Sistem Ekonomi Pancasila

Posted on

Sistem Ekonomi Pancasila – Secara umum, sistem ekonomi Pancasila sudah bukan menjadi hal baru bagi bangsa Indonesia, baik itu dari segi konsepsi, filosofi, dan juga implementasinya.

Sistem Ekonomi Pancasila

Apalagi, sistem ekonomi yang satu ini sudah diterapkan secara luas di dalam kebijakan pembangunan sistem ekonomi sejak kemerdekaan Indonesia.

Ekonomi Pancasila adalah aspek utama dari sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia, yang ditentukan oleh UUD 1945. Sistem ekonomi yang dicari dan juga dibangun oleh nilai-nilai masyarakat yang ada di Indonesia.

Untuk mengetahui lebih jelas dan juga rinci mengenai Pancasila Economic System, yuk kita simak pembahasan yang ada di bawah ini, yang akan disampaikan oleh Rumus.co.id.

Definisi Pancasila Economic System

Sistem Ekonomi Pancasila merupakan salah satu sistem ekonomi yang diterapkan dan juga dijalankan berdasarkan dengan prinsip nilai serta moral yang terkandung di dalam Pancasila.

Pancasila Economic System ini juga dikenal dengan sebutan sistem ekonomi demokratis yang mewakili identitas ekonomi bangsa Indonesia.

Maksudnya, dalam sistem Ekonomi di Indonesia menerapkan nilai-nilai yang terkandung didalam ideologi Pancasila sebagai referensi serta landasan bagi pengelolaan ekonomi.

Secara umum, terdapat lima sumber nilai yang terkandung di dalam sistem ekonomi Pancasila, diantaranya adalah :

  1. Nilai Ketuhanan : Artinya nilai serta etika agama mempunyai peran yang sangat penting dalam melaksanakan sistem ekonomi.
  2. Nilai Kemanusiaan : Artinya, sistem ekonomi di Indonesia selalu mengutamakan prinsip-prinsip humanis serta tidak eksploitatif.
  3. Nilai Kesatuan : Artinya, segala macam aktivitas ekonomi yang dilakukan selalu mengutamakan keinginan bersama guna menjaga persatuan dan kesatuan.
  4. Nilai Musyawarah atau Demokrasi : Artinya, sistem perekonomian di Indonesia dilaksanakan bersama dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam democracy.
  5. Nilai Keadilan : Berarti, pengelolaan serta pemanfaatan seluruh sumber daya ekonomi yang ada merupakan wujud untuk kebaikan semua masyarakat.

Karakteristik Dari Pancasila Economic System

Di bawah ini terdapat beberapa karakteristik atau ciri-ciri yang dapat membedakan Pancasila Economic System ini dengan Sistem Ekonomi yang lainnya, diantaranya adalah :

  • Etika dan juga nilai agama selalu terlibat di dalam ketetapan perekonomian.
  • Kebijakan yang diterapkan dalam ekonomi selalu mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan.
  • Ekonomi yang ada selalu terstruktur sebagai usaha bersama yang berbasis kekeluargaan.
  • Manajemen ekonomi dilakukan sesuai dengan lembaga perwakilan rakyat.
  • Berbagai cabang produksi yang memiliki peran penting bagi warga negara dikendalikan oleh negara demi meningkatkan kemakmuran rakyatnya.
  • Sumber daya alam yang ada di Indonesia dikendalikan oleh negara demi meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.
  • Kepemilikan pribadi diakui oleh negara selama hal tersebut tidak bertentangan dengan kepentingan bersama atau publik.
  • Penciptaan ekonomi komunitas tidak membahayakan kepentingan publik.
  • Orang miskin serta anak-anak yang miskin dan juga terlantar di asuh oleh negara.

Dari beberapa ciri-ciri sistem ekonomi yang telah disebutkan di atas maka hal tersebut memperlihatkan bahwa ekonomi pancasila lebih mengutamakan unsur kolektivitas serta kekeluargaan di dalam mengelola perekonomiannya.

Warga negara sangat diuntungkan dengan adanya Pancasila Economic System ini karena kekayaan serta kekuasaan ekonomi negara akan dikembalikan lagi kepada rakyat.

