Pengertian B/L (Bill Of Lading) Jenis, Fungsinya

Posted on

Rumus.co.id – Pernahkah anda melihat penyitaan barang? Mengapa tidak memperbolehkan membawa barang tersebut? Karena orang tersebut tidak bisa menunjukkan surat bahwa barang tesebut miliknya. Berikut ini kita akan membahas mengenai pengertian B/L (Bill Of Lading) jenis, fungsinya.

Pengertian B/L

Pengertian B/L (Bill Of Lading) adalah surat tanda terima barang kepada kapal laut atau bukti kepemilikan barang yang berisi perjanjian pengangkutan barang. B/L digunakan untuk khususnya kapal laut yang mengangkut ekspor impor barang. Ketika barang ada surat B/L (Bill Of Lading) maka barang tersebut akan diberikan jaminan dan pengamanan yang ketat.

Bukan hanya pengiriman yang membutuhkan B/L (Bill Of Lading), tetapi penerimaan juga perlu B/L (Bill Of Lading). Mengapa demikian? Jika barang memiliki surat resmi kepemilikan berarti barang tersebut tidak ilegal. Barang ilegal tidak diizinkan di pasarkan dan si konsumsi public.

Pengambilan barang atau penjemputan barang juga harus menunjukkan surat B/L (Bill Of Lading) yang sudah dibuat. Jadi sangat penting sekali surat B/L (Bill Of Lading) bagi ekspor impor barang di Indonesia.

Pengertian B/L (Bill Of Lading) Jenis, Fungsinya

Fungsi B/L

Berikut ini beberapa fungsi B/L (Bill Of Lading) antara lain:

  • Bukti Perjanjian pengangkutan dan penyerahan barang kepada pengangkut
  • Bukti kepemilikan barang secara resmi
  • Bukti penerimaan dan pengiriman barang
  • Asuransi barang
  • Penjagaan barang
  • Sebagai pelantara antara pemilik dan penerima
  • Sebagai bentuk kerjasama antara pemilik, pengangkur, dan penerima

Pihak-Pihak yang Terlibat B/L (Bill Of Lading)

Berikut ini adalah pihak-pihak yang terlibat B/L (Bill of Lading) dalam ekspor dan impor barang:

  • Shipper adalah pihak yang bertindak sebagai beneficiary
  • Carrier adalah pihak pengangkutan atau perusahaan pelayaran
  • Notify Party adalah pihak yang ditetapkan dalam Letter Of Credit (L/C)
  • Consignee adalah pihak yang diberitahukan tentang jadwal kedatangan barang

Jenis B/L (Bill Of Lading)

Berikut ini adalah jenis B/L (Bill Of Lading) antara lain:

  1. Charter Party B/L

Charter Party B/L digunakan jika pengangkutan barang menggunakan “charter”. Jenis B/L ini adalah sewa borongan sebagian kapal atau seluruh kapal.

  1. Combined Transport B/L

Combined Transport B/L digunakan jika terjadi transhipment yang kemudian dilanjutkan dengan pengangkutan darat. Setelah pengangkutan laut ada pengangkutan kembali pada pihak darat.

  1. Liner B/L

Liner B/L digunakan untuk pengangkutan barang dengan kapal yang telah memiliki jalur perjalanan serta persinggahan yang telah terjadwal.

  1. Long Form B/L

Long Form B/L yang memuat seluruh syarat-syarat pengangkutan secara terperinci. Dalam pengiriman barang banyak sekali syarat yang harus di penuhi terlebih dahulu.

  1. Received for Shipment B/L

Received for Shipment B/L digunakan untuk menunjukan bahwa barangyang di angkut telah diterima oleh perusahaan pelayaran tetapi belum dimuat sampai batas waktu yang ditetapkan dalam L/C. Resiko yang mungkin terjadi pada B/L jenis ini, yaitu :

  • Kemungkinan barang akan dimuat dengan kapal lain
  • Apabila terjadi pemogokan, barang-barang tersebut kemungkinan terbengkalai atau rusak
  • Adanya kemungkinan penambahan ongkos atau biaya lain seperti sewa gudang dan yang lainnya
  1. Shipped on Bord B/L

Shipped on Bord B/L dikeluarkan apabila perusahaan perkapalan yang bersangkutan mengakui bahwa barang-barang yang akan dikirim benar-benar telah berada atau dimuat di atas kapal

  1. Short Form B/L

Short Form B/L adalah surat yang bersikan sederhana. Misalnya nama barang dan kepemilikan barang.

  1. Throught B/L

Throught B/L yang dikeluarkan apabila terjadi transhipment akibat dari tidak tersedianya jasa langsung ke pelabuhan tujuan.

Demikian penjelasan mengenai Pengertian Ilmu Ekonomi, Konsep Dasar, Tujuan dan Ruang Lingkup. Semoga anda mendapatkan apa yang anda mau pada artikel ini. Kunjungi terus rumus.co.id banyak artikel menarik dan bermanfaat.

Baca Juga :