Teori Perdagangan Internasional

Posted on

Teori Perdagangan Internasional – Pernah nggak sih kalian terpikir bagaimana cara membeli produk dari luar negeri? Atau justru kalian malah ingin membuka usaha jual beli barang dari luar negeri secara online.

Nah, untuk melakukan kegiatan tersebut ada baiknya jika kalian mengetahui terlebih dahulu mengenai Perdagangan Internasional. Apa itu Perdagangan Internasional?

Bagi kalian yang masih kurang memahami mengenai hal tersebut, mari kita simak penjabaran dibawah ini.

Teori Perdagangan Internasional

Perdagangan Internasional adalah?

Perdagangan Internasional (International Trade) merupakan sebuah kegaiatan pemenuhan kebutuhan ekonomi yang dilakukan antara negara yang satu dengan negara lainnya, yang didasari atas perjanjian yang konkrit.

Kerjasama perdagangan internasional bukan hal yang baru saja terlaksana, tetapi sudah terlaksana sejak Abad Pertengahan. Mereka yang melakukan kegiatan komersial ini dapat berupa individu, perusahaan atau bahkan pemerintah.

Terdapat tiga bentuk hubungan kerjasama ekonomi yang terjalin antar negara, diantaranya adalah :

  • Terjadinya pertukaran hasil produk dari satu negara ke negara lain, yang juga dikenal sebagai perdagangan internasional.
  • Hubungan kerja sama ekonomi dalam bentuk kewajiban dan kredit yang terjadi antar negara.
  • Pertukaran atau aliran hasil produksi atau alat produksi.

Baca Juga : Pasar Uang

Faktor Pendukung Terjadinya International Trade

Beberapa faktor yang ada dibawah ini, bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi suatu negara untuk bergabung ke sistem kerja sama ini, diantaranya adalah :

  1. Adanya perbedaan kekayaan sumber daya alam yang terdapat disetiap negara.
  2. Terjadinya perbedaan iklim antara satu negara dengan negara lainnya.
  3. Berupaya untuk meningkatkan dan juga memperluas area perdagangan.
  4. Suatu negara kelebihan memproduksi barang atau jasa.
  5. Berkeinginan untuk membangun dan menjalin kerjasama dengan negara lain.
  6. Untuk mendapatkan semakin banyak dukungan dari berbagai negara yang terlibat didalam mitra dagang internasional.
  7. Berupaya untuk meningkatkan dan juga mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM).
  8. Adanya persaingan antar negara yang semakin ketat, maka suatu negara harus melakukan sebuah peningkatan terhadap produk yang mereka hasilkan/lokal.
  9. Adanya era globalisasi yang membuat suatu negara tidak dapat bertahan hidup dengan hasil produksi sendiri.

Tujuan Dari Terlaksananya Internasional Trade

Sesungguhnya, faktor-faktor yang mendorong perdagangan internasional sangat berhubungan erat dengan tujuan perdagangan tersebut, diantaranya adalah :

  • Berupaya untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain atau antar negara satu dengan negara lainnya.
  • Untuk meningkatkan devisa dari suatu negara.
  • Bertujuan untuk memperluas area perdagangan sekaligus meningkatkan keuntungan negara.
  • Untuk memperluas lapangan kerja bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan.
  • Berupaya untuk meningkatkan kemakmuran dari suatu negara.

Baca Juga : Pasar Modal – Pengertian, Fungsi, Manfaat, Peran dan Instrumen

Teori Perdagangan Internasional

Teori Perdagangan Internasional

Terdapat beberapa teori dari perdagangan internasional yang diungkapkan oleh beberapa para ahli, yaitu diantaranya adalah :

1. Teori Keuntungan Komperatif (David Ricardo)

Dalam teorinya, David mengatakan bahwa meskipun suatu negara tidak memiliki keunggulan absolut atas negara lain dalam memproduksi barang-barang tertentu, namun kegiatan perdagangan internasional yang saling menguntungkan antar negara masih tetap berjalan.

2. Teori Keuntungan Mutlak (Adam Smith)

Teori yang dikemukakan oleh Adam menyatakan bahwa perdagangan internasional akan menguntungkan negara-negara yang dapat memproduksi barang dengan harga yang relatif lebih murah daripada di negara lain.

Laba absolut sering diartikan sebagai laba yang dinyatakan dalam bentuk jam kerja per hari, yang dibutuhkan untuk memproduksi barang yang berkulitas.

3. Teori Permintaan Timbal Balik (J.S Mill)

Teori yang diungkapkan oleh J.S. Mill ini agak menekankan pada keseimbangan antara penawaran dengan permintaan, karena dua elemen tersebut bertindak sebagai penentu dari jumlah barang yang harus diekspor dan diimpor ke negara lain.

Pada dasarnya, teori ini secara signifikan tidak jauh berbeda dari teori komparatif yang dirumuskan oleh Ricardo, tetapi ada perbedaan yang terletak ketika menentukan nilai tukar internasional (DTI).

4. Teori Proporsi Faktor Produksi (Heckscher Ohlin)

Teori Ohlin ini menyatakan bahwa ada dua kondisi penting yang menjadi landasan dari munculnya perdagangan internasional, yaitu ketersediaan faktor produksi dan proporsi faktor produksi.

Maksudnya, suatu negara mau melakukan kegiatan perdagangan dengan negara lain karena negara tersebut memiliki keunggulan komparatif, yaitu teknologi yang bagus dan juga faktor produksi yang baik.

Jenis – Jenis Perdagangan Internasional

Terdapat berbagai macam jenis perdagangan internasional yang terjadi antar negara atau dengan sekelompok negara, diantaranya adalah :

1. Barter

Berter adalah salah satu kegiatan dari Internasional Trade yang dilakukan dengan cara menukar barang dengan barang satu sama lain. Kegiatan ini dilakukan dengan cara menentukan harga dari masing-masing barang terlebih dahulu.

Barulah kemudian kegiatan barter ini bisa dilakukan dengan membayar kembali barang-barang tersebut dengan barang yang memiliki nilai sama atau yang sudah disepakati sebelumnya.

2. Ekspor

Ekspor adalah salah satu kegiatan penjualan barang ke luar negeri dengan cara menggunakan sistem pembayaran, kuantitas, kualitas serta syarat penjualan lainnya yang sudah disepakati oleh pihak eksportir dan juga importir.

3. Impor

Impor adalah kegiatan transportasi atau pembelian barang dari satu negara ke negara lain. Proses impor umumnya dapat dikatakan sebagai kegiatan di mana barang atau komoditas dari negara lain dimasukkan ke dalam negara sendiri.

4. Konsinyasi

Konsinyasi merupakan sebuah bentuk kerjasama komersial yang dikelola oleh pemilik barang atau produk dengan para pengecer (toko).

Sebagai contoh : Ibu-ibu yang menitipkan kue buatannya untuk dijual di warung atau dalam bentuk skala yang lebih besar seperti brand baju terkenal yang menitipkan produknya untuk dijual ke distro-distro.

Baca Juga : Ekonomi Mikro – Pengertian, Contoh, Perbedaan, Tujuan, Ruang Lingkup

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan Perdaganagn Internasional?

Perdagangan internasional adalah sebuah kegiatan komersial yang dilakukan oleh orang-orang yang tinggal di satu negara dengan orang-orang yang berada di negara lain.

Bentuk – bentuk dari Perdagangan Internasional adalah?

1. Perdagangan Bilateral, salah satu kegiatan komersial yang dilakukan oleh dua negara.
2. Perdagangan Regional, salah satu kegiatan komersial yang dilakukan oleh negara-negara yang berada di kawasan tertentu, seperti ASEAN, Uni Eropa dan masih banyak lagi.
3. Perdagangan Multilateral, saah satu kegiatan perdagangan yang tidak terikat dengan kawasan tertentu.

Mengapa Perdagangan Internasional sangat penting?

Sebab banyak faktor yang mendorong terjadinya Internasional Trade seperti memiliki keinginan untuk mendapatkan keuntungan dan meningkatkan pendapatan dari suatu negara.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk kita semua.