Rantai Makanan

Posted on

Rantai Makanan – Tentunya setiap makhluk yang hidup akan membutuhkan sebuah energi yang akan digunakan untuk bertahan hidup. Nah, energi yang mereka dapatkan berasal dari apa yang mereka makan.

Dan peristiwa ini disebut sebagai Rantai Makanan, berhubungan dengan hal tersebut, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan mengenai Rantai Makanan yang ada didunia ini.

Definisi Rantai Makanan

Rantai Makanan adalah sebuah proses perpindahan energi makanan yang berasal dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui sebuah jenjang makannya.

Food Chain dapat juga dikatakan sebagai sebuah peristiwa makan dan dimakan yang terjadi antara sesama makhluk hidup yang dilengkapi dengan urutan-urutan tertentu.

Dapa dikatakan juga bahwa Rantai Makanan ini merupakan bagian dari jaring-jaring makanan, yang mana urutan dari rantai makanan ini akan bergerak secara linear dari produsen ke konsumen teratas.

Rantai Makanan

Baca Juga : Fauna Asiatis

Komponen Dari Food Chain

Konsumen merupakan makhluk hidup yang tidak bisa membuat makanannya sendiri. Maka dari itu, untuk mendapatkan energi, seorang konsumen bergantung pada produsen atau makhluk lainnya.

Umumnya konsumen yang ada didalam Rantai Makanan ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu seperti :

1. Produsen

Produsen merupakan sebuah makhluk hidup yang dapat memproduksi zat organik yang berasal dari zat anorganik. Producer atau produsen tidak memakan makhluk hidup, justru produsen yang menghasilkan makanan sendiri dengan cara melakukan fotosintetis.

Beberapa contoh yang termasuk kedalam kelompok produsen diantaranya adalah tumbuhan hijau, lumut, dan juga alga.

2. Konsumen

Consumer adalah makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanannya sendiri, oleh karena itu ia selalu bergantung kepada organisme lainnya untuk bertahan hidup. Konsumen ini dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan, antara lain:

  • Konsumen primer adalah konsumen urutan pertama, yang mana konsumen ini mendapat energi langsung dari seorang produsen. Contohnya seperti makhluk hidup yang termasuk kedalam golongan herbivora seperti sapi, kerbau, kelinci dan lain sebagainya.
  • Konsumen sekunder adalah konsumen urutan kedua yang mendapatkan sumber energinya dari konsumen yang pertama. Contohnya seperti hewan karnivora, yaitu kucing, anjing, ular dan lain sebagainya.
  • Konsumen tersier merupakan konsumen yang memperoleh sumber energinya dengan cara memakan konsumen kedua. Contohnya seperti burung elang, alap – alap, harimau, singa dan lain – lain.

3. Dekomposer

Dekomposer merupakan komponen terakhir didalam Food Chain yang berperan untuk menguraikan bahan organik menjadi sebuah bahan anorganik.

Decomposer ini bertugas menguraikan bahan organik yang berasal dari tumbuhan mati atau bangkai hewan serta mengembalikan nutrisinya ke dalam tanah yang kemudian akan digunakan lagi oleh produsen untuk berfotosintesis.

Jenis Jenis Food Chain

Dibawah ini terdapat beberapa jenis dari Food Chain yang ada dinuia ini, yaitu diantaranya adalah :

1. Grazing Food Chain

Jenis Food Chain yang pertama ini sangat sering dijumpai dan juga kita kenali. Food Chain jenis ini diawali dengan tumbuh-tumbuhan yang berperan sebagai produsen didalam tingkat trofik pertamanya.

Umumnya jenis Food Chain ini memiliki urutan rantai seperti : Tumbuhan > Herbivora > Karnivora > Omnivora > Detrivor.

Contohnya seperti : 
Rumput → Belalang → Katak Ular Elang → Pengurai.

2. Rantai Makanan Detritus

Rantai makanan Detritus adalah salah satu jenis Food Chain yang tidak diawali dengan suatu tumbuhan, namun Food Chain ini diawali oleh Detritivor.

Detritivor ini daoat diktakan sebagai suatu organisme yang bersifat heterotrof yang memperoleh energinya sendiri dengan cara memakan sisa-sisa zat dari makhluk hidup yang lainnya.

Contohnya seperti :
Serpihan daun (sampah) → Cacing tanah → Ayam → Manusia.

