Sintesis Protein

Posted on

Hallo sobat kali ini kami dari rumus.co.id akan menyampaikan materi makalah tentang Sintesis Protein dalam ilmu biologi lengkap dengan pengertian, komponen, ciri ciri, struktur, jenis, tujuan dan contohnya supaya mudah di pahami.

Sintesis Protein itu – adalah salah satu zat penting yang dibutuhkan tubuh kita untuk tetap sehat dalam kelompok makromolekul organik yang kompleks dengan kandungan hidrogen, karbon, nitrogen, oksigen rantai asam amino, sehinbga protein memiliki berbagai fungsi dalam sel dari makanan yang berasal dari hewan atau tumbuhan dan dapat bekerja sebagai proses pembentukan protein.

Langsung saja simak pembahasan di bawah ini…?

Pengertian Protein

Sintesis-Protein

Protein adalah zat senyawa kimia organik yang membentuk dasar kehidupan enzim, hormon, membran sel, jadi sintesis protein sangat penting dalam kehidupan

Dalam kehidupan setiap makhluk hidup membutuhkan makanan untuk dapat menopang hidupnya dengan melakukan perkembang biakan, dengan melalui proses sistem pencernaan sehingga dapat menghasilkan energi untuk aktivitas.

Proses mencerna makanan dalam sistem pencernaan dan hasilnya akan digunakan untuk pertumbuhan dan reproduksi yan disebut dengan sintesis protein.

Sehingga dakam komponen yang terlibat dengan sintesis protein sebagai pembetukan molekul DNA, RNA dan asam amino dengan proses “dogma sentral biologis”.

Dalam sintesis protein terdapat zat enzim dalam biomolekul sebagai bentuk protein yang akan bertindak sebagai katalis unutk mempercepat proses reaksi yang akan terjadi dalam reaksi kimia organik.

Baca Juga: Rantai Makanan Di Sungai

Komponen Dalam Sintesis Protein

Dalam proses sintesis protein harus memerlukan komponen dasar dalam bentuk asam amino dengan regulasi sintesis protein yang akan berlangsung di dalam nukleus.

Berikut beberapa tahapan dalam sintesis protein adalah.

  • Peran DNA dan RNA sebagai proses sintesis protein
  • Replika DNA dalam pembentukan DNA yang baru
  • Transkripsi DNA yang akan mencetak RNA.
  • Pengodean dari template RNA ke urutan asam amino dari suatu protein.
  • Tahapan sintesis protein

Baca Juga: Rantai Makanan Di Sawah

Tahapan Proses Protein

Pada dasarnya protein dapat menhasilkan produksi dalam pelipatan protein diantaraya adalah sebagai berikut.

1. Transkripsi

Transkripsi adalah sebuah proses dalam pembentukan RNA dari salah satu DNA yang dicetak (DNA sense) sebagai hasil dari diproduksi, dan dapat dilakukan dalam sitoplasma memulai dari proses membuka rangkap yang dipegang oleh DNA dan enzim RNA polimerase.

Pada tahap ini dapat bertindak sebagai rantai sensorik yang berasal dari pasangan DNA disebut sebagai antisense, sehingga transkripsi itu sendiri dibagi menjadi tiga tahapan dalam penyelesaian.

A. Inisiasi adalah sebuah untaian DNA yang disebut promotor yang berada dalam gen dengan memiliki promotornya RNA polimerase dalam memisahkan DNA yang dapat ditranskripsi.

B. Elongasi adalah sebuah DNA sebagai templat untuk digunakan oleh enzim RNA polimerase dalam bentuk “dibaca”, RNA polimerase membentuk molekul RNA .

Maka nukleotida ‘menjadi 3’ Transkripsi RNA yang akan membawa informasi yang sama dari untai DNA non-template (coding).

C. Terminasi adalah sebuah urutan yang akan memberikan sinyal bahwa transkripsi RNA akan selesai dalam RNA polimerase dengan melepaskan hasil transkripsi RNA.

Baca Juga: Rantai Makanan Di Laut

2. Translasi

Translasi adalah sebauh proses urutan nukleotida dalam mRNA yang akan diterjemahkan ke dalam urutan asam amino dari rantai polipeptida dengan proses ini, sel-sel “membaca” informasi tentang messenger RNA (mRNA) dan menghasilkan protein.

Protein yang berasal dari kodon mRNA dengan instruksi untuk produksi polipeptida nukleotida RNA yang akan dibaca dalam kelompok tiga nukleotida.

Selain itu, beberapa asam amino akan menghasilkan rantai polipeptida spesifik dan kemudian membentuk protein spesifik.

Berikut proses dibagi menjadi tiga tahapan adalah:

A. Tahap awal inisiasi – adalah sebuah tahapan ribosom yang akan berkumpul di sekitar mRNA untuk dibaca dan tRNA yang mengandung asam amino metionin untuk memulai tahap inisiasi.

B. Elongasi Rantai – adalah sebuah tahapan asam amino yang akan diperpanjang dalam kodon dan asam amino yang sesuai dengan kodon ditambahkan ke rantai protein.

Maka dapat bergerak melewati posisi A, P dan E ribosom sebagai proses saat kodon baru yang dibaca dengan ditambahkan ke rantai.

C. Terminasi – adalah sebuah tahapan dalam rantai polipeptida yang akan dilepaskan dengan proses kodon stop (UAG, UAA atau UGA) unutk memasuki ribosom dari polipeptida dari tRNA.

3. Pelipatan Protein

Pelipatan Protein adalah bentuk yang baru dari disintesis yang bekerja sebagai modifikasi struktural yang tertentu dalam kelompok prostetik dan akan berfungsi dalam pelipatan protein.

Baca Juga: Keseimbangan Ekosistem

Tujuan Sintesis Protein

Tujuan sintesis protein adalah untuk menghasilkan protein yang dapat digunakan oleh tubuh dengan kumpulan dalam komponen penting yang membentuk tubuh makhluk hidup.

Contohnya:

Komponen enzim protein dalam hormon eritrosit yang memiliki protein unutk mendukung pengikatan oksigen dengan pembelahan sel yang terdiri dari protein.

Baca Juga: Pembelahan Mitosis

Replikasi DNA Sintesis Protein

Replikasi DNA disebut sebagai pembentukan DNA dengan membelah melalui mitosis yang akan dihasilkan dalam pembelahan yang mengandung DNA sebagai orang tuanya.

Replikasi DNA dapat terjadi ketika rantai nukleotida yang baru disintesis denan proses komplemen pasangan basa menggunakan enzim polimerase untuk membuat molekul DNA yang baru dengan tiga tahapan replikasi, yaitu:

1. Model semi-konservatif – adalah sebuah model dalam rantai DNA lama yang akan dipisahkan sebagai disintesis menggunakan prinsip komplementasi setiap rantai DNA lama.

2. Model konservatif – adalah sebuah model ini dalam rantai DNA lama yang tetap berubah dan akan berfungsi sebagai tempat untuk dua rantai DNA yang baru.

3. Model despersif – adalah sebuah model dalam bagian dari dua rantai DNA yang lama dan akan digunakan sebagai tempat untuk sintesis rantai DNA yang baru.

Demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan, materi tentang Sintesis Protein lengkap dengan pengertiannya, semoga apa yang sudah kami sampaikan dapat berguna dan bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Baca Juga: Perubahan Wujud Zat