Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai

Posted on

Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai – Dalam mempelajari pelajaran sejarah, sangat jarang dijelaskan tentang berbagai macam peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai walaupun peninggalan tersebut memang ada dan sudah menjadi bukti yang sangat kuat dari berdirinya Kerajaan Kutai di masa lalu.

Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai

Warisan sejarah dari kerajaan Kutai tersebut masih bisa dilihat di Museum Mulawarman yang terletak di wilayah Tenggarong, Kutai Kartanegara. Sedangkan, Sebagiannya lagi disimpan di dalam Museum Nasional Jakarta.

Kerajaan Kutai memiliki kehidupan politik turun temurun dalam arti bahwa kepemimpinan kerajaan Kutai selalu diteruskan oleh anak-anak, dari cucu hingga cicit serta sistem pemerintahan itu sudah ada sejak Aswawarman memimpin kerajaan Kutai.

Sementara itu, untuk kehidupan budaya pemerintahan Kutai masih menganut kebudayaan agama Hindu yang dapat dilihat dari ditemukannya Kalung Siwa di dekat Danau Lipan, daerah Kaman.

Selain itu, pada penelitian di tahun 2001 dijumpai beberapa lukisan yang ada di dinding goa daerah Gunung Marang yang berjarah 400 km sebelah Utara dari Kota Balikpapan.

Selain itu, ditemukan juga artefak berupa reruntuhan candi dalam bentuk tembikar, serpih, mutiara, keramik, hingga patung perunggu serta masih banyak lagi artefak lainnya yang ditemukan.

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai peninggalan-peninggalan sejarah Kerajaan Kutai, yuk simak pembahasan yang ada di bawah ini…

Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai

Peninggalan Sejarah Kerajaan Kutai

Setelah melihat penjelasan yang ada diatas, berikut ini merupakan berbagai macam peninggalan-peninggalan bersejarah dari pemerintahan Kerajaan Kutai, yaitu :

1. Kalung Ciwa

Kalung Ciwa merupakan peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai sebagai saksi dari berdirinya Kerajaan Kutai yang dijumpai di tahun 1890 M oleh warga sekitar danau Lipan, Muara Kaman. Peninggalan ini merupakan bukti sejarah ketika zaman kekuasaan Sultan Aji Muhammad Sulaiman.

Peninggalan bersejarah yang satu ini masih bisa dipakai sampai sekarang sebagai perhiasan dari para bangsawan dan juga digunakan oleh Sultan ketika sedang mengadakan upacara penobatan dari Sultan yang baru.

2. Tali Juwita

Tali Juwita merupakan peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai yang digunakan untuk melambangkan tujuh estuari serta tiga anak sungai, yaitu Belinjau, Kadang Pahu dan Belayan, yang masuk sebagai bagian dari sungai Mahakam.

Benda bersejarah ini umumnya digunakan pada saat terlaksananya upacara Bepelas yang berhubungan erat dengan dilaksanakannya festival Erau yang saat ini tetap terus dilaksanakan oleh penduduk Kalimantan.

Baca Juga :
Kerajaan Kutai
Peninggalan Kerajaan Kutai
Peninggalan Kerajaan Hindu

3. Ketopong Sultan

Ketopong Sultan merupakan mahkota yang dikenakan oleh raja dari Kerajaan Kutai di masa lampau, dimana ketopong tersebut memiliki berat yang mencapai 1.98 kg. Mahkota tersebut saat ini disimpan dalam Museum Nasional Jakarta.

Ketopong sultan ini dibuat dengan material emas serta permata yang sangat indah. Peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai yang satu ini, ditemukan pada tahun 1890 M di kawasan Muara Kaman, Kutai Kartanegara.

4. Prasasti Yupa

Yupa menjadi peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai yang memiliki peran sangat penting dan terkenal di kerajaan tersebut. Prasasti tersebut terdiri dari 7 buah prasasti yang dapat dilihat hingga saat ini.

