Peninggalan Kerajaan Banjar

Posted on

Peninggalan Kerajaan Banjar – Kerajaan bercorak Islam yang pertama kali didirikan di pulau Kalimantan yaitu Kerajaan Banjar, yang mana kerajaan ini mempunyai keunikannya tersendiri.

Peninggalan Kerajaan Banjar

Jauh sebelum Kesultanan Banjar ini didirikan, Kerajaan Daha sudah lebih dahulu berkuasa di suatu wilayah yang kemudian menjadi wilayah kekuasaan dari Kesultanan Banjar.

Memang bisa dibilang bahwa Kerajaan Banjar ini menjadi penerus dari Kerajaan Daha yang memiliki gaya Hindu. Kesultanan Banjar ini berada di pulau Kalimantan atau lebih tepatnya saat ini terletak di Prov. Kalimantan Selatan.

Kesultanan Banjar didirikan pada tahun 1520 dengan bergaya Islam oleh Raden Samudra, walaupun raja pertama sekaligus pendiri dari Kesultanan ini masih kerabat dekat dengan Kerajaan Daha.

Raden Samudra merupakan seorang cucu dari Maharaja Sukarama yaitu seorang penguasa yang berasal dari Kerajaan Daha. Sebelum meninggal dunia, beliau menyampaikan wasiat bahwa Raden Samudra merupakan penerus dari tahta kerajaan.

Akan tetapi putra dari Maharaja Sukarama tidak bisa menerima keputusan itu dan akhirnya memusuhi Raden Samudra hingga beliau memutuskan melarikan diri dari kerajaan.

Kehidupan Kerajaan Banjar

Berikut ini merupakan kehidupan yang dialami oleh masyarakat Kerajaan Banjar, yaitu sebagai berikut :

1. Kehidupan Politik

Ketika kita melihat dari awal kerajaan ini didirikan, bahwa sudah ada campur tangan dari pihak eksternal. Saat itu, kerajaan Demak membantu Kesultanan Banjar guna menaklukkan takhta dari Kerajaan Daha, asalkan raja dan masyarakat Banjar menganut agama Islam.

Ketika kerajaan Banjar benar-benar didirikan, sistem pemerintahan saat ini di Kesultanan Banjar dan bentuk pemerintahannya mempunyai pengaruh dari Jawa.

2. Kehidupan Ekonomi

Kehidupan Banjar secara garis besar dibedakan menjadi tiga lapisan dan lapisan tersebut terlihat seperti piramida saat digambar. Lapisan atas diisi oleh para bangsawan dan juga oleh keluarga kerajaan.

Sedangkan, pada bagian tengah diisi dengan para pemuka agama serta mereka yang mengurusi mengenai sistem hukum kerajaan. Kemudian, pada lapisan yang terakhir diisi dengan masyarakat kesultanan Banjar yang terdiri dari pedagang, petani, nelayan, pengrajin dan lainnya.

3. Kehidupan Budaya

Suku-suku utama yang ada di kerajaan Banjar terdiri dari tiga golongan, yaitu Banjar Batang Banyu, yang disebut suku Maanyan. Kedua, Banjar Muara yang disebut suku Ngaju, dan yang terakhir adalah Banjar Hulu, yang disebut suku Bukit.

Suku Maanyan, Ngaju dan Bukit yang berperan sebagai suku inti dari Kerajaan ini kemudian berbaur dengan suku-suku Melayu dan juga peradaban Jawa yaitu Hindu-Budha yang memunculkan sebuah peradaban kerajaan Tanjungpura dan Daha.

Sistem Pemerintahan Kerajaan Banjar

Jambatan tertinggi yang ada di dalam sistem pemerintahan dari Kesultanan Banjar adalah Sultan yang mempunyai tugas untuk mengatasi berbagai masalah negara, politik dan juga agama yang terjadi di Kerajaan.

Namun, Sultan juga dibantu oleh Putra Mahkota yang lebih dikenal dengan sebutan Sultan Muta dan juga Dewan Mahkota, yang mana anggotanya terdiri dari kaum bangsawan dan juga Mangkubumi.

Jabatan yang berperan untuk membantu sultan disebut sebagai Mangkubumi, hal ini sama seperti istilah yang dipakai oleh kerajaan Jawa, yang mempunyai banyak fungsi dalam kerajaan Banjar.

Pekerjaan dari Mangkubumi ini dibantu oleh para menteri seperti Menteri Bumi, Kementerian Pangan, Pangiwa dan juga pejabat yang lainnya.

Peninggalan Kerajaan Banjar

Peninggalan Kerajaan Banjar

Di bawah ini terdapat beberapa peninggalan dari Kerajaan Banjar yang menjadi bukti sejarah dari adanya Kesultanan ini, yaitu :

1. Candi Agung Amuntai

Sebenarnya, bangunan candi ini tidak didirikan pada masa pemerintahan Banjar, namun jauh sebelum kesultanan ini didirikan. Candi ini diperkirakan didirikan pada tahun 740 lalu yang berada di Amuntai yaitu wilayah kekuasaan dari kesultanan Banjar.

Walaupun Candi ini tidak didirikan pada masa pemerintahan Banjar namun candi ini tetap ada kaitannya dengan Kerajaan Banjar, jika kita melihat sejarah dari berdirinya Kesultanan Banjar.

Baca Juga :
Peninggalan Kerajaan Aceh
Peninggalan Kerajaan Banten
Kerajaan Banten

2. Masjid Sultan Suriansyah

Bangunan Masjid ini didirikan ketika zaman pemerintahan Sultan Suriansyah, yaitu raja pertama sekaligus sebagai pendiri dari Kerajaan Banjar, di wilayah Kuin Utara, Banjarmasin Utara, Banjarmasin. Wilayah dikenal sebagai Banjar Lama, sebab merupakan ibukota dari kesultanan Banjar yang pertama.

Masjid yang didirikan pada masa sultan Suriansyah ini merupakan masjid tertua dan juga masjid pertama yang berdiri di Kalimantan selatan. Masjid yang berlokasi di tepi Sungai Kuin ini mempunyai arsitektur bercorak banjar tradisional yang indah dan atapnya terpisah dengan bangunan utama.

3. Makam Raja Kesultanan Banjar

Makam dari raja-raja yang pernah memimpin kerajaan ini dengan sistem kesultanan masih ada hingga sekarang serta merupakan bukti sejarah dari keberadaan kesultanan ini dan memberikan pengaruh pada penyebaran Islam di pulau Kalimantan selatan.

Raja-raja yang dikuburkan di dalam komplek pemakaman ini yaitu diantaranya adalah Sultan Suriansyah, Raja Mustain Billah, Raja Inayatullah dan masih banyak lagi.

4. Perkakas Kerajaan

Bukti sejarah dari adanya Kerajaan Banjar yang berupa peralatan ini, sekarang sudah disimpan di dalam Museum Lambung Mangkurat yang terdiri dari beberapa buku, senjata yang digunakan oleh Kesultanan Banjar, Cap kerajaan dan juga peralatan yang lainnya.

F.A.Q

Raja yang terkenal di Kerajaan Banjar adalah?

Sultan atau Raja yang paling terkenal dari Kerajaan Banjar ini yaitu Sultan Suriansyah atau yang memiliki nama asli Raden Samudra, yang mana sultan ini memerintah dari 1526 hingga 1545 M.

Penyebab dari runtuhnya Kerajaan Banjar yaitu?

Penyebab dari runtuhnya Kerajaan Banjar ini adalah saat terjadinya Perang Banjar di tahun 1905. Perang Banjar adalah peperangan yang dilakukan oleh Kesultanan Banjar guna mengusir kolonialisme Belanda.

Siapa pendiri dari Kerajaan Banjar?

Kerajaan Banjar didirikan oleh Raden Samudra yang bergelar Sultan Suriansyah, yaitu cucu dari Maharaja Sukarama. beliau juga merupakan raja pertama dari Kerajaan Banjar.

Sekian ulasan dalam artikel kali ini, semoga informasi yang disampaikan di atas, bisa menjadi wawasan baru untuk kita semua.

Related posts: