Penyebab Pengangguran

Posted on

Penyebab Terjadinya Pengangguran – Pengangguran merupakan sebuah permasalahan besar yang kerap terjadi di sebuah negara. Bahkan disetiap negara pasti terdapat seorang pengangguran.

Permasalahan ini terjadi sebagai dampak dari ketidak seimbangan antara jumlah angkatan kerja dengan jumlah kesempatan kerja (lowongan pekerjaan).

Pada kesempatan kali ini, Rumus.co.id akan memberikan penjelasan mengenai Pengagguran dan apa penyebab dari pengangguran tersebut, yuk simak penjelasan dibawah ini.

Penyebab Pengangguran

Pengangguran Adalah?

Pengangguran dapat digambarkan sebagai orang yang tidak memiliki pekerjaan sama sekali dan sedang mencari pekerjaan, atau dia bisa menjadi penduduk yang membuka peluang bisnis baru karena dia merasa tidak mampu untuk menemukan pekerjaan.

Seseorang yang dikatakan menganggur tidak hanya sekadar tidak memiliki pekerjaan. Namun, orang yang sedang mencari pekerjaan dan orang yang bekerja tetapi tidak produktif pun dapat dikategorikan menganggur.

Baca Juga : Pasar Uang

Definisi Pengangguran Menurut Para Ahli

Selain pengertian pengangguran secara umum, ada juga beberapa pengertian pengangguran yang dikemukakan oleh para ahli, diantaranya adalah :

  • Sukirno, Pengangguran adalah suatu kondisi di mana seseorang yang tergolong kedalam angkatan kerja ingin memiliki pekerjaan tetapi belum juga mendapatkannya. Untuk mengetahui tingkat pengangguran di suatu daerah, dapat dihitung dengan cara jumlah pengangguran dibagi dengan jumlah pekerja.
  • Nanga, Pengangguran adalah suatu kondisi di mana seseorang yang masuk kedalam kategori angkatan kerja tidak memiliki pekerjaan dan juga tidak aktif untuk mencari pekerjaan.
  • Marius, Pengangguran sering didefinisikan sebagai tenaga kerja yang belum atau belum melakukan pekerjaan secara optimal.

Faktor Penyebab Pengangguran

Secara umum, terdapat beberapa halyang menjadi faktor pendorong terjadinya pengangguran semakin meningkat, yaitu diantaranya sebagai berikut :

  • Ketidak seimbangan yang terjadi antara tenaga kerja dengan lapangan pekerjaan yang disediakan.
  • Semakin meningkatnya teknologi yang digunakan di berbagai macam perusahaan.
  • Keterampilan dan juga skill yang dimiliki para pencari pekerjaan tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan.
  • Kurangnya tingkat pendidikan yang dimiliki oleh sebagian masyarakat.
  • Semakin maraknya persaingan secara global.
  • Para pencari pekerjaan memiliki harapan yang tinggi dengan pekerjaan yang mereka inginkan.
  • Tingkat kemiskinan yang tinggi di suatu negara menyebabkan masyarakatnya tidak mampu menempuh tingkat pendidikan yang tinggi.
  • Kualitas Sumber Daya Manusia dari suatu negara masih sangat rendah.
  • Adanya ketidakseimbangan yang terjadi antara penawaran dengan permintaan pada tingkat upah tertentu.

Baca Juga : Fungsi Uang, Pengertian, Definisi, Jenis dan Syaratnya

Bentuk – Bentuk Pengangguran

Bentuk – bentuk dari pengangguran dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu berdasarkan dengan penyebabnya dan berdasarkan dengan lama waktu pekerjaan.

Berikut ini penjabaran dari kedua bentuk pengguran tersebut secara lengkap, diantaranya adalah :

1. Bentuk Pengangguran Berdasarkan Penyebabnya

  • Cyclical Unemployment, adalah salah satu jenis pengangguran yang terjadi akibat adanya penaikan dan penurunan ekonomi dalam suatu negara.
  • Frictional Unemployment, adalah salah satu jenis pengangguran yang terjadi akibat pemberi lowongan pekerjaan dengan pencari kerja tidak dapat dipertemukan.
  • Structural Unemployment, adalah salah satu jenis pengangguran yang disebabkan karena adanya perubahan struktur prekonomian didalam suatu wilayah.
  • Technology Unemployment, adalah salah satu jenis pengangguran yang disebabkan karena adanya peralihan yang mulanya dari tenaga kerja manusia menjadi tenaga kerja mesin.

2. Bentuk Pengangguran Dilihat Berdasarkan Lamanya Waktu Kerja

  • Open Unemployment, merupakan seseorang yang termasuk kedalam kategori tenaga kerja tetapi ia sungguh-sungguh tidak memiliki pekerjaan.
  • Under Unemployment, adalah tenaga kerja yang tidak melakukan pekerjaan secara optimal karena tidak adanya pekerjaan. Umumnya seseorang yang tergolong sebagai pekerja setengah menganggur adalah mereka yang bekerja kurang dari 35 jam selama satu minggu.
  • Disguised Unemployment, adalah suatu tenaga kerja yang tidak melakukan tugasnya secara sempurna dikarenakan alasan tertentu.
  • Seasonal Unemployment, adalah suatu tenaga kerja yang tidak bisa berkerja sebagaimana mestinya selama pergantian musim. Misalnya, orang yang mata pencahariannya sebagai seorang petani padi yang bekerja hanya selama musim panen. Setelahnya, mereka akan menganggur dan menunggu musim yang akan datang.

Dampak – Dampak Dari Pengangguran

Terdapat beberapa dampak yang akan diterima oleh suatu negara akibat tingkat pengangguran yang semakin tinggi, yaitu diantaranya adalah :

  • Menurunnya aktivitas perekonomian dalam suatu negara.
  • Akan menyebabkan semakin berkurangnya pendapatan prkapita.
  • Berkurangnya pertumbuhan ekonomi dari suatu negara akibat tingkat pengangguran semakin tinggi.
  • Meningkatnya biaya sosial yang harus ditanggung oleh masyarakat, seperti biaya pengobatan rumah sakit jiwa dan lain sebagainya.
  • Dengan terlalu lama menganggur akan menyebabkan tingkat keterampilan semakin berkurang.
  • Semakin bertambahnya jumlah pengamen dengan pengemis dijalanan.

Baca Juga : Pengertian Ilmu Ekonomi, Konsep Dasar, Ruang Lingkup

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan Pengangguran?

Pengangguran dapat digambarkan sebagai orang yang tidak memiliki pekerjaan sama sekali dan sedang mencari pekerjaan.

Bagaimana cara mengatasi Pengangguran dalam suatu wilayah?

1. Mengadakan pertukaran pekerjaan
2. Memberikan kesempatan untuk ikut pelatihan kerja
3. Selalu berusha untuk meningkatkan kualitas pendidikan
4. Kembangkan jiwa kewirausahaan didalam diri masyarakat.
5. Memperbanyak mencari informasi tentang lowongan pekerjaan

Bagaimana cara menghitung tingkat Pengangguran di suatu daerah?

Untuk mengetahui tingkat pengangguran di suatu daerah, dapat dihitung dengan cara jumlah pengangguran dibagi dengan jumlah pekerja.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk kita semua.