Pengertian Campuran

Posted on

Pengertian Campuran –  Campuran merupakan Suatu material yang terbentuk dari penggabungan antara dua Zat atau lebih, yaitu berupa Zat Padat, Gas, Cairan, dan Sifat yang terdapat didalamnya tidak mengalami kehilangan.

Pengertian Campuran

Dalam hal ini Zat yang telah tercampur tidak memiliki Komposisi atau Takaran yang tetap, dan tidak menyatu pada Zat lain-lainnya. Oleh karena itu Zat yang telah tercampur didalam Zat lainnya masih memiliki sifat-sifat  Zat.

Sifat Sifat Campuran

Berdasarkan Zat Penyusun memiliki sifat yang berbeda-beda, tetapi meskipun Zat ini telah tercampur didalam Zat lainnya masih memiliki sifat-sifat bawaannya, yaitu sebagai berikut :

  1. Memiliki dua jenis Zat atau lebih
  2. Zat Penyusun masih memiliki sifat asli
  3. Memiliki perbandingan yang tidak tetap atau sembarangan
  4. Tidak dapat diuraikan kembali dengan menggunakan proses yang biasa
  5. Dapat diuraikan kembali dengan menggunakan proses Fisika

Ciri Ciri Campuran

Berdasarkan dalam kehidupan sehari-hari, Campuran memiliki ciri-ciri sebagai berikut ini :

1. Proporsi Dapat Berubah

Dalam proses penggabungannya Campuran secara fisik tanpa menggunakan proporsi yang pasti, Misalnya pada Jus Buah dapat berubah-ubah proporsinya, karena antara Sari Buah yang telah tercampur dengan proporsi Air sebagai Zat Penyusunannya.

Hal ini sangat berbeda dengan Senyawa yang memiliki komposisi tetap, Misalnya pada Senyawa Air yang terbentuk dari 2 Atom Hidrogen dan 1 Atom Oksigen.

2. Tidak Menghasilkan Zat Baru

Campuran yang telah terbentuk, tidak dapat menghasilkan Zat yang baru. Karena setiap komponen-komponen penyusunnya mempertahankan sifat-sifat aslinya.

Hal ini sangat berbeda pada Senyawa yang terbentuk, dapat menghasilkan Zat yang baru dan sifat-sifat yang baru.

3. Proses Pemisahan Dilakukan Secara Fisik

Komponen Zat Penyusun dari Campuran dapat dipisahkan dengan menggunakan Proses secara Fisik, Misalnya dengan menggunakan Alat Penyaring atau Alat Pengendapan. Setelah proses pemisahan terjadi, Zat yang sebelumnya telah tercampur dapat dikembalikan dalam kondisi semula.

4. Sifat Campuran Sama Dengan Pembentuk

Campuran tidak dapat dilakukan dengan proses Reaksi Kimia, oleh karena itu perubahan Sifat pada Zat Penyusun dari Campuran tidak mengalami perubahan. Tetapi memiliki sifat-sifat yang sama tetap ketika tercampur kedalam Air.

5. Zat Penyusun Dapat Terlihat

Zat Penyusun yang terdapat pada Campuran, dapat dilihat dengan mata secara mudah dan jelas.

Macam Macam Campuran

Berdasarkan Zat Penyusun sebagai pembentukan Campuran, terbagi menjadi 2 macam-macam bentuk, yaitu sebagai berikut :

A. Campuran Homogen

Campuran yang terbentuk dari dua Zat Penyusun atau lebih dan memiliki suatu persamaan, dengan komponen-komponen berupa Partikel yang dapat dilihat secara jelas dan tidak dapat dibedakan kembali, serta Bidang Batas antara Zat tidak dapat dilihat dengan jelas, meskipun menggunakan Alat Mikroskop.

Ciri Ciri Campuran Homogen

Berdasarkan dari pengertian diatas Campuran Homogen dapat kita simpulkan, bahwa Campuran ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Memiliki partikel Penyusun antara yang satu dengan yang lainnya tidak dapat dibedakan.
  • Memiliki persamaan Rasa.
  • Memiliki sama rata pada Warna.
  • Memiliki tingkat Konsentrasi yang sama.
  • Zat yang tercampur memiliki Perbandingan yang sama.
  • Dapat berwujud berupa Zat Padat, Gas dan Cairan.
  • Pemisahan Campuran tidak bisa dilakukan melalui proses Mekanis, tetapi dapat dilakukan melalui proses yang lebih sulit (Distilasi).

Sifat Campuran Homogen

Campuran Homogen atau Larutan ini memiliki sifat bahwa, setiap Zat Penyusun yang berfungsi sebagai pembentukannya memiliki persamaan, baik berupa Rasa, Warna, dan Perbandingannya.

Zat Penyusun yang sebagai pembentukan Campuran Homogen ini, dapat berupa Zat Padat, Gas, atau Cairan. Contoh seperti Larutan Garam merupakan penggabungan antara dua Zat, yaitu antara Air (Cairan) dan Garam (Padat), tetapi Rasa, Warna, dan Perbandingannya masih dapat dirasakan kemurniannya.

