Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Posted on

Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya – Bukti sejarah atau peninggalan sejarah dari Kerajaan Majapahit tidak hanya berupa bangunan saja, tetapi juga berupa sebuah batu tulis yang tersebar di beberapa wilayah yang menjadi Kekuasaan Kerajaan Sriwijaya.

Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Di bawah ini akan dijabarkan mengenai prasasti-prasasti atau batu tulis yang menjadi sumber sejarah dari berdirinya kerajaan Sriwijaya. Yuk simak ulasan yang ada di bawah ini.

Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Berikut ini merupakan prasasti-prasasti yang menjadi sumber sejarah dari adanya Kerajaan Sriwijaya, yaitu antara lain :

1. Prasasti Telaga Batu

Telaga Batu adalah salah satu prasasti yang menjadi sumber sejarah dari Kerajaan Sriwijaya. Prasasti ini dijumpai untuk pertama kalinya di dekat Telaga Biru, Ilir 3, Ilir Timur II, Palembang.

Dalam prasasti tersebut berisi tentang kutukan untuk siapa saja yang dapat membahayakan keutuhan dari Kerajaan Sriwijaya.

Di sekitar tempat prasasti ini ditemukan, terdapat prasasti lain pula yang ditemukan, yaitu Prasasti Telaga Batu 2, dimana prasasti ini berisikan tentang informasi dari lokasi sebuah candi.

2. Prasasti Kedukan Bukit

Kedukan Bukit menjadi salah satu sumber sejarah dari Kerajaan Sriwijaya yang dijumpai untuk pertama kalinya di tahun 683 M. Prasasti ini terletak di kawasan kota Palembang, yang menjadi ibukota dari Sriwijaya.

Dalam prasasti ini berisikan sebuah kisah yang menceritakan tentang Dapunta Hyang yang memiliki kemampuan untuk memakmurkan kehidupan dari setiap rakyatnya. 

Dapunta Hyang dikenal sebagai seorang raja yang memiliki sifat sangat ramah serta sangat cinta terhadap seluruh penduduk dan selalu berusaha untuk meningkatkan kehidupan dari semua rakyatnya.

3. Prasasti Talang Tuwo

Talang Tuwo menjadi salah satu sumber sejarah dari Kerajaan Majapahit yang pertama kali ditemukan di kawasan kaki Bukit Siguntang atau lebih jelasnya terletak di pesisir Sungai Musi sebelah utara.

Di dalam prasasti ini berisikan sebuah doa-doa yang ditujukan serta untuk menunjukkan bahwa semakin berkembangnya ajaran agama Buddha di wilayah Kerajaan Sriwijaya pada masa itu.

Baca Juga :
Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya
Peninggalan Kerajaan Sriwijaya
Peninggalan Kerajaan Hindu

4. Prasasti Bukit Siguntang

Bukit Siguntang adalah salah satu sumber sejarah dari berdirinya Kerajaan Sriwijaya. Prasasti ini pertama kali ditemukan dalam sebuah kompleks pemakaman dari para raja di Kerajaan Sriwijaya.

Dalam prasasti ini menceritakan atau membahas mengenai peperangan yang terjadi dan banyak sekali memakan korban jiwa dalam peperangan tersebut. Karena lokasinya inilah, banyak sekali benda bersejarah lainnya yang dijumpai bersamaan dengan batu tulis ini.

5. Prasasti Karang Berahi

Karang Berahi adalah salah satu sumber sejarah dari Kerajaan Sriwijaya yang ditemukan untuk pertama kalinya oleh Kontrolir L.M. Berkhout di tahun 1904. Lokasi penemuan prasasti ini berada di tepi daerah Batang Merangin, Desa Karang Berahi, Pamenang, Merangin, Jambi.

Dalam prasasti ini berisikan tentang doa-doa yang diberikan oleh seluruh penduduk yang tinggal di kawasan Kerajaan Sriwijaya ini untuk para dewa supaya memberi sanksi bagi siapa saja yang melanggar hukum.

6. Prasasti Leiden

Leiden menjadi salah satu sumber sejarah dari Kerajaan Sriwijaya yang ditulis dengan bahasa Sansekerta serta Tamil pada bagian permukaan lempengan tembaga. Saat ini Prasasti Leiden ini telah di simpan pada museum Belanda.

Dalam prasasti ini ada kisah yang menggambarkan hubungan baik antara dinasti Chola (Tamil) dan dinasti Syailendra (Sriwijaya) di kawasan India selatan.

7. Prasasti Hujung Langit

Hujung Langit adalah salah satu sumber sejarah Kerajaan Sriwijaya. Sumber sejarah ini terletak di daerah desa Haurkuning wilayah Lampung. Prasasti ini ditulis dengan bahasa Melayu kuno dan juga aksara Pallawa.

Prasasti ini isinya tidak terlalu jelas menjelaskan tentang apa, sebab prasasti ini sudah terdapat kerusakan yang lumayan parah. Namun, diperkirakan bahwa prasasti ini telah ada sejak tahun 997 M.

8. Prasasti Kota Kapur

Prasasti yang ditemukan di kota Kapur ini terletak di wilayah bagian barat dari pulau Bangka yang ditulis dengan menggunakan bahasa Melayu Kuno serta huruf Pallawa. Batu tulis ini dijumpai sekitar tahun 686 Masehi.

Dalam prasasti ini berisikan sebuah hal yang membahas tentang harapan dari seluruh rakyat Kerajaan Sriwijaya.

F.A.Q

Isi dari Prasasti Ligor?

Prasasti Ligor merupakan prasasti Kerajaan Sriwijaya yang didalamnya berisikan tentang kisah dari semua Raja di Kerajaan Sriwijaya, yaitu raja dari semua raja yang ada di seluruh dunia.

Kehidupan Politik dari Kerajaan Sriwijaya?

Kehidupan politik kerajaan Sriwijaya dengan cepat berkembang menjadi kerajaan yang besar dan juga menjadi pusat dari agama Buddha di wilayah Asia Tenggara. Dalam hal ini, Balaputradewa menerapkan hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan India seperti Nalanda serta Cola.

Nah, itu dia penjelasan dari Prasasti yang dimiliki oleh Kerajaan Sriwijaya. Semoga dapat menjadi pengetahuan baru untuk kita semua.

Related posts: