Pariwisata Menurut Para Ahli

Posted on

Pariwisata Menurut Para Ahli – Secara Bahasa (Etimologi) Pariwisata berasal dari 2 kata, yaitu Pari yang artinya Banyak atau Berkeliling, sedangkan Wisata yang artinya Pergi.

Pariwisata (Tourisme) adalah Suatu perjalanan yang dilakukan untuk Liburan (Rekreasi) . Menurut Organisasi Parawisata Dunia, yaitu Seseorang yang melakukan perjalanan keluar rumah, dengan jarak paling tidak sejauh 80 km (50 mil), dengan bertujuan untuk Liburan (Rekreasi) disebut dengan Wisatawan (Tourism). 

Dalam Definisi lengkapnya, Pariwisata adalah Suatu indsutri yang menangani sebuah Jasa, yaitu berupa Transportasi, Tempat Tinggal, Makanan, Minuman, Seni Budaya, Petualangan dan Jasa yang bersangkutan lainnya seperti Bank, Asuransi, Keamanan.

Pariwisata Menurut Para Ahli

Terdapat beberapa Para Ahli dalam mengemukakan Definisi dari Pariwisata, berikut ini adalah penjelasannya :

1. James J.Spillane (1982)

Pariwisata adalah Kegiatan untuk melakukan Sebuah perjalanan dengan tujuan-tujuan tertentu untuk mendapatkan Kenikmatan, Mencari Kepuasan, Memperbaiki Kesehatan, Berolahraga, Menjalankan Tugas, Berziarah, dan Bersilaturahim.

2. Koen Meyers (2009)

Pariwisata merupakan Sebuah aktivitas melakukan perjalanan dengan sementara waktu, yaitu Keluar dari tempat tinggal menuju ke Daerah atau Wilayah tertentu. Dengan alasan tertentu, tidak menetap di Daerah atau Wilayah yang akan menjadi tujuan, atau mencari Kehidupan yang baru. Melainkan hanya bertujuan untuk menghabiskan Waktu senggang atau Liburan, dan tujuan-tujuan lainnya.

3. Kodhyat (1998)

Pariwisata adalah Suatu aktivitas melakukan perjalanan dari suatu tempat menuju tempat-tempat lainnya, bersifat sementara, dengan Seorang diri atau Berkelompok, dan bertujuan untuk mencari Keseimbangan, Keselarasan, serta Kebahagiaan dalam lingkungan dengan dimensi Sosial, Budaya, Alam, dan mencari  Ilmu.

4. Soekadijo (1996)

Pariwisata adalah Gejala yang sering dilakukan dalam Kehidupan bermasyarakat, yang didalamnya terdapat Perhotelan, Rumah makan, Objek wisata, Souvenir, Pramuwisata, Angkutan wisata, Biro perjalanan wisata, dan masih banyak lagi.

5. Kusdianto (1996)

Pariwisata merupakan bentuk susunan dari sebuah Organisasi Pemerintahan atau Swasta, yang terkait dalam Pengembangan, Produksi, dan Pemasaran suatu produk-produk yang dihasilkan, untuk memenuhi kebutuhan pada Seseorang yang sedang melakukan wisata.

Unsur-Unsur Pariwisata

Dalam pembentukan Industri Wisata terdapat beberapa unsur-unsur yang terkait, yaitu sebagai berikut ini :

A. Biro Perjalanan

pariwisata menurut para ahli

Badan usaha yang bertujuan untuk melayani seluruh proses perjalanan Pariwisata, dari awal keberangkatan sampai pulang kembali. Sehingga para wisatawan mendapatkan Keamanan dan Kenyamanan, selama perjalanan berlangsung.

B. Akomodasi

pariwisata menurut para ahli

Tempat tinggal sementara atau biasa disebut dengan Tempat menginap untuk Para Wisatawan dalam melakukan perjalanan, yaitu berupa Perhotelan, Perkemahan, Kontrakan, Apartemen, Villa, dan memiliki beberapa Fasilitas-fasilitas yang terdapat didalamnya, seperti Restoran, Gym, Ruang Meeting, Kolam Renang, dan lain-lainnya. Karena semakin Berkembangnya zaman dan Teknologi, maka kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan oleh Para Wisatawan semakin banyak dan beranekaragam, untuk mencapai tujuannya dalam melakukan Parawisata.

C. Transportasi

pariwisata menurut para ahli

Industri Parawisata yang dilakukan oleh Pemerintahan atau Swasta, dalam menyediakan Jasa Angkutan (Transportasi), yaitu berupa Angkutan Darat, Angkutan Udara, dan Angkutan Laut. Karena Industri Transportasi ini sangat berguna untuk mempermudah Para Wisatawan dalam melakukan perjalanan, sehingga bisa sampai ke Tempat wisata yang menjadi tujuan utamanya.

D. Jasa Boga

pariwisata menurut para ahli

Pembuatan Fasilitas yang dilakukan oleh Suatu Organisasi atau Perusahaan, dalam membuat Makanan dan Minuman, yang didistribusikan dalam bentuk Restoran, Warung Makan, Cafe, dan lain-lainnya. Untuk memenuhi kebutuhan utama Para Wisatawan agar dapat bertahan hidup dari kelaparan, ketika dalam melakukan suatu perjalanan.

E. Money Changer

pariwisata menurut para ahli

Fasilitas tempat untuk menukarkan Mata Uang Asing, ketika Para Wistawan mengunjungi Negara lainnya. Tempat penukaran Mata Uang ini bukan hanya di sebuah Bank saja, tetapi juga dapat dilakukan di tempat Perusahaan yang menyediakan jasa penukaran Mata Uang Asing.

F. Atraksi Wisata

pariwisata menurut para ahli

Sebuah pertunjukan yang terdapat di Daerah atau Wilayah tertentu, yaitu berupa Seni Tari, Musik Tradisional, Adat Budaya, dan lain-lainnya. Karena rata-rata Para Wisatawan sangat menyukai hal-hal Atraksi Wisata diatas.

G. Cindera Mata

pariwisata menurut para ahli

Industri yang menyediakan Cindera Mata pada suatu Daerah, karena setiap Para Wisatawan, pada umumnya selalu membeli Cindera Mata yang akan dibawa pulang ke rumah, yaitu berupa Kerajinan Tangan, Karya Seni, yang memiliki khas tersendiri pada Daerah atau Wilayah tertentu.

Jenis-Jenis Pariwisata

Dalam segi tujuannya, Pariwisata terbagi menjadi beberapa macam jenis-jenisnya, yaitu sebagai berikut :

1. Pariwisata Lokal

Pariwisata Lokal adalah Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan, dengan Ruang Lingkup yang terbatas, atau Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan hanya berkunjung ke suatu Daerah atau Wilayah tertentu, yang masih dalam sekitaran tempat tinggalnya saja.

Contoh : Seorang yang berpergian dari Tanjung Karang menuju Pahoman, dimana antara Tanjung Karang dan Pahoman masih berada didalam wilayah Bandar Lampung.

2. Pariwisata Regional

Pariwisata Regional adalah Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan, dengan Ruang Lingkup yang lebih luas, daripada Parawisata Lokal.

Contoh : Seorang yang berpergian dari Kota Bandar Lampung menuju Lampung Utara, dimana antara Bandar Lampung dan Lampung Uatara masih berada didalam wilayah Provinsi Lampung

3. Pariwisata Nasional

Pariwisata Nasional adalah Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan, dengan Ruang Lingkup yang sangat luas, yaitu Mencakup satu Negara.

Contoh : Seorang yang berpergian dari Provinsi Lampung menuju Provinsi Jawa, dimana antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa masih berada didalam wilayah Negara Indonesia.

4. Pariwisata Reinternasional

Pariwisata Reinternasional adalah Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan, dengan Ruang Lingkup yang lebih luas daripada Pariwisata Nasional, tetapi memiliki batasan-batasan tertentu.

Contoh : Seseorang yang berpergian disekitaran satu Benua saja, misalnya dari Indonesia menuju Jepang, dimana antara Indonesia dan Jepang masih berada dalam wilayah Benua Asia.

5. Pariwisata Internasional

Pariwisata Internasional adalah Perjalanan yang dilakukan oleh Para Wisatawan, dengan Ruang Lingkup, yaitu Seluruh Negara yang ada di Dunia.

Contoh : Seseorang yang berpergian ke seluruh Negara-negara di Dunia.

Manfaat Pariwisata

Dalam melakukan perjalanan dengan tujuan Berpariwisata atau Liburan, mempunyai manfaat-manfaat sebagai berikut ini :

  • Melakukan sebuah penelitian atau riset Observasi terhadap suatu Objek tertentu, yang belum diketahui Karaktersitiknya (Culcutal Tourism).
  • Menambahkan wawasan sebuah Ilmu Pengetahuan (Discovery Tourism).
  • Meredakan rasa stress yang berlebihan pada diri Seseorang (Refershing).
  • Mendapatkan Kebahagiaan, Kenyamanan, dan Kesenangan tersendiri.
  • Menambahkan sebuah Ilmu Keagamaan (Religion).
  • Mengetahui Adat Budaya dan Karya Seni khas yang terdapat di suatu Daerah atau Wilayah tertentu.
  • Mendapatkan keadaan Situasi yang berbeda dan Pengalaman Baru.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Pariwisata beserta Pengertian Menurut Para Ahli, Unsur-Unsur, Jenis-Jenis, dan Manfaatnya.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Konsep Geografi Lengkap Dengan Pengertian dan Contoh

Pengertian Teluk Adalah

Teks Laporan Hasil Observasi