Sistem Saraf – Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis Dan Gambar

Posted on
Sistem Saraf - Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis Dan Gambar

Sistem Saraf – Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis Dan Gambar – Istilah ini sudah sangat sering kita dengar apabila membicarakan tentang struktur tubuh manusia. Ya, Saraf merupakan salah satu sistem yang sangat penting didalam organ tubuh manusia.

Sebab, sistem ini akan memungkinkan manusia dapat menerima sebuah informasi yang berupa bentuk rangsangan dan akan memberi tanggapan kepada rangsangan yang ada.

Untuk mengetahui lebih jauh lagi mengenai Sistem Saraf ini, mari kita simak bersama-sama penjelasan dibawah ini.

Definisi Sistem Saraf

Sistem Saraf adalah sekumpukan saraf yang didalamnya terdiri dari ratusan juta dengan berbagai macam bentuk saraf serta fungsi yang berbeda-beda.

Nervous system yang ada didalam tubuh manusia ini terdiri dari dua macam, yaitu Saraf Pusat dan juga Saraf Tepi beserta dengan fungsi yang berbeda-beda.

Sistem saraf ini memiliki tugas untuk mengkoordinasikan setiap tindakan yang dilakukan oleh bagian tubuh dengan cara mengirimkan sinyal-sinyal ke berbagai bagian tubuh manusia secara bersama-sama.

Sejatinya, setiap organ yang ada didalam tubuh manusia ini bertanggung jawab untuk mengendalikan tubuh dan juga komunikasi yang terjadi di antara bagian-bagiannya.

Baca Juga : Sistem Pernapasan Pada Manusia

Macam Macam Nervous System

Sistem Saraf - Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis Dan Gambar

Terdapat dua macam dari Sistem Saraf ini beserta dengan bagian-bagian dan fungsinya, yaitu sebagai berikut :

1. Central Nerve System

Sistem Saraf pusat adalah salah satu sistem yang berfungsi untuk menerima informasi yang berasal dari seluruh area tubuh serta mengkoordinasikan semua arus lalu lintas yang terjadi untuk memperoleh respons tubuh.

Tidak hanya itu saja, terdapat beberapa organ tubuh manusia yang termasuk kedalam kelompok saraf pusat ini, yaitu diantaranya :

  • Otak, merupakan salah satu organ tubuh manusia yang bertugas sebagai mesin pengendali dari berbagai macam fungsi tubuh, seperti gerakan, kesadaran, pikiran dan juga memori atau ingatan.
  • Sumsum Tulang Belakang, adalah salah satu organ tubuh manusia yang langsung terhubung ke otak melalui sebuah batang otak. Organ ini berfungsi untuk menghantarkan informasi yang berasal dari berbagai bagian tubuh ke otak, begitupun sebaliknya.
  • Neuron, merupakan sebuah blok sel yang bertugas untuk membangun sistem saraf pusat. Terdapat miliaran sel saraf yang dapat kita temukan didalam tubuh yang saling berkomunikasi satu sama lain.

2. Edge Nervous System

Saraf Tepi adalah salah satu sistem saraf yang berfungsi untuk menghubungkan respon yang diberikan oleh sistem saraf pusat ke organ tubuh serta ke bagian lainnya yang ada didalam tubuh kita.

Didalam sistem saraf tepi ini terdapat beberapa bagian lainnya, yang memiliki fungsi masing-masing, yaitu sebagai berikut :

  • Somatic Nervous System, yaitu salah satu sistem saraf yang terdiri dari dari serabut saraf perifer serta berfungsi untuk mengambil informasi sensorik atau sensasi yang berasal dari organ perifer seperti kulit, yang nantinya akan dibawa ke sistem saraf pusat.
  • Motor Nervous System, yaitu salah satu sistem saraf yang berperan untuk memberikan sebuah tanggapan atau reaksi tubuh kepada rangsangan yang telah diproses oleh sistem saraf pusat.
  • Sensory Nervous System, yaitu salah satu sistem saraf yang berfungsi untuk menerima setiap rangsangan yang terjadi didalam tubuh, baik itu dari luar maupun dari dalam tubuh. Rangsangan yang diterima dapat berupa sebuah cahaya, bau, suara, suhu, sentuhan, dan juga tekanan.