Contoh Homogen Dalam Kehidupan

Pada pembahasan Sifat Homogen diatas, setiap Zat Penyusun yang berfungsi sebagai pembentukan Campuran memiliki persamaan, yaitu berupa Rasa, Warna, dan Perbandingannya. Berikut ada beberapa contoh maksud dari Campuran Homogen yang terdapat didalam kehidupan sehari-hari.

1. Contoh Antara Gas Dalam Gas

Suatu Gas dapat dilarutkan dalam bentuk-bentuk Gas lainnya, dan Suatu Gas dapat melarutkan bentuk-bentuk Gas lainnya.

Contoh : 

Udara merupakan campuran dalam gas lainnya, yaitu terdiri dari 21% Oksigen (O²), 78% Nitrogen (N), 1% Karbondioksida (Co²), Uap Air (H²O), Helium (He), Argon (Ar), Neon (Ne), dan Gas lainnya.

2. Contoh Antara Gas Dalam Cairan

Suatu Gas yang tercampur didalam Cairan sehingga dapat membentuk sebuah Larutan.

Contoh :

Minuman Bersoda merupakan campuran antara Gas dalam Cairan, yaitu terdiri dari Air (H²O), Karbondioksida (Co²), Pemanis (Natrium Siklamat, Aspartam, Cafein), Pewarna, Asam Fosfat (V), dan Lain-lainnya.

3. Contoh Antara Gas Dalam Padat

Suatu Gas yang tercampur didalam Zat Padat sehingga dapat membentuk sebuah Larutan.

Contoh :

Logam Paladium merupakan campuran antara Gas dalam Zat Padat, yaitu terdiri dari Nitrogen (N), Karbondioksida (Co²), dan Uap Air (H²O).

4. Contoh Antara Cairan Dalam Cairan

Suatu Cairan dapat dilarutkan dalam bentuk-bentuk Cairan lainnya, dan Suatu Cairan dapat melarutkan bentuk-bentuk Cairan lainnya.

Contoh :

Alkohol dengan Air (Zat Cairan yang dapat dilarutkan dalam Cairan lainnya) dan Minyak dengan Air (Zat Cairan yang tidak dapat dilarutkan dalam Cairan lainnya).

5. Contoh Antara Padat Dalam Cairan

Suatu Zat Padat dapat dilarutkan dalam Cairan, dan ada juga Zat Padat yang tidak dapat dilarutkan dalam Cairan.

Contoh :

Gula Batu dengan Air (Zat Padat yang dapat dilarutkan dalam Cairan) dan Batu dengan Air (Zat Padat yang tidak dapat dilarutkan dalam Cairan).

6. Contoh Antara Padat Dalam Padat

Suatu Zat Padat dapat dilarutkan dalam bentuk Zat Padat lainnya, sehingga dapat membentuk wujud sesuai keinginan Pembuatnya.

Contoh :

Partikel Emas dengan Partikel Emas lainnya dapat berubah menjadi sebuah Perhiasan.

B. Campuran Heterogen

Campuran yang terbentuk dari dua Zat Penyusun atau lebih dan memiliki suatu Fase yang berbeda-beda.

Ciri-Ciri Campuran Heterogen

  • Partikel Penyusun dapat dibedakan dengan Partikel Penyusun lainnya
  • Memiliki warna yang tidak sama (Degradasi)
  • Memiliki rasa yang tidak sama pada setiap lapisan
  • Zat Perbandingan yang telah tercampur tidak sama
  • Memiliki Konsentrasi yang tidak sama
  • Memiliki wujud berupa Zat Padat, Gas, dan Cairan
  • Pemisahan Campuran dapat dilakukan secara Mekanis

Sifat Campuran Heterogen

Campuran Heterogen ini memiliki sifat bahwa, setiap Zat Penyusun yang berfungsi sebagai pembentukannya tidak memiliki persamaan, baik berupa Rasa, Warna, dan Perbandingannya.

Zat Penyusun yang sebagai pembentukan Campuran Homogen ini, dapat berupa Zat Padat, contoh seperti Campuran Kopi dengan Air, hal ini karena Kopi memiliki persamaan dengan sifat-sifat Pasir.

Contoh Heterogen Dalam Kehidupan

Berikut ini ada beberapa contoh Campuran Heterogen yang banyak terjadi pada kehidupan sehari-hari, dalam fase yang berbeda-beda :

1. Beton merupakan campuran dari Agregat (Padat), Semen (Padat), dan Air (Cairan).

2. Gula Batu dengan Pasir memiliki suatu persamaan, yaitu Antara Kristal Gula dan Partikel Pasir berukuran kecil.

3. Minuman Bersoda merupakan campuran dari Air (Cairan), Pemanis (Padat), dan Karbondioksida (Gas).

4. Minuman Kopi merupakan campuran dari Serbuk Kopi (Padat), Gula Batu (Padat), dan Air (Cairan).

5. Makanan Sereal merupakan campuran dari Gandum (Padat) dan Susu (Cairan)

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Pengertian Campuran beserta Ciri-Ciri, Sifat, Macam-Macam Bentuk, dan Contoh Campuran dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.