Baca Juga : Fauna Australis

Contoh Dari Food Chain

Rantai Makanan

Terdapat beberapa comtoh dari Food Chain yang berasal dari berbagai Habitat, yaitu sebagai berikut :

1. Rantai Makanan Yang Ada Di Sawah

Sawah merupakan sebuah ekosistem buatan yang disertai dengan keanekaragaman hayati yang rendah. Di sawah ini lah banyak sekali tumbuhan dan salah satunya adalah padi.

Oleh sebab itu, di sana banyak sekali dijumpai suatu organisme pemakan padi misalnya seperti jangkrik, burung emprit dan lain sebagainya.

Contohnya dari rantai makanan ini adalah :

  • Padi Burung Ular Elang Pengurai.
  • Rumput Serangga Tikus Ular Pengurai.
  • Padi Serangga Katak Ular Elang Pengurai.

2. Rantai Makanan Yang Ada Di Laut

Laut merupakan salah satu ekosistem yang dapat kita jumpai dengan berbagi keanekaragaman hayati yang tinggi. Hal ini sesuai dengan ukuran laut yang sangat luas. Bahkan, seluruh isi yang ada di bumi kita ini adalah air.

Laut adalah salah satu ekosistem alami yang memiliki jangkauan lingkungan yang sangat luas. Terdapat makhluk hidup yang ada di lautan yaitu seperti fitoplankton, zooplankton, predator dan juga dekomposer.

Contoh dari rantai makanan ini adalah :

  • Energi matahari → Alga → Ikan kecil → Hiu → Pengurai.
  • Energi matahari → Fitoplankton → Udang → Ikan → Singa laut → Hiu → Pengurai.
  • Plankton → Ikan kecil→ Ikan tuna → Manusia → Dekomposer.
  • Energi matahari → Fitoplankton → Zooplankton → Udang → Gurita → Manusia.

3. Rantai Makanan Yang Ada Di Sungai

Sungai adalah salah satu ekosistem yang di dalamnya terdapat tumbuhan dan juga hewan yang dapat hidup dalam air yang mengalir. Di sana juga terdapat interaksi yang terjadi antara makhluk hidup yang saling memakan satu sama lain.

Di dalam ekosistem sungai ini akan kita jumpai berbagai macam organisme yang hidup didalamnya seperti alga dan fitoplankton yang berperan sebagai produsen. 

Contoh dari rantai makanan ini adalah :

  • Matahari → Alga → Ikan Sepat → Burung Bangau → Buaya → Pengurai.
  • Cahaya Matahari → Alga → Ikan Salmon → Beruang → Pengurai.
  • Matahari → Fitoplankton → Yuyu → Burung Bangau → Pengurai.

4. Rantai Makanan Yang Ada Di Hutan

Hutan adalah salah satu bentuk dari ekosistem alami yang sangat luas dengan keanekaragam hayati yang dapat kita temukan di dalamnya.

Oleh sebab itu, di hutan terdapat interaksi yang terjadi antar makhluk hidup dengan lingkungan yang ada disekitarnya. Tentunya mereka saling menguntungkan satu sama lain.

Contoh dari rantai makanan ini adalah :

  • Matahari → Rumput → Kelinci → Ular → Elang → Pengurai.
  • Cahaya Matahari → Tanaman → Tikus → Ular → Elang → Pengurai.
  • Matahari → Rumput → Kambing → Harimau → Pengurai.

Baca Juga : Simbiosis Parasitisme

Apa yang dimaksud dengan Rantai Makanan?

Rantai Makanan adalah sebuah proses perpindahan energi makanan yang berasal dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui sebuah jenjang makannya.

Mengapa RantaiMakanan ini ada dilingkungan makhluk hidup?

Sebab setiap makhluk hidup membutuhkan energi untuk bertahan hidup dan melakukan aktivitas yang lainnya dengan cara memakan apa yang ada disekitar mereka.

Apa yang dimaksud dengan Rantai Makanan Parasit dan Saprofit?

1. Rantai Makanan Parasit adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan organisme yang hidup dengan cara merugikan organisme lainnya (inang).
2. Rantai Makanan Saprofit adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan organisme yang bisa mengurai sisa-sisa organisme lain yang telah mati.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga membantu dan bermanfaat untuk kita semua.