Pengertian Dongeng

Posted on

Pengertian Dongeng – Bagi sebagian orang, dongeng menjadi kenangan indah dimasa kecil mereka. Sebab, cerita yang ada didalamnya sangat menginspirasi mereka untuk mencontoh perilaku yang baik.

Tidak hanya itu saja, didalam dongeng juga terdapat pesan dan nasehat yang baik guna menanamkan didalam diri mereka untuk berperilaku yang baik seperti yang dilakukan oleh tokoh-tokoh dongeng kesayangannya.

Pengertian Dongeng

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai pembahasan pada kesempatan kali ini. Yuk kita simak penjabaran lengkapnya dibawah ini.

Pengertian Dongeng

Dongeng sering diartikan sebagai sebuah karya sastra lama yang berisikan cerita luar biasa serta penuh dengan khayalan (fiksi), dan oleh semua masyarakat dianggap sebagai sebuah cerita yang tidak benar-benar terjadi di dunia nyata.

Namun, ada juga yang mengatakan bahwa Dongeng merupakan sebuah cerita tradisional yang sudah diceritakan secara turun temurun atau dari generasi ke generasi dengan tujuan menghibur dan mengajarkan kebaikan.

Walaupun cerita ini mengandung fiksi, namun tak jarang juga cerita ini dibuat berdasarkan peristiwa yang pernah terjadi di dunia nyata.

Baca Juga : Cerita Fantasi

Pengertian Dongeng Menurut Para Ahli

Selain penjelasan mengenai Dongeng secara umum, terdapat beberapa Pengertian Dongeng yang dikemukakan oleh para ahli, seperti yang ada di bawah ini :

Kamisa

Menurut Kamisa, Dongeng adalah sebuah kisah yang diceritakan atau ditulis dengan tujuan untuk menghibur dan yang biasanya tidak benar-benar terjadi didalam kehidupan nyata.

Dongeng merupakan sebuah bentuk karya sastra, yang kisahnya tidak benar-benar imajiner dan mengandung ajaran moral.

Semi

Menurut Semi, Dongeng adalah sebuah cerita fiksi yang biasanya menceritakan tentang asal usul suatu tempat atau negeri atau peristiwa aneh dan mengejutkan yang terjadi dalam kehidupan manusia ataupun hewan.

Liberatus Tengsoe

Menurut Liberatus Tengsoe, Dongeng merupakan sebuah cerita khayalan yang kebenarannya sangat sulit untuk dipercaya karena didalamnya terdapat sebuah hal-hal yang sifatnya magic, aneh serta tidak masuk akal.

Nurgiantoro

Menurut Nurgiantoro, Dongeng merupakan sebuah kisah yang tidak secara nyata terjadi dalam kehidupan yang sebenarnya dan umumnya cerita tersebut tidak masuk akal.

Karakteristik Teks Dongeng

Secara umum, Dongeng memiliki ciri-cirinya tersendiri yang dapat membedakannya dengan jenis teks lainnya, yaitu diantaranya adalah :

  • Kisah yang tertulis didalam dongeng memiliki jalan cerita yang sangat sederhana.
  • Ceritanya biasanya sangat pendek dan bergerak cepat.
  • Tokoh dalam dongeng umumnya tidak dijelaskan secara rinci.
  • Dongeng umumnya disampaikan secara lisan dengan tujuan sebagai hiburan atau dongeng sebelum tidur.
  • Umumnya, dongeng berisikan pesan moral yang ditujukan kepada para pendengar atau pembaca.

Struktur Didalam Teks Dongeng

Perlu kalian ketahui, bahwa didalam cerita dongeng hanya terdapat 3 bagian yang memiliki peran penting, seperti yang ada dibawah ini :

  • Pendahuluan (Pembuka) : Merupakan bagian pengantar dari sebuah dongeng. Bagian ini umumnya terletak di awal cerita dan biasanya menjelaskan secara singkat isi dongeng tersebut.
  • Isi (konten/peristiwa) : Merupakan bagian yang sangat penting dan utama dari dongeng, di mana isinya menjelaskan setiap peristiwa yang terjadi dengan cara yang terstruktur.
  • Kata penutup : Merupakan bagian terakhir dari dongeng yang biasanya berisikan sebuah pesan moral dan kata-kata penutup yang ditujukan kepada para pembaca.

