Sentralisasi Adalah

Posted on

Sentralisasi Adalah – Istilah yang satu ini mungkin sudah sangat sering terdengar ditelinga kita. Sebab, Centralization ini tidak hanya digunakan dalam pemerintahan saja, tetapi juga digunakan dalam berbagai macam bidang.

Sentralisasi Adalah

Secara bahasa, Sentral memiliki arti pusat. Sehingga, secara sederhana kata Sentral diartikan sebagai pemusatan, pengumpulan, pengutamaan dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai Centralization, mari kita simak pembahasan dari Centralization yang ada di bawah ini beserta dengan hal-hal yang ada didalamnya.

Sentralisasi Adalah?

Sentralisasi adalah perpindahan atau penyerahan wewenang yang dimiliki oleh pemerintahan secara keseluruhan kepada pemerintah pusat. Dalam hal ini, yang berperan sebagai pemerintah pusat adalah Presiden beserta dengan para kabinetnya.

Maksudnya, pemerintah pusat ini mempunyai wewenang guna mengatur berbagai macam urusan rumah tangga pemerintah daerah, baik kekuasaan administrasi ataupun kekuasaan politik. 

Dalam hal ini, otoritas politik diartikan sebagai otoritas untuk mengatur dan membuat kebijakan, sedangkan untuk otoritas administratif diartikan sebagai otoritas guna menerapkan kebijakan yang sudah ditetapkan.

Ciri – Ciri Dari Centralization

Sistem Sentralisasi ini memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat membedakannya dengan sistem pemerintahan yang lainnya. Berikut merupakan ciri-ciri dari Centralization, yaitu diantaranya adalah :

  • Adanya konsentrasi terhadap semua otoritas atas pemerintah pusat.
  • Semua masalah dari kebijakan dan juga administrasi ditangani oleh pemerintah pusat.
  • Penentuan keputusan menjadi lebih sederhana serta cepat sebab ditentukan oleh pemerintah pusat.
  • Kebijakan umum lebih mudah diterapkan di semua wilayah.
  • Ada manajemen terpadu berdasarkan perencanaan, penerapan, administrasi dan juga evaluasi.
  • Koordinasi mudah karena rantai komando dikuasai oleh pemerintah pusat.

Baca Juga :
Desentralisasi Adalah
Tujuan Sosialisasi
Asas Pemerintahan Daerah

Tujuan Centralization

Diterapkannya sentralisasi dalam suatu negara tentunya memiliki tujuan tertentu. Baik supaya sistem pemerintah lebih mudah untuk dikelola serta manfaatnya nyata bagi warga. Berikut ini merupakan tujuan lain dari Centralization, yaitu :

  1. Memfasilitasi penerapan pedoman umum dan juga implementasinya di setiap wilayah.
  2. Kontrol suatu daerah sehingga tidak terlalu mandiri dan dapat memicu atau bahkan membatalkan konflik kepentingan.
  3. Memfasilitasi dan mempercepat proses pengambilan keputusan, yang secara tidak langsung menunjukkan kepemimpinan yang kuat.

Dampak Dari Centralization

Setelah kita melihat tujuan dari diterapkannya sentralisasi, tentunya hal ini akan menimbulkan berbagai macam dampak bagi berbagai macam sektor kehidupan. Berikut ini merupakan dampak dari Centralization, yaitu diantaranya adalah :

1. Bidang Ekonomi

  • Dampak positif : Misalnya, sistem ekonomi yang lebih terorganisir dan juga terarah karena yang mengatur sistem ekonomi tersebut hanya pemerintah pusat.
  • Dampak negatif : Misalnya, sangat sulit bagi daerah mana pun untuk maju karena tidak dapat mengatur ekonominya sendiri, sehingga sebagian besar uang yang menyebar hanya ada di pemerintah pusat.

2. Bidang Politik

  • Dampak Positif : Pemerintah daerah lebih mudah untuk membuat keputusan karena keputusan politik dibuat oleh pemerintah pusat.
  • Dampak Negatif : Pemerintah daerah akan terus bergantung pada keputusan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, sehingga membuat proses implementasinya menjadi lambat.

3. Bidang Pertahanan dan Keamanan

  • Dampak Positif : Terdapat jaminan keamanan serta penghapusan konflik yang terjadi antar daerah yang bisa mengancam stabilitas nasional dari negara Indonesia.
  • Dampak Negatif : Semakin berkembangnya berbagai organisasi kemiliteran sehingga militer mempunyai hak yang lebih banyak daripada organisasi lain.

Keuntungan dan Kelemahan Dari Centralization

Berikut ini merupakan keuntungan dan juga kelemahan dari diterapkannya asas Centralization, diantaranya adalah :

1. Keuntungan Centralization :

  • Penerapan dari pedoman umum menuju keseluruhan dapat dilakukan dengan sangat mudah.
  • Terbentuknya strategi terpadu demi kemajuan organisasi maupun pemerintah.
  • Pencegahan daerah yang independen atau ingin berpisah.

2. Kelemahan Centralization :

  • Banyak orang menjadi tidak kreatif dan tidak punya inisiatif karena mereka terbiasa dibimbing.
  • Timbulnya pemerintahan otoriter yang pada akhirnya tidak mengakui hak-hak yang dimiliki daerah.
  • Beberapa anggota elit politik akan menggunakan sumber daya alam di daerah.

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan Sentralisasi?

Sentralisasi adalah perpindahan atau penyerahan wewenang yang dimiliki oleh pemerintahan secara keseluruhan kepada pemerintah pusat. Dalam hal ini, yang berperan sebagai pemerintah pusat adalah Presiden beserta dengan para kabinetnya.

Bidang-bidang yang menerapkan Asas Sentralisasi adalah?

1. Peradilan Hubungan Internasional
2. Hubungan Internasional
3. Moneter
4. Pertahanan dan Keamanan
5. Pemerintahan Umum

Tujuan dari Sentralisasi adalah?

1. Memfasilitasi penerapan pedoman umum dan juga implementasinya di setiap wilayah.
2. Kontrol suatu daerah sehingga tidak terlalu mandiri dan dapat memicu atau bahkan membatalkan konflik kepentingan.
3. Memfasilitasi dan mempercepat proses pengambilan keputusan, yang secara tidak langsung menunjukkan kepemimpinan yang kuat.

Demikianlah ulasan dan informasi dalam artikel kali ini, semoga bisa menjadi wawasan yang bermanfaat untuk kalian.