Sistem Integumen

Posted on

Assalamualaikum,,, pada kesempatan ini rumus.co.id akan membahas artikel makalah tentang Sistem Integumen pada manusia lengkap dengan, pengertian, struktur, jenis, fungsi, contoh dan gambar supaya mudah di pahami.

Sistem Integumen – adalah sebuah proses pembentukan sel dengan pertukaran atau perubahan yang dilakukan secara terus menerus sebagai membetukbagian dari komponen sel manusia yang melibatkan peranan pada makhluk hidup bagi kehidupan manusia.

Langsung saja simak artikel di bawah ini…?

Pengertian Sistem Integumen

Sistem-Integumen

Sistem integument adalah sebuah sistem organ yang membedakan dengan hubungan yang menginformasikan tentang hewan atau manusia dari lingkungan.

Dalam hal ini juga Sistem Integumen dikelilingi oleh sistem yang disebut dengan sistem organ yang terdapat pada manusia yang terdiri dari kulit dan aksesorinya.

Yang akan bergerak dengan merangsang pada perubahan internal dan lingkungan eksternal tergantung pada fungsinya memiliki fungsi untuk menutupi organ atau jaringan pada manusia dari luar.

Sistem integumen manusia ini terdiri dari kulit, kuku, rambut, kelenjar dan kelenjar susu dengan memperbaiki dirinya sendiri dan memiliki mekanisme pada pertahanan pada tubuh.

Atau sebagai penghalang antara lingkungan dengan organ manusia untuk mencegah kehilangan cairan yang berlebihan yang akan memasuki lingkungan seperti bakteri dan bahan kimia dan radiasi UV.

Sistem Integumen akan bergerak terhadap beban mekanis seperti gesekan dan getaran yang dapat mendeteksi pada perubahan fisik di lingkungan luar, dengan rangsangan yang tidak menyenangkan dan dapat dihindari dari organ internal sebagai fungsi vital pada tubuh.

Baca Juga: Ruang Lingkup Biologi

Anatomi Sistem Integumen Pada Manusia

Dari pembahasan diatas disini juga akami akan memabahas Anatomi Sistem Integumen Pada Manusia diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Sistem Epidermis Kulit

Epidermis adalah sebuah lapisan epitel skuamosa dengan suplai darah dan reseptor saraf dengan lapisan yang paling dekat pada epidermis yang memiliki bentuk lapisan panjang 0,1-5 mm.

Lapisan luar terdiri dari keratinosit atau zat terangsang yang biasanya diganti setelah 3-4 minggu dan akan dibagi menjadi 5 bagian, diantaranaya.

  • Corneum
  • Lusidum
  • Granulosum
  • Spinousum
  • Germinativum

1. Maka dalam lapisan kornea atau lapisan epidermis terdiri dari beberapa lapisan sel inti pada protoplasmanya dan akan berubah menjadi zat keratin atau zat terangsang.

2. Stratum ludisum adalah sebuah lapisan sel datar tanpa inti dan terdapat 2/3 dari lapisan inti yang merupakan lapisan datar sitoplasma berbutir kasar. Sedangkan selaput lendir memiliki lapisan inti yang mengandung pigmen melanin dengan warna kulit.

3. Stratum germinavitum adalah sebuah lapisan sel dalam bentuk kubus atau kolom dan juga secara vertikal yang merupakan sebagai dari perbatasan dengan dermis dan disusun seperti pagar untuk menjaga dari mitosis.

3. Sistem Dermis

Sistem Dermis merupakan lapisan yang berada di bawah epidermis yang memiliki bentuk yang lebih tebal, sehingga lapisan ini sangat elastis dan tahan lama.

Dermis terdiri dari dua lapisan:

  • Stratum Pappilare – adalah sebuah lapisan yang mengandung kapiler dan makrofag, sebagai sel mast dan leukosit.
  • Stratum reticulare – adalah sebuah bagian dari dermis yang lebih tebal dari pada stratum pappilare dalam kelompok besar atau kecil.

Baca Juga: Pembelahan Sel

4. Sistem Subdermis

Sistem Subdermis adalah salah satu lapisan yang mimiliki bentuk jaringan adiposa antara lapisan kulit dengan struktur internal seperti otot dan tulang sehingga didalamnya terbentuk menjadi seperti pembuluh darah dengan saraf pada jaringan ikat yang mengandung sel-sel lemak.

5. Sistem kuku

Sistem kuku adalah salah satu lapisan dari sel-sel lembut, seperti gel yang mati, mengeras, dan terbentuk ketika tumbuh melindungi dari kotoran, dan terdpat fungsi utama nya untuk melindungi ujung jari dai kotoran dan untuk meningkatkan kekuatan sentuhan.

Secara kimiawi, kuku sama dengan rambut, yang terbuat dari, antara lain dengan kandungan protein keratin yang kaya dengan bagian menebal dari lapisan terangsang.

Bagian kuku terdiri dari:

  • Matriks kuku yang memiliki bentuk jaringan yang baru.
  • Dinding kuku adalah sebuah lipatan kulit yang menutupi tepi dan bagian atas.
  • Dasar kuku adalah sebuah bagian kulit yang tertutup dan memiliki fungsi pada sistem gerak pada manusia.
  • Alur kuku adalah sebuah celah antara dinding dan dasar kuku
  • Akar kuku adalah sebuah bagian proksimal kuku
  • Plat kuku adalah sebuah bagian tengah kuku yang dikelilingi oleh dinding kuku.

Dan terdapat juga bagian dari lempeng kuku putih yang di dekat dengan akar kuku berbentuk bulan sabit yang sering tertutup oleh kulit.

  • Eponik (kutikula), adalah dinding kuku proksimal yang menutupi permukaan lempeng kuku.
  • Hyponicum, adalah dasar kuku untuk epidermis di bawah kuku bebas (tepi bebas).

Baca Juga: Gambar Rangka Manusia

Fungsi Sistem Integumen

Dari ulasan di atas maka disini juga akmi akan memberikan sistem integument yang berfungsi pada tubuh manusia adalah seberikut:

  • Sebagai perlindungan terhadap kekeringan dengan penetrasi mikroorganisme pada sinar ultraviolet dan mekanik sebagai bahan kimia atau suhu.
  • Sebagai penerima sensasi dengan bentuk sentuhan dan tekanan untuk meghilangkan rasa sakit.
  • Sebagai pengontrol suhu yang mengurangi kehilangan panas pada suhu yang dingin dengan meningkatkan suhu yang panas.
  • Sebagai fungsi pada metabolisme yang menyimpan energi melalui cadangan lemak dan vitamin D.
  • Sebagai fungsi ekskresi yang dapat menghilangkan keringat dengan kandungan minyak dan garam.

Baca Juga: Daur Biogeokimia

Contoh Sistem Integumen

Berikut adalah beberapa contoh sistem intergumen Epidermis dengan lapisan epidermis diantaranya adalah sebgai berikut.

  • Lapisan basal adalah sabuh lapidsan epidermis yang terendah, dalam sel dendritik yang membentuk melanin.
  • Lapisan malpighi adalah lapisan yang paling tebal
  • Lapisan biji-bijian adalah sebuah lapisan yang memiliki butiran
  • Lapisan terangsang adalah sebuah lapisan yang terdiri dari 20 hingga 25 lapisan sel terangsang tanpa sel inti.

Demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan tentang materi biologi meloputi dari, Sistem Integumen lengkap dengan conth nya, semoga apa yang sudah kami sampaikan dapat beguna dan bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Baca Juga: Daur Karbon

Related posts: