Tabel T : Pengertian, Probabilita Tabel T dan Contoh Soal

Posted on

Tabel T Statistika – Di dalam statistika di kenal denga namanya tabel distribusi normal. Tabel ini dipakai untuk membantu dalam menentukan hipotesis. Hal ini dilakukan dengan cara perbandingan yaitu antara statistik hitung dengan uji. Kalau statistik hitung bisa mudah didapat dari perhitungan sendiri. Nah untuk statistik uji, perlu tabel distribusi. Lalu, tabel distribusi apa yang ingin dipakai? Hal ini tergantung statistik uji yang ingin dipakai.

tabel t
tabel t

Jika memakai statistik uji F, maka harus memakai tabel distribusi F. jika statistik uji t yang digunakan, maka tabel distribusi t yang harus dipakai sebagai perbandingan. Begitu juga uji hipotesis dengan memakai statistik untuk uji Z. Berikut ini tabel t uji statistik t

 

Tabel t
α
df0.10.050.020.01
16.31412.70631.82163.657
22.924.3036.9659.925
32.3533.1824.5415.841
42.1322.7763.7474.604
52.0152.5713.3654.032
61.9432.4473.1433.707
71.8952.3652.9983.499
81.862.3062.8963.355
91.8332.2622.8213.25
101.8122.2282.7643.169
111.7962.2012.7183.106
121.7822.1792.6813.055
131.7712.162.653.012
141.7612.1452.6242.977
151.7532.1312.6022.947
161.7462.122.5832.921
171.742.112.5672.898
181.7342.1012.5522.878
191.7292.0932.5392.861
201.7252.0862.5282.845
211.7212.082.5182.831
221.7172.0742.5082.819
231.7142.0692.52.807
241.7112.0642.4922.797
251.7082.062.4852.787
261.7062.0562.4792.779
271.7032.0522.4732.771
281.7012.0482.4672.763
291.6992.0452.4622.756
301.6972.0422.4572.75
311.6962.042.4532.744
321.6942.0372.4492.738
331.6922.0352.4452.733
341.6912.0322.4412.728
351.692.032.4382.724
361.6882.0282.4342.719
371.6872.0262.4312.715
381.6862.0242.4292.712
391.6852.0232.4262.708
401.6842.0212.4232.704
411.6832.022.4212.701
421.6822.0182.4182.698
431.6812.0172.4162.695
441.682.0152.4142.692
451.6792.0142.4122.69
461.6792.0132.412.687
471.6782.0122.4082.685
481.6772.0112.4072.682
491.6772.012.4052.68
501.6762.0092.4032.678
511.6752.0082.4022.676
521.6752.0072.42.674
531.6742.0062.3992.672
541.6742.0052.3972.67
551.6732.0042.3962.668
561.6732.0032.3952.667
571.6722.0022.3942.665
581.6722.0022.3922.663
591.6712.0012.3912.662
601.67122.392.66
611.6722.3892.659
621.671.9992.3882.657
631.6691.9982.3872.656
641.6691.9982.3862.655
651.6691.9972.3852.654
661.6681.9972.3842.652
671.6681.9962.3832.651
681.6681.9952.3822.65
691.6671.9952.3822.649
701.6671.9942.3812.648
711.6671.9942.382.647
721.6661.9932.3792.646
731.6661.9932.3792.645
741.6661.9932.3782.644
751.6651.9922.3772.643
761.6651.9922.3762.642
771.6651.9912.3762.641
781.6651.9912.3752.64
791.6641.992.3742.64
801.6641.992.3742.639
811.6641.992.3732.638
821.6641.9892.3732.637
831.6631.9892.3722.636
841.6631.9892.3722.636
851.6631.9882.3712.635
861.6631.9882.372.634
871.6631.9882.372.634
881.6621.9872.3692.633
891.6621.9872.3692.632
901.6621.9872.3682.632
911.6621.9862.3682.631
921.6621.9862.3682.63
931.6611.9862.3672.63
941.6611.9862.3672.629
951.6611.9852.3662.629
961.6611.9852.3662.628
971.6611.9852.3652.627
981.6611.9842.3652.627
991.661.9842.3652.626
1001.661.9842.3642.626
100001.6451.962.3272.576