Unsur – Unsur Intrinsik Dalam Cerita Dongeng

Selain struktur, didalam teks cerita Dongeng juga terdapat beberapa unsur yang menjadi landasan pembuatan teks Dongeng, diantaranya adalah :

  1. Theme, merupakan sebuah ide dasar di balik penciptaan teks dongeng.
  2. Background, terdiri dari ruang, waktu, suasana dan juga instrumen dari suatu peristiwa atau peristiwa yang terjadi dalam karya sastra.
  3. Plot, adalah sebuah jalan cerita yang terjadi dalam karya sastra.
  4. Figure, adalah aktor yang menampilkan dirinya dalam sebuah cerita.
  5. Characterization, terdiri dari karakter, sifat, sikap, postur, kondisi fisik dari tokoh didalam sebuah cerita.
  6. Viewpoint, adalah posisi penulis ketika ia melihat suatu peristiwa dalam sebuah cerita.
  7. Mandate, adalah pesan yang ingin disampaikan oleh penulis atau penulis skenario kepada pembaca.
  8. Majas, merupakan gaya bahasa yang dipakai dalam penulisan teks dongeng yang bertujuan untuk memberikan efek-efek imajinatif sehingga teks dongeng menjadi lebih hidup.

Baca Juga : Cerita Rakyat

Macam – Macam Cerita Dongeng

Secara umum, terdapat beberapa macam teks cerita yang termasuk kedalam kategori dongeng, diantaranya adalah :

  • Legenda, merupakan semacam dongeng yang dianggap beberapa orang lokal nyata dan benar terjadi, tetapi tidak dianggap sakral atau suci. Contoh dari legenda adalah Danau Toba, Batu Menangis, Batu Belah dan masih banyak lainnya.
  • Fabel, adalah semacam dongeng yang didalamnya menceritakan kehidupan hewan, di mana hewan-hewan tersebut dapat berperilaku layaknya manusia. Contoh dari fabel adalah Kancil dan buaya, semut dan belalang, Buaya yang tamak dan masih banyak lagi.
  • Parabel, adalah sejenis dongeng, yang kisahnya mengandung nilai-nilai pendidikan, baik itu pendidikan moral, agama atau pendidikan tersirat lainnya. Contoh dari sebuah parabel adalah Malinkundang.
  • Sage, adalah sebuah dongeng di mana didalamnya mengandung unsur sejarah, tetapi masih sulit untuk dipercayai kebenarannya. Sebab unsur-unsur historis dipicu oleh unsur-unsur fantasi. Contoh dari sage adalah Raden Kian Santang dan Jaka Tingkir.
  • Mite, adalah sejenis dongeng namun didalamnya menceritakan kehidupan hantu, setan, makhluk halus atau dewa. Karena itu, kisah ini disebut sebagai mitos. Contoh mitos adalah kisah Mak Lampir dan dongeng Jaka Tarub.

Contoh Teks Dongeng

Setelah menyimak beberapa penjelasan secara rinci mengenai Dongeng, dibawah ini terdapat contoh teks Dongeng, yaitu sebagai berikut :

#Contoh 1 : Joni Sang Pemburu

Dahulu kala, hiduplah seorang pemburu yang bernama Joni, beliau adalah seorang pemburu yang sangat tangguh. Beliau tinggal di sebuah desa dekat dengan aliran Sungai Mahoroi, yang merupakan anak Sungai Kahayan.

Pada suatu hari, Joni pergi untuk mencari hewan buruan. Akan tetapi, hingga waktu sudah menunjukkan menjelang malam, ia masih belum juga mendapatkan hewan buruannya.

Namun, Joni tidak pantang menyerah ia terus menyusuri hutan, hingga dia menemukan jejak kaki rusa. Ia pun mengikuti kemana arah jejak kaki tersebut pergi. Tak lama kemudian ia melihat seekor rusa yang berada didalam cengkraman mulut naga.