Komponen Dari Nervous System

Sejatinya, untuk menanggapi rangsangan yang didapatkan oleh tubuh manusia, terdapat tiga komponen yang harus dimiliki oleh sistem saraf ini, yaitu diantaranya adalah :

  1. Reseptor, yaitu salah satu komponen atau alat yang berfungsi untuk menerima rangsangan pada tubuh yang berperan sebagai resptor atau organ indera, seperti mata, telinga, kulit, lidah, dan juga hidung.
  2. Penghantar Impuls, bagian ini dilakukan oleh saraf itu sendiri. Saraf yang terdapat didalam tubuh manusia terdiri dari berkas serabut penghubung. Pada serabut inilah terdapat sel-sel khusus yang memanjang dan juga meluas, sel tersebut disebut sebagai Neuron.
  3. Efektor, salah satu komponen yang berfungsi untuk menanggapi rangsangan yang telah diantarkan oleh sebuah penghantar impuls, yang termasuk kedalam kelompok efektor penting didalam tubuh manusia adalah otot dan juga kelenjar.

Baca Juga : Sistem Peredaran Darah Manusia

Berbagai Penyakit Yang Menyerang Sistem Saraf

Sistem saraf ini merupakan bagian yang sangat vital didalam tubuh, meskipun begitu sistem saraf ini sangat rentan mengalami berbagai gangguan penyakit.

Terdapat beberapa macam gangguan yang dapat mengacaukan lalu lintas pengiriman dan pemrosesan sinyal neuron, yaitu diantaranya adalah :

1. Epilepsi

Epilepsi merupakan salah satu gangguan dari sistem saraf yang terjadi di otak, sehingga orang yang menderita gangguan ini tidak dapat merespon berbagai rangsangan yang diberikan.

Tidak hanya itu saja, bagi penderita gangguan ini akan sangat sering merasakan beberapa otot-ototnya berkontraksi secara tidak terkontrol. Ganguan ini tidak terjadi begitu saja, melainkan terdapat beberapa penyebab yang mendasarinya, yaitu :

  • Memiliki kecacatan sejak lahir.
  • Terdapat kelainan ddalam metabolisme tubuh.
  • Adanya infeksi dan racun didalam tubuh.
  • Pernah mengalami kecelakaan yang terjadi pada kepala.
  • Adanay tumor yang menyerang tubuh.

2. Neuritis

Neuritis ini adalah salah satu gangguan atau terdapat luka yang terjadi pada neuron atau sel saraf, yang disebabakan oleh adanya infeksi serta kekurangan vitamin karena adanya pengaruh obat-obatan dan juga racun.

3. Stroke

Stroke merupakan salah satu gangguan yang terjadi karena adanya kerusakan otak yang diakibatkan pecah, penyempitan, ataupun tersumbatnya pembuluh darah yanga ada di otak.

Gangguan ini umumnya terjadi atau dialami pada orang-orang yang menderita penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.

4. Amnesia

Amnesia adalah salah satu gangguan sistem saraf yang menyebabkan seseorang untuk sulit mengingat kejadian-kejadian atau peristiwa yang sudah berlalu. Bahkan penyakit ini juga akan menyebabkan penderitanya lupa dengan jati dirinya sendiri.

Gangguan ini bisa disebabkan karena kepala mengalami kecelakaan dan menyebabkan otak mengalami guncangan atau cidera yang cukup serius.

Baca Juga : Bagian Bagian Pada Telinga Beserta Gambar dan Fungsinya

Apa yang dimaksud dengan Sistem Saraf?

Sistem Saraf adalah sekumpukan saraf yang didalamnya terdiri dari ratusan juta dengan berbagai macam bentuk saraf serta fungsi yang berbeda-beda.

Bagaimana cara menjaga Sistem Saraf dari berbagai gangguan penyakit?

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan penyakit pada Sistem Saraf, yaitu :
1. Harus berolahraga secara teratur.
2. Berikan diri anda sekurang-kurangnya sekali dalam sehari untuk beristirahat atau rileksasi.
3. Habiskan waktu yang berkualitas dan menyenangkan untuk pergi bersama keluarga dan juga teman-teman.
4. Lakukan meditasi atau yoga sekurang-kurangnya seminggu sekali agar bisa menenangkan pikirkan Anda.

Sistem Saraf Tepi tersusun dari?

Sistem Saraf Tepi terdiri dari 12 pasang serabut saraf otak dan juga 31 pasang serabut saraf serta sumsum tulang belakang.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini mengenai Sistem Saraf – Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis Dan Gambar. Semoga pembahasan artikel kali ini bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk kita semua.