 

Tabel T

Dilihat dulu bagian-bagian daripada tabel T tiap kolom mulai dari kolom kedua dari tabel tersebut yaitu nilai probabilita / tingkat signifikansi. Nilai yang lebih kecil menunjukkan bahwa probabilita satu arah (satu sisi) sedangkan nilai yang lebih besar menunjukkan bahwa probabilita kedua arah (dua sisi). Contohnya pada kolom kedua, angka 0,25 yaitu probabilita satu arah sedangkan 0,50 yaitu probabilita dua arah. Lanjut di bagian kiri ada degree of freedom (derajat kebebasan) seinget saya waktu kuliah dulu angkanya 1 sampai 200

Probabilita Pada Tabel T

Sebelum melakukan pengujian pada hipotesis terlebih dahulu tetapkan apa yang disebut dengan probabilita. Probabilita itu merupakan taraf signifikansi atau sering disebut alpha α.

Probabilita 1 arah dan probabilita 2 arah

Jenis probabilita bergantung pada rumusan hipotesis yang akan diuji. Misal ingin menguji suatu hipotesis ” Dari sisi ini, pengujian hipotesis mempunuyai dua bentuk pengujian yaitu pengujian satu arah dan pengujian dua arah. Pengujian 1 arah atau dua arah tergantung pada perumusan hipotesis yang akan diuji. Misalnya jika hipotesis berbunyi, “ pendidikan berpengaruh positif pada pendapatan”. Artinya semakin tinggi pendidikan semakin besar juga pendapatan”.

Maka pengujiannya memakai uji satu arah. Atau, misalnya “ umur berpengaruh negatif pada pendapatan”. Artinya semakin tua umur maka akan semakin rendah pendapatan”. Ini juga memakai pengujian satu arah.

Tetapi jika hipotesisnya adalah berbunyi, “ Ada pengaruh umur pada pendapatan”. Artinya umur mampu berpengaruh positif , tetapi juga berpengaruh negatif pada pendapatan. Maka, pengujiannya memakai uji dua arah.

Kalau melakukan pengujian pada satu arah. Maka pada tabel t, lihat pada judul kolom bagian atasnya (angka kecilnya). Sebaliknya kalau melakukan pengujian untuk dua arah, lihat judul kolom angka besarnya.

Kemudian bagaimana menentukan derajat bebas ?

Dalam pengujian hipotesis model regresi, derajat bebas ditentukan menggunakan rumus n – k. Dimana n = banyak observasi dan k = banyaknya variabel (bebas dan terikat).

(Catatan: untuk pengujian lain uji hipotesis rata-rata dllnya rumus ini bisa berbeda).

Contoh soal (Memakai tabel t)

Misalnya punya persamaan regresi yang memperlihatkan bahwa pengaruh pendidikan (X1) dan umur (X2) pada pendapatan (Y). Jumlah observasi (responden) yang digunakan untuk membentuk persamaan ini yaitu sebanyak 10 responden (jumlah sampel yang sedikit ini untuk penyederhanaan ). Pengujian hipotesis dengan α = 5%. Sedangkan derajat bebas pengujian adalah n – k = 10 – 3 = 7.

Hipotesis pertama:
Pendidikan berpengaruh positif pada pendapatan. Pengujian dengan α = 5 %.
Hipotesis kedua: Umur berpengaruh pada pendapatan. Pengujian juga dengan α = 5 %. Untuk hipotesis pertama, karena di uji satu arah, maka lihat kolom ke empat tabel diatas, sedangkan df nya lihat angka tujuh. Nilai tabel t = 1,895. Untuk
Hipotesis kedua, karena di uji dua arah, maka lihat pada kolom ke lima tabel diatas, dengan df = 7 maka nilai tabel t = 2,365

Demikianlah pembahasa mengenai tabel t

Artikel Lainya :