topology

  • Jika sebuah node rusak, itu mempengaruhi seluruh jaringan. Namun, ini bisa diatasi dengan memakai ring ganda.
  • Saat mengembangkan jaringan seringkali kurang fleksibel karena Anda perlu menambahkan perangkat jaringan yang dapat mempengaruhi jaringan lain.

4. Tree Topology

Topologi pohon adalah jenis topologi jaringan komputer yang berasal dari penggabungan antara topologi bus dengan topologi bintang. Dalam hal ini, topologi bus digunakan sebagai tulang punggung jaringan yang terhubung ke beberapa topologi bintang. (Baca : Topologi Tree)

Sedangkan, topologi bintang berfungsi untuk meng-kelompokkan perangkat komputer yang akan dihubungkan pada topologi bus. Jenis dari topologi jaringan ini mempunyai ciri-cirinya tersendiri, yaitu sebagai berikut :

  • Memiliki kabel utama yang bertugas sebagai penghubung beberapa hub terhadap jaringan star.
  • Terdapat hirarki atau tingkatan.
  • Memiliki hub yang bertugas sebagai server pusat. Sedangkan, topologi bintang bertugas untuk meng-kelompokkan perangkat komputer.

Sama dengan jenis Network Topology yang lainnya, Tree Topology juga mempunyai kelebihan serta kekurangannya tersendiri, yaitu :

Kelebihan Tree Topology

  • Memfasilitasi manajemen dan administrasi
  • Tingkat keamanan yang baik dan tertib
  • Koneksi jaringan yang besar sehingga grup dapat dibuat antara topologi 1 dan topologi lainnya

Kekurangan Tree Topology

  • Memiliki kinerja jaringan yang lambat.
  • Biaya pemasangan jaringan cukup tinggi.
  • Sangat sulit untuk mengidentifikasi berbagai jenis kesalahan.

5. Mesh Topology

Topologi Mesh (topologi jala) itu sendiri sering ditafsirkan sebagai jenis topologi jaringan yang berbentuk seperti jala sebab dibentuk dengan menyediakan koneksi ke semua node yang terkandung di dalam jaringan. (Baca : Topologi Mesh)

Topologi mesh umumnya digunakan dalam jaringan yang tidak terlalu besar dan membutuhkan komunikasi yang cepat antara perangkat komputer.

Cara Kerja Dari Mesh Topology, yaitu :

  • Setiap node dalam jaringan komputer terhubung langsung ke node target dengan kabel.
  • Transfer data antar perangkat komputer lebih cepat karena mereka terhubung secara langsung dengan kabel.

Sama halnya dengan jenis Network Topology yang lainnya, Mesh Topology juga mempunyai kelebihan serta kekurangannya tersendiri, yaitu :

Kelebihan Mesh Topology

  • Topologi mesh dapat dengan cepat mengidentifikasi kesalahan atau masalah yang terjadi di jaringan.
  • Keamanan data yang dikirim dalam jaringan topologi mesh ini dapat ditingkatkan jika perlu.

Kekurangan Mesh Topology

  • Banyak kabel yang diperlukan untuk pembuatannya.
  • Proses pembuatannya cukup sulit karena satu komputer harus di instal terlebih dahulu dengan komputer lain untuk terhubung.

F.A.Q

Apa itu Topologi Jaringan Komputer?

Topologi Jaringan di dalam sebuah komputer sering diartikan sebagai cara atau metode yang dipakai untuk mengkoneksikan komputer satu dengan komputer yang lainnya.

Fungsi dari Topologi Jaringan adalah?

Topologi Jaringan berfungsi untuk mengetahui apakah masing-masing komputer atau host di jaringan komputer dapat berkomunikasi satu sama lain.

Tujuan dari Topologi Jaringan adalah?

Topologi jaringan umumnya bertujuan untuk menghubungkan jaringan yang ada sehingga sebuah informasi dapat dikirim dari satu tempat ke tempat lain.

Demikianlah ulasan yang dapat Rumus.co.id sampaikan di kesempatan kali ini, semoga bermanfaat.