Karena ketakutan, akhirnya Joni memutuskan untuk bersembunyi dibalik pohon sambil terus mengintip sang naga yang ingin memakan mangsanya. Akan tetapi, sang naga melihat bahwa ada seseorang yang mengintipnya.

Dalam waktu yang sekejap, naga tersebut berubah menjadi manusia biasa dan menghampiri Joni yang masih bersembunyi di balik pohon.

“Hei, untuk apa kamu ada disini, tidak seharusnya kamu mengintip naga yang sedang memakan mangsanya! Sekarang telan rusa itu!” Suara pemuda tersebut dengan nada yang membentak.

Tanpa pikir panjang, Joni mendekati rusa tersebut yang sudah lemas karena luka-luka terkena gigitan naga. Namun ajaibnya, Joni bisa menelan rusa tersebut bulat-bulat tanpa dipotong terlebih dahulu.

Joni tidak menyadari bahwa dirinya sudah dikutuk menjadi awet muda oleh naga, karena ia mengintip naga yang sedang makan. 150 tahun pun sudah berlalu, seluruh saudara Joni heran karena ia awet muda.

Ia kemudian menceritakan semua rahasianya. Namun, ia malah berubah menjadi seekor naga. Joni sangat sedih dan menyesali perbuatannya, kemudian ia pergi ke Sungai Kahayan. Sejak saat itu, ia menjadi penjaga di Sungai Kahayan.

#Contoh 2 : Anjing dan Tiga Kancil Kecil

Hai kawan-kawan, perkenalkan namaku adalah Anjing, lebih tepatnya Anjing besar yang galak. Tapi sebenarnya, aku tidak galak justru yang galak itu adalah ketiga Kancil Kecil tersebut. Baiklah aku akan menceritakan alasannya.

Di suatu hari yang sangat cerah, aku sedang berjalan-jalan menyusuri pinggir sungai sambil bersiul ria. Tak lama kamudian, aku melihat sebuah gubuk tua yang terbuat dari jerami dan aku pun berhenti sejenak untuk melihatnya.

Kemudian aku menarik nafas sedalam mungkin dan bersiul sangat keras. Akan tetapi siulan ku tersebut malah merubuhkan gubuk tersebut. Namun, aku berfikir kenapa bisa siulan ku merubuhkan gubuk ini.

Tak lama terlihat seekor kancil kecil yang berlari dari balik runtuhan gubuk itu dan menuju kesebuah rumah kayu. Aku berniat untuk meminta maaf, namun lagi-lagi suara ku mengahncur kan rumah itu.

Dua kancil kecil yang berasal dari balik bangunan itupun berlari menuju sebuah bangunan bata. Karena aku takut kejadian sebelumnya terulang lagi, aku terpaksa menaiki aap dan masuk melalui cerobong asap.

Namun, ekor ku justru malah dibakar oleh ketiga kancil kecil tersebut dan mereka menyebarkan berita ini kepada semua orang seolah-olah aku yang salah. Padahal semua kekacauan ini merekalah dalangnya.

Baca Juga : Contoh Cerita Fabel

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan Dongeng?

Dongeng sering diartikan sebagai sebuah karya sastra lama yang berisikan cerita luar biasa serta penuh dengan khayalan (fiksi), dan oleh semua masyarakat dianggap sebagai sebuah cerita yang tidak benar-benar terjadi di dunia nyata.

Tujuan utama dari penulisan Dongeng adalah?

Tujuan utama dari pembuatan Dongeng yaitu untuk menghibur serta memberikan nilai-nilai moral kepada anak-anak.

Fungsi dari Dongeng adalah?

1. Sebagai sarana hiburan atau refreshing.
2. Sarana pendidikan untuk anak usia dini.
3. Untuk mewariskan nilai-nilai moral yang baik.

Demikianlah pembahasan dari ulasan kali ini mengenai Pengertian Dongeng beserta hal-hal didalamnya, semoga menjadi wawasan baru untuk kita semua.