Struktur Akar

Posted on

Apa itu akar? Apa fungsi akar? Bagaimanakah Struktur akar? Untuk menjawab pertanyaan diatas maka kami telah membuat rangkuman materi tentang gambar struktur akar dan fungsinya secara lengkap serta susunan dan jenis – jenisnya.

Pengertian Akar

Akar merupakan salah satu bagian utama di dalam  tumbuhan yang dapat di gunakan untuk menyimpan makanan. Akar sangatlah berguna untuk tumbuhan.

Sebenarnya bahkan bukan hanya tumbuhan, manusiapun juga memanfaatkan akar sebagai bahan pangan. Akar sendiri memiliki berbagai macam jenis seperti akar serabut, akar gantung, akar tunggang dan masih banyak lagi.

gambar struktur akar

Bukan hanya itu, akarpun memiliki struktur yang berbeda – beda sesuai dengan bagiannnya. Bagian dalam  akar secara morfologi memiliki struktur memiliki susunan sepeerti rambut akar, batang, ujung akar dan tudung akar.

Pada bagian dalam atau bagian anatomi terdapat susunan epidermis, , korteks, endodermis, dan juga silinder pusat

Struktur Akar Monokotil Dan Dikotil

Dua jenis tumbuhan ini memiliki struktur akar yang berbeda – beda satu dengan lainnya. untuk lebih jelasnya maka berikut ini strukturnya.

Struktur Akar Monokotil

Umumnya memang struktur akar monokotil dan dikotil sebenarnya sama yakni terdiri dari beberapa bagian seperti lapisan epidermis, endodrmis, korteks dan stele. Meskipun demikian tetap saja akan terdapat perbedaan.

Baca Juga : Perbedaan Dikotil dan Monokotil

1. Epidermis

Pada tumbuhan monokotil terdapat bentuk dinding sekunder yang memiliki ketebalan cukup besar pada xilem dan floem. Namun pada tumbuhan monokotil tidak tersusun rapi keduanya.

Penyebab dari susunan yang tidak rapi pada xilem dan floem adalah karena keduanya tidak memiliki kambium seperti yang ada pada akar dikotil. Pada xilem akan berhenti untuk tumbuh pada saat sebelum susunan pusat terbentuk.

Inilah yang menjadikan xilem memiliki jalur yang tidak dapat membentuk benang sehingga hanya membentuk satu kesatuan ikatan yang mengikat dengan lainnya.

Struktur Akar Dikotil

Sama seperti dengan tumbuhan monokotil, tumbuhan dikotil juga memiliki susunan yang sama yakni bagian epidermis, korteks, endodermis dan stele.

1. Epidermis

Pada bagian ini memiliki susunan dengan lapisan sel yang memiliki dinding tipis dan berkutikula. Di bagian ini terdapat beberapa sel yang akan membentuk rambut akar yakni dengan melakukan perpanjangan pada dinding luarnya menuju arah lateral.

2. Korteks

Bagian ini memiliki letak diapit oleh epdermis dan endodermis. Selain itu korteks juga memiliki bagian yang paing besar diantara lainnya. Susunan korteks terdiri dari lapisan sel yang di dalamnya terdapat wadah untuk ruang  perpanjangan sel sejalur dengan akar.

3. Endodermis

Endodermis memiliki susunan yang membentuk kotak dan sangat rapi pada wadah selnya.

4. Stele

Bagian satu ini merupakan salah satu bagian dalam yang sejajar dengan endodermis dengan susunan rapi yang terdapat pada lingkaran tepi dan jaringan pembuluhnya.

Adapun pada bagian ini tersapat pula akar lateral. Jaringan pembuluh pada tumbuhan dikotil yakni xilem dan floem memiliki susunan selang – seling yang di pisah oleh kumpulan.

Nantinya kedua jaringan tersebut akan terpisah oleh karena banyaknya sel parenkim atau biasa di kenal dengan kambium.

Struktur Morfologi Akar (Bagian Luar)

Pada bagian ini memiliki 7 bagian diantaranya yakni :

  1. Leher akar atau pangkal akar (Collum)

Bagian ini merupakan bagian yang memiliki sambungan dengan pangkal dan batang. Di bagiajn ujung dan lehernya mengapit akar.

  1. Cabang-cabang akar (Radix Lateralis)

Bagian ini merupakan bagian yang tidak langsung akan bersambungan dengan pangkal batangnya karena akan keluar dari akar pokoknya. Selain itu terdapat cabang pada masing – masing batangnya.

Radix Lateralis
  1. Serabut akar (Fibrilla Radicalis)

Bagian ini memiliki cabang akar yang sangat halus bahkan hingga membentuk seperti serabut tipis.

  1. Rambut rambut akar atau bulu bulu akar (Pilus Radicalis)

Bagian satu ini memang memilliki tonjolan seperti sel epidermis dengan fungsinya untuk membuat luas daerah pada penyerapan akar.

Hal ini akan menyebabkan semakin banyaknya air dan unsur hara yang nantinya di serap oleh akar. Namun, adapula tumbuhan yang tidak memiliki rambut akar seperti tumbuhan air.

  1. Ujung akar (Apex Radicis)

Pada bagian ini merupakan bagian yang paling muda dan hanya tersusun atas jarigan yang masih memiliki perencanaan untuk tumbuh.

  1. Tudung akar (Calyptra)

Bagian ini merupakan bagian yang memiliki letak paling ujung yakni terdiri dari jaringan yang memiliki fungsi untuk menjaga ujung akar yang masih dalam tahap perencanaan untuk tumbuh.