Dalam prasasti Yupa terdapat tulisan yang ditulis menggunakan bahasa Sansekerta atau menggunakan aksara Pallawa dan isinya membahas mengenai kerajaan dan juga kejayaan di zaman pemerintahan Maharaja Mulawarman.

5. Pedang Sultan Kutai

Pedang Sultan ini adalah salah satu peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai yang berupa sebuah pedang terbuat dari material emas yang hanya dimiliki oleh seorang sultan dari pemerintahan Kutai.

Pada bagian gagang dari pedang ini terukir sebuah gambar harimau, sedangkan pada bagian sarung dari pedang ini dihiasi dengan gambar atau bentuk buaya.

6. Meriam Kutai

Meriam Kutai menjadi peninggalan bersejarah dari Kerajaan Kutai yang berfungsi sebagai senjata kuat guna mempertahankan keutuhan dari Kerajaan kutai.

Setidaknya, terdapat 4 meriam yang menjadi warisan dari pemerintahan Kutai yang sampai saat ini masih ada, yaitu Meriam Sapu Jagat, Gentar Bumi, Aji Entong, dan juga Sri Gunung.

7. Singgasana Sultan

Singgasana Sultan atau tahta kerajaan adalah peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai yang tetap dilestarikan sampai sekarang. Saat ini, singgasana tersebut bisa kita temukan di dalam Museum Mulawarman.

Sebelumnya, singgasana atau takhta sultan ini sudah pernah dipakai oleh Raja Aji Muhammad Sulaiman, Raja Aji Muhammad Parikesit dan juga mantan raja-raja yang memerintah kerajaan Kutai.

Singgasana atau tahta sultan ini memiliki berbagai macam aksesoris seperti umbul-umbul, payung serta permaisuri dari Kerajaan Kutai.

8. Keris Bukit

Keris Bukit menjadi peninggalan bersejarah dari Kerajaan Kutai yang biasanya dipakai oleh Permaisuri Kutai yang bernama Aji Putri Karang Melenu, yaitu seorang permaisuri raja yang memerintah Kerajaan Kutai pertama kali.

9. Tombak Majapahit

Tombak tua dari Kerajaan Majapahit ini termasuk sebagai buktisejarah dari Kerajaan Kutai. Peninggalan sejarah tersebut sudah ada sejak zaman dahulu kala di wilayah Muara Kaman.

Hal tersebut juga tentunya menjadi bukti bahwa Kerajaan Kutai mempunyai hubungan yang sangat baik dengan pemerintahan Kerajaan Majapahit.

10. Gamelan Gajah Prawoto

Seperangkat Gamelan Gajah Prawoto menjadi Peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai yang dianggap berasal dari tanah Jawa. Hal ini tentunya menjadi bukti kuat bahwa Kutai memang memiliki kaitan yang sangat erat dengan kerajaan-kerajaan yang berasal dari tanah Jawa.

F.A.Q

Bagaimana kehidupan ekonomi dari Kerajaan Kutai?

Menurut sejarah yang ada Kehidupan Ekonomi dari Kerajaan Kutai didukung dengan bidang pertanian, baik itu berupa sawah ataupun ladang. Selain itu, kerajaan ini juga terletak di sekitar Sungai Mahakam sehingga terbilang sangat strategis sebagai jalur perdagngan.

Apa corak dari Kerajaan Kutai?

Corak dari Kerajaan Kutai ini adalah Hindu, dengan raja pertamanya adalah Raja Kudungga.

Informasi apa yang ada didalam Prasasti Yupa?

Isi yang ada di dalam prasasti tersebut dapat kita ketahui bahwa letak dari kerajaan Kutai ada di muara sungai Kaman, Prov. Kalimantan Timur.

Demikianlah ulasan singkat pada kesempatan kali ini, semoga membantu ya sobat.

Related posts: