Pengertian Komponen Elektronika

Posted on

Hallo sobat Rumus.co.id kesempatan kali ini kami akan menyampaikan pembahasan materi tentang Pengertian Komponen Elektronika – lengkap dengan berbagai fungsinya, jenis, komponen, dan kegunaannya supaya mudah dipahami.

Komponen Elektronika – adalah perkembangan teknologi saat ini akan keseluruhan merupakan objek yang terhubung pada elektronik dan bisa dikatakan hampir semua perangkat akan menjadai tujuan penting dalam kinerja aktivitas sehari-hari.

Langsug saja simak pembahasan di bawah ini…?

Komponen Elektronika Adalah

Pengertian-Komponen-Elektronika

Komponen Elektronika Adalah sebuah elemen dasar untuk membentuk serangkaian pada perangkat elektronik dan biasanya akan dikemas dalam bentuk diskrit pada terminal penghubung.

Setiap komponen elektronik juag akan memiliki fungsinya dalam sejumlah komponen elektronik yang akan bertindak sebagai inhibitor sebagai filter dan dapat juga berguna sebagai kontrol pada elektronika.

Komponen elektronik terdapat nilai dan tipe masing-masing sehingga dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan apa yang diinginan dari perancang sirkuit elektronik.

Elektronik juga sebagai salah satu teknik dasar yang dapat mengontrol aliran komponen yang aktif bermuatan listrik seperti dioda, transistor atau IC pada induktor.

Penjelasan definisi elektronik di atas sangat penting dalam perangkat elektronik yang akan menjadai kombinasi yang dapat dipisahkan sehingga dapat menciptakan alat yang luar biasa.

Baca Juga: Perangkat Input

7 Jenis Komponen Elektronika

Berbagai jenis komponen elektronik maka kami juga akan menyampaikan beberapa jenis dan fungsinya yang terdapat pada komponen elektronik diantaranya adalah.

1. Resistor

Resistor adalah salah satu jenis komponen yang pasif yang berfungsi untuk memblokir dan dan dapat juga mengatur arus listrik dalam rangkaian elektronik.

Sehingga satuan nilai resistansi ohm, yang dapat dilambangkan sebagai Ω. dengan nilai resistansi dengan kode numerik atau gelang warna pada bodi resistansi.

2. Kapasitor

Kapasitor adalah salah satu jenis komponen pasif yang memiliki fungsi sebagai menyimpan energi pada periode sementara dengan nilai kapasitor farad, yang dapat digunakan untuk memiliki gelombang radio.

Baca Juga:

3. Induktor

Induktor adalah salah satu jenis komponen pasif yang memiliki fungsi sebagai mengatur frekuensi, filter dengan perangkat atau alat koneksi dalam nilai induktor Henry.

Hal ini juga akan dilambangkan sebagai H. Secara umum dari induktor yang banyak ditemukan pada sirkuit elektronik yang berhubungan dengan frekuensi.

4. Dioda

Dioda adalah salah satu jenis komponen elektronik aktif yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik untuk menghambat dari arah yang berlawanan dan komponen ini tidak memiliki nilai unit.

5. transistor

Transistor adalah adalah salah satu jenis komponen elektronik aktif yang memiliki fungsi sebagai elektronik modern sebagai penguat arus dengan interrupter pada koneksi untuk menstabilkan tegangan.

6. IC (Sirkuit Terpadu)

IC (Sirkuit Terpadu) adalah salah satu bentuk dari sirkuit terintegrasi yang berisi komponen aktif yang terdiri dari ratusan atau bahkan jutaan transistor.

Fungsi IC termasuk dapat memperkuat dan memisahkan dalam mengendalikan media penyimpanan.

7. Sakelar

Sakelar adalah jenis komponen yang memiliki fungsi sebagai alat yabg dapat menghubungkan aliran arus pada komponen dengan rangkaian elektronik tertentu.

Baca Juga: Teknologi Informasi

Kegunaan Saklar Komponen Elektronika

Dari apa yang sudah kami sampaikan diatas maka kami juga akan menyampaikan kegunaan Saklar Komponen Elektronika diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Tekanan

Tombol tekan adalah alat yang berguna dalam menghubungkan aliran arus ketika ditekan dan kembali ke posisi dalam sirkuit elektronik yang saling mengunci.

2. Toggle switch

Toggle switch adalah salah satu alat yang menghubungkan atau memutus daya dengan pergerakan sakelar secara mekanis yang memiliki ukurannya kecil dan umumnya digunakan pada sirkuit elektronik.

3. Sakelar (SS)

Sakelar (SS) adalah sebuah alat yang berfungsi dengan menawarkan beberapa kondisi sakelar yang hidup dan yang mati dan biasanya dipasang pada panel kontrol.

Untuk dapat memilih berbagai jenis operasi dengan sirkuit yang memiliki beberapa kontak yang terhubung ke sirkuit yang berbeda dengan melalui kabel, atau posisi radio.

4. Saklar mekanis

Sakelar mekanis adalah salah satu alat yang digunakan untuk otomatisasi sebagai perlindungan secara otomatis yang dapat dihidupkan atau dimatikan dengan mengubah parameter.

5. Limit switch (LS)

Limit switch banyak digunakan dalam industri pada batasan dalam bekerja yang berdasarkan rusuk sakelar pada piston tekanan atau goyangan sirip pemicu.

Konfigurasi pasar adalah:

  • Rusuk rol yang dapat disetel.
  • Piston.
  • Pisau rol standar.
  • Sirip goyangan.
  • Rusuk batang yang disesuaikan pada gerakan mekanis yang mengubah posisinya.

Contohnya:

Aplikasi sakelar ini adalah PMS (Disconecting Switch) untuk menghentikan putaran lengan motor PMS.

Sekian sobat pembahasan yang dapat Rumus.co.id sampaikan pembahasn tentang Pengertian Komponen Elektronika, besar harapan kami materi ni dapat berguna dan bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Artikel Lainnya: