Perbedaan Difusi Dan Osmosis

Posted on
Perbedaan Difusi Dan Osmosis

Perbedaan Difusi Dan Osmosis – Didalam istilah Ilmiah Difusi dan Osmosis sering diartikan sebagai sebuah proses yang berperan dalam mengirim atau memindahkan unsur material dari satu posisi ke posisi lainnya.

Perbedaan paling mendasar yang terdapat dari keduanya dapat kita lihat dari pengertiannya. Nah apabila ingin mengetahui lebih jauh lagi, yuk kita simak pembahasan dibawah ini.

Apa itu Difusi?

Perbedaan Difusi Dan Osmosis

Difusi adalah sebuah proses berpindahnya suatu molekul atau zat pelarut yang berasal dari derah berkonsentrasi tinggi ke daerah yang memiliki konsentrasi yang lebih rendah.

Peristiwa ini bisa terjadi disebabkan karena didalam zat cair, padat serta gas terkandung unsur-unsur partikel yang menjadi penyusunnya. Proses perpindahan tersebut akan tetap terjadi walaupun tidak memiliki Gradien Konsentrasi.

Macam – Macam Difusi

Pada dasarnya, Difusi dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu diantaranya adalah :

  1. Difusi Biasa, yaitu salah satu difusi yang terjadi pada molekul yang tidak mempunyai polar serta akan terjadi pada saat sel akan mengambil nutrisi.
  2. Difusi Khusus, yaitu salah satu difusi yang terjadi pada saat sel ingin mengambil nutrisi serta terdapat partikel yang mengandung ion hydrolhilic.

Baca Juga : Gen Adalah

Faktor Yang Mempengaruhi Difusi

Sesungguhnya ada banyak sekali faktor yang bisa mempengaruhi terjadinya Difusi, yaitu sebagai berikut ini :

  • Wilayah yang luas akan sangat berpengaruh dalam kecepatan proses Difusi.
  • Ukuran dari molekul yang lebih kecil akan mempermudah pergerakan dan akan membuat proses Difusi semakin cepat.
  • Membran partikel yang sangat tipis akan sangat mempermudah terjadinya proses Difusi.
  • Suhu panas juga dapat mempengaruhi terjadinya Difusi, sebab partikel penyusunnya mendapatkan energi panas yang akan mempercepat proses Difusi.

Proses Terjadinya Difusi

Difusi akan terjadi jika adanya pergerakan dari molekul yang terdapat didalam za cair, padat ataupun gas dari daerah yang berkonsentrasi tinggi ke daerah yang konsentrasinya lebih rendah melewati sebuah membran.

Pristiwa ini juga dapat disebut sebagai proses transportasi, sebab peristiwa ini tidak membutuhkan energi yang besar. Kecepatan dari peristiwa Difusi hanya dapat ditentukan dengan jumlah zat yang ada, jumlah celah yang terdapat pada membran serta kecepatan gerak kinetik.

Conoh Proses Difusi

Agar kalian lebih memahaminya lagi, kami akan memberikan beberapa contoh dari proses terjadinya Difusi, yaitu sebagai berikut :

  1. Ketika kita sedang memasukkan garam pada makanan, maka garam tersebut akan larut dan merata.
  2. Pada saat kalian menambahkan gula didalam segelas air tawar, lama kelamaan air tawar dan gula akan bercampur menjadi satu dan membuat air tawar menjadi manis.
  3. Ketika kita menambahkan bubuk deterjen kedalam rendaman cucian, lama kelamaan deterjen tersebut akan larut dan membuat cucian menjadi harum.

Apa itu Osmosis?

Perbedaan Difusi Dan Osmosis

Osmosis adalah sebuah peristiwa bergeraknya zat pelarut yang berada didalam sebuah larutan. Dimana larutan tersebut memiliki daya konsentrasi lebih rendah yang melewati sebuah membran semppermeabel ke larutan yang memiliki daya konsentrasi lebih tinggi.

Dalam peristiwa ini, pasti akan mengakibatkan molekul yang terdapat pada sebuah zat pelarut akan bergerak untuk berpindah dari larutan yang memiliki tekstur lebih encer ke larutan yang lebih kental.

Baca Juga : Metabolisme – Pengertian, Proses, Contoh dan Fungsinya

Faktor yang Mempengaruhi Osmosis

Sebenarnya, terdapat banyak sekali faktor yang mempengaruhi proses terjadinya Osmosis, yaitu diantaranya adalah :

  • Ukuran Molekul, apabila ukuran molekul lebih kecil diabndingkan dengan lubang membran, maka hal ini akan membuat molekul lebih mudah meresap.
  • Keterlarutan Lipid, apabila molekul tersebut mempunyai tingkat kelarutan lipid lebih besar besar maka akan meresap lebih cepat.
  • Luas Permukaan Membran, apabila permukaan yang terdapat pada membran lebih luas maka hal ini akan membuat penyerapan lebih cepat.
  • Faktor Suhu, pergerakan dari molekul tersebut sangat dipengaruhi oleh suhu.

Proses Terjadinya Osmosis

Supaya kita semua bisa melihat proses terjadinya Osmosis yaitu dengan cara memakai sebuah bejana yang dibatasi dengan membran semipermeabel.

Dimana didalam dua bejana tersebut ditambahkan dengan dua larutan glukosa yang terdiri dari air yang berfungsi sebagai zat pelarut. Sebaliknya, glukosa tersebut berfungsi sebagai zat yang terlarut.

Kedua zat tersebut tentunya mempunyai daya konsentrasi yang berbeda satu sama lain. Sebuah larutan yang mempunyai daya konsentrasi lebih rendah disebut dengan Isotonis. Sebaliknya, larutan yang daya konsentrasi-nya lebih tinggi disebut dengan Hipertonis.

Macam – Macam Osmosis

Sama halnya seperti Difusi, Osmosis juga terbagi menjadi 2 jenis, yaitu diantaranya adalah :

  1. Ekosmosis, yaitu sebuah proses osmosis yang terjadi yang diakibatkan zat pelarut tersebut keluar dari sel, sebab sel tersebut ada ditempat yang konsentrasinya lebih tinggi.
  2. Endosmosis, yaitu sebuah proses osmosis yang terjadi akibat adanya sebuah perpindahan yang berasal dari luar sel kedalam bagian dalam sel.

Contoh Terjadinya Osmosis

Agar kalian lebih memahaminya lagi, kami akan memberikan beberapa contoh dari proses terjadinya Osmosis, yaitu sebagai berikut :

  • Ketika anda menecelupkan tangan kedalam air, maka lama kelamaan tangan anda akan terlihat membengkak, sebab ini efek dari proses Osmosis.
  • Tanaman juga akan memakai proses Osmosis untuk pertumbuhannya, sebab tanaman akan mengambil air dan juga mineral penting.

Baca Juga : Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan (tabel & penjelasan)

Perbedaan Osmosis Dan Difusi

Tidak hanya memiliki kesamaan, kedua proses perpindahan ini juga memiliki perbedaan yang perlu kalian ketahui, yaitu antara lain :

DifusiOsmosis
Sebuah proses perpindahan zat dari larutan daya konsentrasi tinggi ke rendah.Sebuah proses perpindahan molekul dari larutan daya konsentrasi rendah ke tinggi.
Tidak terjadi melalui sebuah membran.Terjadi melalui sebuah membran.
Pada Difusi, molekul zat terlarut yang ditransfer melalui medium ruang.Pada Osmosis, solusi yang berpindah dari satu daerah ke daerah lainnya.
Terjadi dari daerah yang konsentrasinya tinggi ke rendahTerjadi dari daerah yang konsentrasinya rendah ke tinggi. 
Apa persamaan dari Osmosis dan Difusi?

Difusi dan Osmosis adalah sama-sama bentuk perpindahan molekul yang tidak membutuhkan energi eksternal untuk prosesnya.

Apa arti dari membran sel yang bersifat Semipermeabel?

Membran sel yang bersifat Semipermeabel artinya adalah sebuah membran sel yang hanya dapat dilalui oleh molekul-molekul tertentu seperti asam amino, glukosa, gliserol dan lain sebagainya.

Apa saja contoh dari proses Difusi da Osmosis?

1. Contoh Difusi misalnya ketika kita sedang memasukkan garam pada makanan, maka garam tersebut akan larut dan merata.
2. Contoh Osmosis misalnya ketika anda menecelupkan tangan kedalam air, maka lama kelamaan tangan anda akan terlihat membengkak, sebab ini efek dari proses Osmosis.

Nah, itu dia sekilas informasi dari artikel yang membahas tentang Perbedaan Difusi dan Osmosis, semoga bermanfaat bagi kita semua dan menambah wawasan baru untuk para pembaca.