Anatomi Akar (Struktur Dalam)

Bagian ini sangat kecil bahkan hampir tak terlihat sehingga hanya bisa di lihat dengan menggunaan mikroskop. Bentuk struktur  bagian ini memiliki sayatan melintang pada dikotil maupun monokotil.

Adapun beberapa bagian yang dari luar kedalam diantaranya adalah :

  1. Epidermis akar (kulit luar)

Bagian ini adalah bagian pada lapisan akar luar yang memiliki susunan lapisan sel tersusun sangat rapi. Dinding sel pada bagian ini cukup tipis sehingga sangat mudah untuk di aliri oleh air. Sel – sel ini memiliki modifikasi yang terbentuk dari rambut – rambut akar.  

  1. Korteks akar (kulit pertama)

Bagian ini memiliki lapian sel yang terdiri dari dinding tipis pada bagian korteks akar memiliki wadah yang menghubungan sel satu dengan sel lainnya.

Kemudian pada ruang antar sel  memilki peran seperti pertukaran gas dan penyimpanan  untuk cadangan makanan.

  1. Endodermis Akar

Bagian ini merupakan bagian terdiri dari lapisan sel yang cukup tebal. Bagian ini memiliki bentuk dan susunan sel yang endodermis dengan perbendaan bentuk dan susunan pada sel – selnya.

Maka dari itu, korteks memiliki batasan dengan endodermis yang akan sangat jelas jika anda melihatnya dengan mikroskop. Endodermis memiliki peran yang sangat penting untuk mengatur aliran yang nantinya akan di serap oleh tanah kemudian akan menuju ke silinder pusat.

  1. Stele Akar (silinder pusat)

Stele memiliki susunan yang memiliki kambium, xilem dan floem. Kambium atau perisikel merupakan lapisan yang ada pada bagian luar dari silinder pusat.

Perisikel ini memiliki bagian – bagian yang terdiri dari beberapa lapisan sel. Persikel ini memiliki peran untuk memperlancar pertumbuhan sekunder dan pertumbuhan akar ke samping.

Xilem dan floem merupakan bagian tumbuhan yang berupa berkas pembuluh angkat terletak pada samping perisikel. Empulur akan muncul pada tumbuhan monokotil sedangkan pada tumbuhan dikotil empulur tidak akan muncul.

Itulah beberapa penjelasan mengenai struktur akar semoga bermanfaat.

F.A.Q

Apa itu akar?

Akar merupakan salah satu bagian utama di dalam  tumbuhan yang dapat di gunakan untuk menimpan makanan.

Apa fungsi akar?

Untuk menyimpan makanan cadangan yang terdapat pada tumbuhan.

Bagaimanakah Struktur akar?

A. Struktur Morfologi Akar (Bagian Luar).
Pada bagian ini memiliki 7 bagian diantaranya yakni :
1. Leher akar atau pangkal akar (Collum)
Bagian ini merupakan bagian yang memiliki sambungan dengan pangkal dan batang. Di bagiajn ujung dan lehernya mengapit akar.

2. Cabang-cabang akar (Radix Lateralis)
Bagian ini merupakan bagian yang tidak langsung akan bersambungan dengan pangkal batangnya karena akan keluar dari akar pokoknya. Selain itu terdapat cabang pada masing – masing batangnya.

3. Serabut akar (Fibrilla Radicalis)
Bagian ini memiliki cabang akar yang sangat halus bahkan hingga membentuk seperti serabut tipis.

4. Rambut rambut akar atau bulu bulu akar (Pilus Radicalis)
Bagian satu ini memang memilliki tonjolan seperti sel epidermis dengan fungsinya untuk membuat luas daerah pada penyerapan akar.

5. Ujung akar (Apex Radicis)
Pada bagian ini merupakan bagian yang paling muda dan hanya tersusun atas jarigan yang masih memiliki perencanaan untuk tumbuh.

6. Tudung akar (Calyptra)
Bagian ini merupakan bagian yang memiliki letak paling ujung yakni terdiri dari jaringan yang memiliki fungsi untuk menjaga ujung akar yang masih dalam tahap perencanaan untuk tumbuh.

B. Anatomi Akar ( Struktur Dalam ).
1. Epidermis akar (kulit luar).
Bagian ini adalah bagian pada lapisan akar luar yang memiliki susunan lapisan sel tersusun sangat rapi. Dinding sel pada bagian ini cukup tipis sehingga sangat mudah untuk di aliri oleh air. Sel – sel ini memiliki modifikasi yang terbentuk dari rambut – rambut akar.  

2. Korteks akar (kulit pertama).
Bagian ini memiliki lapian sel yang terdiri dari dinding tipis pada bagian korteks akar memiliki wadah yang menghubungan sel satu dengan sel lainnya. Kemudian pada ruang antar sel  memilki peran seperti pertukaran gas dan penyimpanan  untuk cadangan makanan.

3. Endodermis akar.
Bagian ini merupakan bagian terdiri dari lapisan sel yang cukup tebal. Bagian ini memiliki bentuk dan susunan sel yang endodermis dengan perbendaan bentuk dan susunan pada sel – selnya.

4. Stele akar (silinder pusat).
Stele memiliki susunan yang memiliki kambium, xilem dan floem. Kambium atau perisikel merupakan lapisan yang ada pada bagian luar dari silinder pusat.

Itulah pembahasan lengkap tentang materi akar di mata pelajaran biolgi, semoga bermanfaat…

Baca Juga :