Perbedaan Ekonomi Makro Dan Mikro

Posted on
Perbedaan Ekonomi Makro Dan Mikro

Perbedaan Ekonomi Makro Dan Mikro – Berbicara mengenai Ekonomi memang tidak akan ada habisnya. Walaupun begitu, rasanya kita tidak bosan membahas setiap cabang atau bagian-bagian yang ada didalamnya.

Sebab Ilmu Ekonomi ini sangat berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari. Dari sekian banyaknya cabang Ilmu Ekonomi ini, terdapat dua jenis Ilmu Ekonomi yang perlu kalian ketahui, yaitu Ekonomi Makro dan Mikro.

Meskipun keduanya sama-sama termasuk kedalam cabang Ekonomi, tetapi terdapat beberapa perbedaan mendasar diantara keduanya. Apa saja yaa perbedaanya? Yuk simak…

Definisi Ekonomi Makro

Ekonomi Makro adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang didalmnya membahas mengenai perekonomian yang terdapat disuatu negara secara agregatif (menyeluruh) dengan menggunakan beberapa variabel ekonomi.

Atau dengan kata lain, didalam ekonomi makro menjelaskan tentang adanya perubahan ekonomi didalam sebuah negara yang memberikan dampak positif atau negatif bagi masyarakat dan pasar.

Ekonomi Makro dapat dianalisis melalui beberapa aspek yang terdapat didalamnya, seperti :

  • Aspek pendapatan nasional.
  • Segi kesempatan untuk bekerja.
  • Aspek laju inflasi.
  • Segi investasi, dan
  • Neraca pembayaran.

Tujuan Dari Ekonomi Makro

Secara umum, Ekonomi Makro dibentuk agar dapat membantu untuk memahami dan menyelesaikan beberapa masalah yang berhubungan dengan perekonomian serta sebagai penentuan dari kebijakan yang akan diambil.

Berikut ini beberapa tujuan lainnya dari Ekonomi Makro adalah :

  • Berperan dalam membantu meningkatkan daya tampung produksi.
  • Berupaya untuk membantu meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat.
  • Berperan dalam mengendalikan laju inflasi yang ada pada suatu negara.
  • Berperan dalam membantu meningkatkan pendapatan nasional dari suatu negara.
  • Sebagai media untuk menjaga kestabilan perekonomian yang ada pada sebuah negara.

Baca Juga : Pasar Monopoli – Pengertian, Contoh, Ciri Ciri dan Karakteristik

Ruang Lingkup Dari Ekonomi Makro

Memicu pada beberapa penjelasan yang ada diatas, dibawah ini terdapat beberapa ruang lingkup dari Ekonomi Makro, yaitu adalah :

1. Meningkatkan Kegiatan Prekonomian dari Suatu Negara

Didalam teori ini akan diketahui sudah sejauh mana suatu perekonomian menghasilkan sebuah barang dan jasa. Ulasan mengenai Ekonomi Makro tersebut akan memberikan beberapa rincian dari pengeluaran secara keseluruhan yang meliputi :

  1. Daya konsumsi dari rumah tangga.
  2. Pengeluaran atau biaya yang dibutuhkan oleh sebuah pemerintahan.
  3. Biaya pengeluaran dari sebuah perusahaan atau investasi.
  4. Pengeluaran biaya untuk Eksport dan Import.

2. Peraturan Pemerintah

Perekonomian yang terdapat pada suatu negara tidak luput dari permasalah pengangguran dan inflasi. Para pemerintah harus melakukan beberapa usaha untuk mengatasi permasalahan yang ada melalui beberapa peraturan, baik itu peraturan moneter dan fiskal.

Dibawah ini lah penjelasannya :

  • Monetary Policy, yaitu sebuah kebijakan yang dilakukan oleh para pemerintah yang digunakan untuk memberikan pengaruh terhadap jumlah uang yang beredar dilingkungan masyarakat.
  • Fiscal Policy, yaitu sebuah langkah yang dilakukan oleh pemerintah dalam upaya untuk mengubah beberapa struktur dan jumlah pajak yang disertai dengan pengeluaran yang bertujuan untuk mempengaruhi aktivitas perekonomian.

3. Biaya Secara Keseluruhan

Pada saat biaya yang dikeluarkan tidak mencapai tingkay yang sudah ditentukan maka hal tersebut akan menjadi permasalahan dalam sebuah perekonomian.

Sebab hal tersebut akan digunakan untuk meningkatkan lapangan kerja dan mengontrol laju inflasi, maka dari itu pengeluaran secara keseluruhan harus berada pada tingkat yang ideal.

Baca Juga : Pasar Monopolistik – Pengertian, Contoh dan Ciri Ciri

Definisi Ekonomi Mikro

Ekonomi Mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang secara khusus digunakan untuk mempelajari mengenai perilaku seorang konsumen dan perusahaan serta sebagai penentu dari harga-harga pasar terhadap barang yang diperjual belikan.

Microeconomics secara langsung memiliki pengaruh terhadap adanya penentuan keputusan dalam hal penawaran serta permintaan barang dan jasa.

Secara umum, terdapat beberapa aspek yang dianalisis dalam Ekonomi Mikro itu sendiri, yaitu diantaranya adalah :

  • Penyelidikan mengenai biaya dan juga manfaat dari Ekonomi Mikro.
  • Adanya teori permintaan dan juga penawaran.
  • Aspek keelastisitasan permintaan dan penawaran.
  • Model-model sebuah pasar.
  • Aspek Industri.
  • Teori produksi dari suatu barang dan jasa.
  • Teori harga barang dan juga jasa.

Ruang Lingkup Dari Ekonomi Mikro

Ruang lingkup dari ekonomi mikro itu sendiri terbentuk dengan adanya dua unsur seperti konsumen dan produsen. Sebab jika tidak ada kedua unsr tersebut maka tidak akan ada yang namanya kegiatan ekonomi.

Dibawah ini terdapat beberapa contoh dari ruang lingkup Ekonomi Mikro, yaitu :

  • Adanya permintaan, penawaran dan keseimbangan harga pasar.
  • Terdapat elastisitas permintaan dan juga penawaran.
  • Teori yang berkaitan dengan perilaku seorang konsumen.
  • Adanya teori produksi yang meliputi biaya penerimaan produsen, dan juga laba.
  • Adanya pasar persaingan sempurna yang meliputi pasar monopoli dan oligopoli.
  • Terdapat pasar persaingan tidak sempurna seperti pasar monopolistik.
  • Permintaan akan data pemasukan.
  • Adanya mekanisme harga dan distribusi pendapatan.

Baca Juga : Pasar Modal – Pengertian, Fungsi, Manfaat, Peran dan Instrumen

Perbedaan Ekonomi Makro dan Mikro

Setelah menyimak beberapa penjelasan yang ada diatas, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa perbedaan yang mendasari keduanya, antara lain :

Ekonomi MakroEkonomi Mikro
Dapat dikatakan sebagai ilmu ekonomi yang membahas permasalahan ekonomi dalam sekala besar seperti keuangan negara.Dapat dikatakan sebagai ilmu ekonomi yang membahas permasalahan ekonomi dalam sekala kecil seperti keperluan rumah tangga.
Menurut makro harga adalah nilai dari komoditas secara keseluruhan.Menurut ekonomi mikro harga adalah nilai dari suatu komoditas.
Menjaga kesetabilan dari tingkat harga secara umum.Sebagai penentu harga dan faktor produksi.
Ruang lingkup Ekonomi Makro meliputi penetapan tingkat perekonomian yang terdapat pada sebuah negara.Runag lingkup Ekonomi Mikro meliputi penawaran dan permintaan.
Apa yang dimaksud dengan Ekonomi Mikro dan Makro?

Ekonomi Mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang secara khusus digunakan untuk mempelajari mengenai perilaku seorang konsumen. Sebaliknya,
Ekonomi Makro adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang didalmnya membahas mengenai perekonomian disuatu negara secara agregatif.

Apa tujuan dari Ekonomi Mikro?

Tujuan utama dari Ekonomi Mikro bagi perusahaan yaitu agar dapat menganalisis pasar dan juga bagaimana metode yang digunakan untuk membentuk harga relatif dari barang dan jasa.

Apakah tujuan dari mempelajari Ilmu Ekonomi?

Umumnya, tujuan dari mempelajari ilmu Ekonomi yaitu agar kita dapat dengan mudah mengetahui apa saja kebutuhan hidup kita, bagaimana cara memenuhi kebutuhan hidup tersebut dan lain-lain

Demikianlah pembahasan dari ulasan kali ini mengenai Perbedaan Ekonomi Makro dan Mikro, semoga artikel kali ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan baru untuk kita semua..