Rumus Net Profit Margin

Posted on

Rumus Net Profit Margin – NPM atau Net Profit Margin termasuk kedalam salah satu jenis kelompok rasio profitabilitas atau diartikan sebagai rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat keuntungan dari bisnis yang sedang dijalankan oleh suatu emiten.

Analisis NPM ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar laba yang diperoleh perusahaan terhadap hasil penjualan bersihnya. Unruk mengetahui lebih jauh lagi mengenai NPM, yuk kita simak penjelasan dibawah ini.

Rumus Net Profit Margin

Definisi NPM (Net Profit Margin)

Net Profit Margin atau Margin laba bersih merupakan sebuah rasio profitabilitas yang mengukur persentase laba bersih dari suatu perusahaan terkait dengan penjualan bersihnya.

Sebuah perusahaan akan dianggap memiliki kulitas yang sangat baik apabila Net Profit Marginnya tinggi atau mendekati nilai penjualan yang mereka targetkan.

Akan tetapi, hal tersebut sangat tidak mungkin untuk mengevaluasi hingga full sampai 100%, berarti suatu perusahaan tidak mengeluarkan biaya apa pun dalam proses perbisnisannya.

Baca Juga : Rumus PBV

Definisi NPM Menurut Para Ahli

Selain penjelasan yang ada diatas, terdapat beberapa penjelasan mengenai Net Profit Margin yang diungkapkan oleh para ahli, yaitu diantaranya adalah :

  • Kasmir (2008), NPM adalah ukuran laba yang secara umum membandingkan pendapatan perusahaan setelah bunga dan pajak dengan penjualan. NPM juga dapat dibandingkan dengan rata-rata industri dari suatu perusahaan.
  • Alexandri (2008), NPM merupakam ukuran yang berfungsi menunjukkan sebuah kemampuan yang dimiliki oleh suatu perusahaan untuk menghasilkan laba bersih setelah pajak.
  • Sutrisno (2009), NPM adalah sebuah kemampuan yang dimiliki oleh suatu perusahaan untuk menghasilkan laba bersih dari hasil penjualannya.

Rumus Dari Net Profit Margin

NPM dapat dihitung dengan cara membagi laba bersih setelah pajak dengan pendapatan penjualan bersih. Sehingga dapat disimpulkan rumus dari NPM, sebagai berikut :

Net Profit Margin (NPM) = Net Profit (NP) / Net Sales (NS)

Penjelasan :

  • NPM (Net Profit Margin), adalah Marjin laba bersih suatu perusahaan.
  • NP (Net Profit), yaitu Laba bersih setelah pajak yang dihasilkan suatu perusahaan.
  • NS (Net Sales), adalah pendapatan dari hasil penjualan bersih.

Baca Juga : Rumus PER

Contoh Perhitungan Net Profit Margin

Berdasarkan data dari hasil laporan tanggal 23 Agustus 2018, pendapatan penjualan bersih (Net Sales) dari salah satu perusahaan yang berada di kota K sebesar Rp. 20.368.000.000,-.

Sedangkan untuk Laba Bersih dari perusahaan tersebut setelah Pajak (Net Profit) sebesar Rp. 3.650.000.000,- . Maka, berapakah Net Profit Margin (NPM) dari perusahaan tersebut adalah?

Diketahui :

Net Sales = Rp. 20.368.000.000,-
Net Profit = Rp. 3.650.000.000,-

Ditanya :

Net Profit Margin (NPM)?

Jawab :

NPM (Net Profit Margin) = Net Profit / Net Sales
= Rp. 3.650.000.000,- / Rp. 20.368.000.000,-
NPM = 1.79 %

Jadi nilai dari Net Profit Margin salah satu perusahaan yang ada di kota K adalah 1.79 %.

Menganalisis Penilaian Dari NPM

Tujuan dari dilakukannya perhitung terhadap NPM yang dihasilakan oleh suatu perusahaan perusahaan adalah untuk menentukan tingkat keberhasilan dari keseluruhan bisinis yang dijalankan oleh suatu perusahaan.

NPM yang nilainya tinggi, maka dapat dikatakan bahwa perusahaan tersebut telah menetapkan harga produknya dengan benar dan biaya yang digunakan terkontrol dengan baik.

Margin laba bersih akan sangat bermanfaat, apabila dilakukan dengan cara membandingkan keuntungan yang dihasilkan dari pesaing bisnis di sektor yang sama.

Karena hal tersebut berarti suatu perusahaan memiliki lingkungan komersial yang sama dan basis pelanggan yang sama bahkan memiliki struktur biaya yang relatif sama.

Faktor yang Mempengaruhi NPM

Terdapat beberapa faktor yang menjadi pengaruh terhadap Net Profit Margin suatu perusahaan, yaitu diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Penjualan
  • Laba kotor
  • Laba sebelum pajak (EBT)
  • Keuntungan setelah pajak
  • Laba bersih (Net Profit)
  • Penghasilan sebelum bunga, pajak, amortisasi (EBITDA)
  • Laba operasional (EBIT)
  • Penghasilan tidak didistribusikan (RE)

Baca Juga : Rumus EPS

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan NPM?

Net Profit Margin atau Margin laba bersih merupakan sebuah rasio profitabilitas yang mengukur persentase laba bersih dari suatu perusahaan terkait dengan penjualan bersihnya.

Bagaimana cara menghitung NPM?

NPM dapat dihitung dengan cara membagi laba bersih setelah pajak dengan pendapatan penjualan bersih.

Apa tujuan dari perhitungan NPM?

Tujuan dari dilakukannya perhitung terhadap NPM yang dihasilakan oleh suatu perusahaan perusahaan adalah untuk menentukan tingkat keberhasilan dari keseluruhan bisinis yang dijalankan oleh suatu perusahaan.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk kita semua.