Rumus PBV

Posted on

Rumus PBV – Indikator yang paling mendasar dari sebuah saham adalah harga untuk nilai buku (Price to Book Value) atau yang disingkat dengan PBV, hal ini sering digunakan oleh para investor dan juga analis untuk menentukan nilai wajar dari sebuah saham.

Mengenai apa itu PBV (Price to Book Value)? Maka dari itu, pada kesempatan kali ini, Rumus.co.id akan memberikan penjelasan secara rinci beserta hal-hal yang berkaitan didalamnya.

Rumus PBV

Definisi Price to Book Value (PBV)

PBV adalah laporan penilaian investasi yang sering digunakan oleh investor untuk membandingkan nilai pasar dari pangsa bisnis dengan jumlah nilai yang tercatat dalam bukunya.

PBV Rasio ini menunjukkan berapa banyak pemegang saham yang membiayai aset bersih perusahaan. Nilai buku atau book value hanya memberikan perkiraan nilai terhadap suatu perusahaan ketika likuidasi dibutuhkan.

Nilai buku merupakan nilai aset terpenting dari suatu perusahaan yang tercantum dalam sebuah laporan keuangan tahunan dan dihitung dengan cara mengurangi kewajiban perusahaan dari asetnya.

Baca Juga : Rumus DER

Pengertian PBV Menurut Para Ahli

Selain penjelasan mengenai PBV yang ada diatas, terdapat beberapa pengertian dari Price to Book Value yang diungkapkan oleh beberapa para ahli, yaitu diantaranya adalah :

  • Fakhruddin dan Hadianto (2001), Price to Book Value (PBV) adalah rasio yang menunjukkan apakah harga saham yang diperdagangkan lebih tinggi (lebih tinggi) atau lebih rendah (lebih rendah) dari nilai buku saham.
  • Zulbiadi Latief (2018), PBV adalah sebuah Rasio yang digunakan untuk menentukan harga wajar dari suatu saham dengan menghitung harga saham terakhir pada nilai buku dari laporan keuangan tahunan terakhir perusahaan.

Rumus PBV (Price to Book Value)

PBV atau harga pada nilai buku ini dapat dihitung dengan cara membagi harga per saham dari suatu perusahaan yang bersangkutan dengan jumlah tercatat per saham (Book Value per Share).

Dibawah ini merupakan rumus dari PBV yang digunakan untuk menghitung hubungan antara harga saham dengan jumlah yang tercatat.

Price to Book Value (PBV) = Harga Saham / Book Value

Penjelasan :

  • Harga saham, adalah tanda kepemilikan seseorang atau organisasi dalam suatu perusahaan, yang tercermin dalam keputusan investasi, pembiayaan, serta manajemen aset.
  • Nilai buku (Book Value), adalah nilai atau penilaian terhadap suatu perusahaan ketika harus dilikuidasi (dijual karena bangkrut).

Dengan begitu, PBV dapat menunjukkan apa yang akan diperoleh pemegang saham dengan semua hutang yang telah dibayarkan setelah penjualan perusahaan. Persentase rendah PBV merupakan sebuah pertanda baik bagi perusahaan.

Baca Juga : Persamaan Dasar Akuntansi

Contoh Perhitungan PBV

Diketahui :

Setiap 10 November, harga per saham Bank Rakyat Indonesia (BIS) dengan kode penerbit BBRI sekitar Rp. 3,880. Sementara untuk jumlah tercatat per saham atau book value per share yaitu sekitar RP. 1,200.

Ditanya :

Berapa rasio Rasio Harga terhadap Nilai Buku BBRI?

Jawab :

Price to Book Value = Price per Share / Book Value per Share
= Rp. 3.880,- / Rp. 1.200,-
Price to Book Value = 3,23 kali

Jadi, nilai harga buku (Price to Book Value) atau yang disingkat PBV dari Bank Rakyat Indonesia adalah 3,23 kali.

Baca Juga : Data Validation Excel – Cara Membuat dan Membatasi Isi Cell Pada Exel

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan PBV?

PBV adalah laporan penilaian investasi yang sering digunakan oleh investor untuk membandingkan nilai pasar dari pangsa bisnis dengan jumlah nilai yang tercatat dalam bukunya.

Bagaimana cara menghitung PBV didalam laporan keuangan?

1. Peratam, buka buku laporan keuangan perusahaan.
2. Kemudian hitung PBV dengan menggunakan rumus : Harga Saham / Book Value per Share.

Apa fungsi utama dari pengguaan PBV?

Price to Book Value berfungsi untuk menentukan seberapa mahal atau seberapa murahkah harga perusahaan saat ini.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk kita semua.