Peninggalan Kerajaan Ternate dan Tidore

Posted on

Peninggalan Kerajaan Ternate dan Tidore – Ternate dan juga Tidore termasuk sebagai kerajaan Islam yang terletak di wilayah Maluku. Kedua kerajaan tersebut sama-sama kerajaan yang bercorak Islam dan merupakan kesultanan tertua di Indonesia.

Peninggalan Kerajaan Ternate dan Tidore

Kerajaan-kerajaan ini sama-sama berlokasi di bagian sebelah Pulau Halmahera yaitu lebih tepatnya berada di Maluku Utara. Pada masa penjajahan, Ternate dan Tidore mempunyai peran yang sangat penting di dalam melawan kekuatan asing yang berusaha untuk menguasai Maluku.

Namun ratusan tahun kemudian, Ternate dan juga Tidore sudah tak eksis lagi. Akan tetapi, masyarakat yang tinggal di wilayah Kerajaan ini masih tetap menjunjung tinggi Adat Istiadat serta Budaya yang dihasilkan oleh kedua kerajaan tersebut.

Jejak atau peninggalan dari Kerajaan Ternate dan juga Tidore ini masih bisa kita lihat melalui sebuah bangunan atau benda-benda bersejarah yang menjadi situs bersejarah dari kedua kerajaan itu.

Peninggalan Kerajaan Ternate dan Tidore

Di bawah ini terdapat beberapa peninggalan dari Kerajaan Ternate dan Tidore sebagai bukti sejarah dari adanya kedua kerajaan ini, yaitu :

A. Kerajaan Ternate

Peninggalan Kerajaan Ternate dan Tidore

Berikut ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Ternate, yaitu :

1. Keraton Kesultanan Ternate

Bangunan bersejarah ini terletak di tengah Kota Ternate yang menghadap ke arah laut. Menurut para sejarawan, istana kekaisaran ini memiliki gaya arsitektur dari Cina, yang tercampur dengan budaya dari dalam wilayah itu sendiri.

Istana ini dikelola sebagai perlindungan budaya untuk melestarikan sejarah yang tersimpan. Bangunan ini telah dipugar, dirombak dan juga dikelola oleh pemerintah setempat sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat lokal atau wisatawan luar daerah yang berkunjung.

2. Masjid Sultan Ternate

Masjid bersejarah ini sudah didirikan sejak Kesultanan Ternate diperintah oleh Sultan Zainal Abidin, yaitu raja ke-18 dari Kerajaan Ternate. Hingga kini masih belum terdapat angka yang pas untuk memastikan kapan masjid ini dibangun.

Sebab, terdapat sejarah yang menyatakan bahwa masjid ini didirikan sekitar abad ke-17 M. Saat ini, Masjid tersebut masih dipakai oleh masyarakat sekitar untuk tempat beribadah. Bahkan, masih terdapat tradisi budaya yang sering dipraktikkan di masjid ini.

3. Makam Sultan Baabullah

Bukti sejarah dari Kerajaan Ternate selanjutnya adalah Makam dari Sultan Babullah, yaitu raja ke-24 dari Kesultanan Ternate ke-24 yang memerintah sekitar tahun 1570 hingga 1583 M.

Kemudian, nama raja tersebut diabadikan pada sebuah bandara Ternate, sebab masyarakat menganggap Baabullah adalah sultan pertama yang meningkatkan antusiasme rakyat dalam melawan penjajah yang ingin menguasai Ternate.

4. Benteng Tolukko

Kerajaan Ternate memperoleh julukan sebagai “kota seribu benteng”, dimana memang kenyataannya Kesultanan Ternate mempunyai beberapa benteng sebagai bukti sejarah dari kerajaan ini.

Akan tetapi, hanya salah satu bangunan benteng dari Kerajaan Ternate yang populer dikalangan masyarakat yaitu Benteng Tolukko. Benteng ini didirikan oleh Portugis untuk mengendalikan cengkeh dan menjadi dominasinya di antara orang Eropa lainnya.

Baca Juga :
Peninggalan Kerajaan Banjar
Peninggalan Kerajaan Perlak
Kerajaan Banten

B. Kerajaan Tidore

Peninggalan Kerajaan Ternate dan Tidore

Berikut ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Tidore, yaitu :

1. Benteng Tore dan Tahula

Benteng Tore dan Tahula adalah peninggalan dan juga situs sejarah dari zaman penjajahan Portugis. Bangunan Benteng Tore didirikan sekitar tahun 1512 M di sekitar kuburan dari Sultan Zainul Abidin.

Tidak hanya itu, benteng ini juga letaknya sangat berdekatan dengan Istana Kie atau lebih dikenal dengan Kadato Kie. Benteng ini dipakai oleh Portugis guna menghadang Belanda, bangunan ini berlokasi di Kota Soa Sio.

2. Kadato Kie (Istana Kie)

Kerajaan Tidore memberikan jejak peninggalan yang disebut sebagai Kadato, kata kadato ini bermakna Istana dan masyarakat setempat sering menyebutnya sebagai Istana Kie ataupun Kedaton Kie.

Bangunan istana ini sudah berdiri sejak tahun 1812 M atau lebih tepatnya berada di bawah pemerintahan Sultan Syahjuan T.

Saat ini bangun tersebut dipakai sebagai tempat wisata yang bersejarah, dimana para pengunjung dapat melihat secara langsung singgasana dari para sultan dan juga interior yang menggambarkan Kerajaan Tidore kala itu.

F.A.Q

Siapa pendiri dari Kerajaan Ternate dan Tidore?

Kerajaan Ternate didirikan oleh Sultan Zainal Abidin pada abad ke- 13 M. Beliau memimpin kerajaan ini dari 1486 – 1500 M. Sedangkan, Kerajaan Tidore didirikan oleh Sultan Nuku pada abad ke-15 M.

Masa Kejayaan dari Kerajaan Ternate dan Tidore adalah?

Puncak kejayaan dari Kerajaan Ternate ketika di bawah masa pemerintahan dari Sultan Baabullah. Sedangkan, puncak kejayaan dari Kerajaan Tidore ketika di bawah masa pemerintahan dari Sultan Nuku.

Letak kerajaan Ternate dan Tidore berada di?

Secara geografis, bahwa letak dari kerajaan Ternate dan juga Tidore ini berada di Kepulauan Maluku, yaitu lebih tepatnya terletak diantara Sulawesi dan juga Irian Jaya.

Demikianlah pembahasan yang dapat disampaikan dalam ulasan kali ini, semoga artikel diatas bisa membantu kalian untuk mempelajarinya.

Related posts: