Persamaan Perbedaan Cek Dan Bilyet Giro Beserta Aturannya

Posted on

Rumus.co.id – Kali ini kita akan membahas materi yang sangat menarik yaitu tentang Perbedaan Cek Dan Bilyet Giro, Kami akan jabarkan secara detail dan lengkap mulai dari pengertian, Jenis-jenis Cek, Aturan-aturan, Persamaan Dan Perbedaannya, Beserta Contohnya.

Pengertian Cek

Cek ialah perintah tertulis dari nasabah pada bank untuk menarik dananya dalam jumlah tertentu atas namanya atau yang ditunjuk. Dengan demikian, cek bisa menjadi surat perintah tanpa syarat dari nasabah pada bank dimana nasabah tersebut menyimpan uangnya. Cek ialah perintah tertulis nasabah kepada bank untuk menarik dananya sejumlah tertentu atas namanya atau atas unjuk.

Jenis-jenis Cek

Cek terbagi dari 5 jenis yaitu sebagai berikut ini :

  1. Cek atas nama
    Cek atas nama ialah cek yang diterbitkan atas nama perorangan atau badan hukum yang tertera/tertulis di dalam cek tersebut.
  2. Cek atas unjuk
    Cek atas unjuk ialah kebalikan dari cek atas nama karena didalam cek tidak tertulis nama perorangan ataupun nama badan hukum
  3. Cek silang
    Pek silang ialah cek yang dipokok kiri diberi tanda yaitu dua tanda garis sejajar, artinya cek tersebut tidak dapat ditarik kecuali dengan pemindahbukuan.
  4. Cek mundur
    Pengertian cek mundur ialah cek yang mencantumkan tanggal penarikannya pada massa yang akan datang. Cek mundur tidak bisa dicairkan atau dibayarkan sebelum tanggal yang sudah di cantumkan.
  5. Cek kosong
    Cek kosong atau blank cheque ialah cek yang penarikannya melebihi saldo yang ada.

Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Penggunaan Cek

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan cek diantaranya sebagai berikut ini :

  1. Pada saat penarik harus menyediakan dana yang cukup dalam rekening gironya pada saat Cek ditunjukkan kepada bank tertarik.
  2. Kadaluarsa Cek dihitung setelah lewat waktu 6 bulan, dimulai dari tanggal berakhirnya tenggang waktu penawaran dan tenggang waktu pengunjukan Cek ialah 70 hari dimulai dari tanggal penarikan.
  3. Jika saat Cek dikeluarkan namun ternyata dananya tidak mencukupi maka dikategorikan sebgai Cek Kosong.
  4. Jika pada saat Cek disetorkan setelah kadaluarsa dananya tidak mencukupi, tidak dikategorikan sebagai Cek Kosong.
  5. Jika terdapat perubahan ataupun coretan maka harus ditanda tangani oleh pemilik rekening.
  6. Apabila terdapat perbedaan dalam penulisan huruf dan angka pada cek, maka yang berlaku adalah ialah yang ditulis lengkap dalam huruf.
Kewajiban Cek
Kewajiban Cek

Pengertian Bilyet Atau Giro

Pengertian bilyet atau giro merupakan surat perintah dari nasabah kepada bank yang memelihara rekening giro nasabah tersebut, untuk memindah bukukan sejumlah uang dari rekening yang bersangkutan kepada pihak penerima yang disebutkan namanya atau nomor rekening pada bank yang sama atau bank yang lain.

Aturan Penggunaan Bilyet Atau Giro

Ada beberapa aturan dalam penggunaan bilyet atau giro diantaranya sebagai berikut ini :

  1. Nama bilyet giro dan nomor bilyet giro oleh orang yang bersangkutan.
  2. Nama yang tertarik.
  3. Perintah yang jelas dan tanpa syarat untuk memindah bukukan dana atas beban rekening penarik.
  4. Ada nama dan nomor rekening pemegang.
  5. Ada nama bank penerima.
  6. Jumlah dana yang dipindahkan, baik dalam angka ataupun dalam huruf selengkap-lengkapnya.
  7. Ada tempat dan tanggal penarikan.
  8. Ada tanda tangan, nama jelas, dan/atau dilengkapi dengan cap/stempel dengan persyaratan pembukaan rekening.

Persamaan Dan Perbedaan Cek Dan Bilyet Atau Giro

Persamaan

Bentuk fisik ke-2 jenis alat pembayaran ini mirip. Dan keduanya memiliki persamaan sebagai berikut ini :

  • Cek dan bilyet giro sama-sama merupakan alat pembayaran giral.
  • Cek dan giro mempunyai waktu kedaluwarsa yang sama, yaitu 70 hari.
  • Ke-2, baik cek ataupun giro, dapat dijadikan bahan perhitungan pada lembaga kliring.
  • Ke-2 adalah perintah kepada bank untuk melaksanakan mutasi pembayaran pada rekening nasabah.

Perbedaan

Selain persamaan di atas, cek dan giro mempunyai beberapa perbedaan sesuai dengan tujuan penggunaan alat bayar ini.

Cek

  • Cek bisa langsung diuangkan atau dicairkan secara tunai di bank.
  • Pembayaran dari bank dapat dilakukan atas unjuk.
  • Penarikan cek akan dikenakan biaya tambahan seperti materai.
  • Cek mempunyai fungsi sebagai surat perintah dari nasabah kepada bank untuk membayar dengan uang tunai kepada orang yang ditunjuk kepada pemegang cek tersebut.
  • Cek tidak bisa diuangkan pada bank yang bersangkutan sebelum diberi tanggal penerbitannya.
  • Hanya tercantum tanggal penerbitan karna dikenal adanya cek mundur.
  • Sumber hukumnya Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD).

Bilyet Giro

  • Bilyet giro tidak dapat langsung diuangkan secara tunai.
  • Pemindah bukuan yang dilakukan bank hanya dapat dilakukan atas nama.
  • Pihak penarik akan dibebaskan dari biaya tambahan seperti materai.
  • Bilyet giro mempunyai fungsi sebagai surat perintah dari nasabah kepada bank untuk memindahkan dananya kepada orang yang ditunjuk dan mempunyai rekening yang jelas pada bank tertentu.
  • Bilyet giro disa diserahkan bank sebelum tanggal efektif jika tanggal efektif tersebut lebih awal dari tanggal penerbitanya
  • Tercantum tanggal penerbitan dan juga tanggal efektif.
  • Sumber hukumnya Peraturan Bank Indonesia (PBI).

Inilah tadi pembahasan lengkap mengenai materi tentang Perbedaan Cek Dan Bilyet Giro, Semoga Bermanfaat…

Baca Juga :