Baca Juga :
Fungsi dan Pengertian Dasar Negara Menurut Para Ahli
Rumusan Akhir Pancasila
Demokrasi Di Indonesia

Kekurangan Dan Kelebihan Pancasila Economic System

Tentunya setiap sistem yang diterapkan di berbagai negara, khususnya di Indonesia pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan dari Pancasila Economic System, yaitu :

Kelebihan Dari Sistem Ekonomi Pancasila

  • Kepemilikan pribadi diakui oleh negara selama hal tersebut tidak bertentangan dengan kepentingan bersama atau publik.
  • Manajemen ekonomi berjalan secara bersama atau kolektif guna mendapatkan kesejahteraan bersama.
  • Ekonomi nasional lebih memprioritaskan kesejahteraan warga negaranya.
  • Adanya kebebasan untuk menuangkan kreatifitas untuk berkreasi dan juga berinovasi asal tidak mengganggu kepentingan warga negara yang lainnya.

Kekurangan Sistem Ekonomi Pancasila

  • Pengambilan keputusan ekonomi lambat karena harus direkonsiliasi dengan kepentingan bersama.
  • Ekonomi cenderung berfungsi kurang efisien karena sistem ekonomi ini mengutamakan proses demokrasi yang memakan waktu.
  • Terdapat dominasi negara di dalam mengelola ekonomi yang berpotensi mengurangi dan juga membunuh kekuatan penciptaan serta inovasi.

Contoh dari Penerapan Pancasila Economic System

Terdapat beberapa contoh dari penerapan Pancasila Economic System ini dalam kehidupan bernegara, yaitu sebagai berikut :

1. Koperasi

Keberadaan koperasi ini menjadi salah satu bentuk dari penerapan ekonomi Pancasila jika dilihat dari pendirian mereka. Koperasi adalah usaha kolektif yang berbasis kebersamaan.

Manajemen serta distribusi asetnya dikendalikan oleh anggota untuk meminimalisir terjadinya perbedaan ekonomi antar individu. Sayangnya, ketenaran koperasi semakin menurun, hal ini bisa dilihat dari banyaknya koperasi di Indonesia yang hanya mempunyai satu nama saja.

2. BUMN

Keberadaan BUMN menunjukkan adanya peran negara di dalam mengelola perekonomian di berbagai sektor. Sebagian besar BUMN adalah hasil dari nasionalisasi perusahaan Belanda setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan.

Apabila BUMN mengalami privatisasi, ini bisa dilihat sebagai indikasi dari berkurangnya peran negara di dalam mengelola perekonomian negara.

3. Serikat Buruh

Serikat pekerja atau buruh adalah bentuk dari gerakan kolektif tingkat pekerja. Hubungan antara pekerja dengan pemberi pinjaman yang rentan terhadap eksploitasi ini dapat dikurangi dengan keberadaan dari serikat pekerja ini.

Serikat pekerja yang kuat tentunya mempunyai posisi negosiasi yang sangat kuat pula di mata pemberi modal. Kesenjangan pendapatan antara pekerja dengan pengusaha, termasuk tim manajemen perusahaan, dapat dikurangi jika serikat pekerja ada di posisi negosiasi yang kuat.

Dari penjelasan diatas, dapat diketahui bahwa Ekonomi pancasila lebih mengedepankan kesejahteraan bersama, dibandingkan dengan kesejahteraan dari segelintir orang.

F.A.Q

Apa itu Sistem Ekonomi Pancasila?

Pancasila EconomicSystem merupakan salah satu sistem ekonomi yang diterapkan dan juga dijalankan berdasarkan dengan prinsip nilai serta moral yang terkandung di dalam Pancasila.

Mengapa Indonesia perlu menciptakan filosofi Pancasila Economic?

Karena sesuai dengan amanat pasal 33 dalam undang-undang dan pada sila kelima yang mengatakan bahwa “keadilan sosial untuk semua orang Indonesia”, ini berarti bahwa semua orang mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan keadilan, khususnya keadilan ekonomi yang berbasis kekeluargaan.

Siapa pencetus dari Sistem Ekonomi Pancasila yang pertama kali?

Pancasil Economic System merupakan sistem ekonomi berdasarkan dengan lima peraturan Pancasila. Istilah Ekonomi Pancasila pertama kali muncul tahun 1967 pada artikel Dr. Emil Salim.

Sekian ulasan singkat yang dijabarkan diatas, semoga pembahasan kali ini bisa menjadi referensi untuk pembaca setia dari website ini.