Matriks BCG

Posted on

Matriks BCG – Terdapat banyak sekali perusahaan besar, serta Go International dan konsultan bisnis profesional, yang sudah mulai menggunakan matriks ini sebagai media utama yang digunakan untuk menganalisis sebuah bisnis yang sedang dijalankan.

Matriks apa itu yang digunakan? Untuk mengetahui lebih jelasnya, yuk kita simak penjabaran di bawah ini beserta dengan hal-hal yang berkaitan didalamnya.

Matriks BCG

Apa itu Matriks BCG?

BCG Matrix merupakan sebuah perusahaan konsultan manajemen global atau media analisis bisnis yang berfungsi untuk membantu suatu perusahaan dalam berbagai hal.

Misalnya dalam mempertimbangkan peluang pertumbuhan serta perencanaan strategis jangka panjang untuk meninjau portofolio produk perusahaan guna membantu mereka membuat beberapa keputusan seperti investasi, peningkatan, atau penangguhan produk yang mereka ciptakan.

Baca Juga : Time Value Of Money Adalah

Sejarah Terbentuknya Matriks BCG

Matriks BCG pertama kali ditemukan dan dikembangkan pada tahun 1970-an oleh Bruce Henderson sekaligus pendiri dari Boston Consulting Group (BCG).

Boston Consulting Group (BCG) merupakan perusahaan konsultasi manajemen global yang terkenal dan pernah dinobatkan sebagai pengembang terbaik dari ketiga versi Forbes pada tahun 2014.

CEO dari Boston Consulting Group (BCG) sekarang adalah Hans-Paul Birkner dengan 69 kantor yang tersebar di 40 negara di dunia.

Komponen Dari Matriks BCG

Terdapat 4 komponen utama dalam Matriks BCG yang perlu kalian ketahui, yaitu diantaranya adalah :

Matriks BCG

1. Question Marks (Tanda Tanya)

Tanda tanya merupakan sebuah simbol yang digunakan untuk menggambarkan lini bisnis dari suatu perusahaan dengan prospek pertumbuhan yang sangat tinggi, akan tetapi dengan pangsa pasar yang masih rendah.

Karena, penghasilan (uang) yang diperoleh biasanya tidak sebanding dengan biaya yang sudah dikeluarkan (usaha lebih besar dari pendapatan). Namun, karena prospek pertumbuhannya yang terbilang begitu cepat sehingga berpotensi menjadi bintang.

2. Bintang (Star)

Bintang merupakan sebuah simbol yang digunakan untuk menggambarkan perusahaan atau produk dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Perusahaan atau produk ini seringkali membutuhkan investasi besar untuk membiayai pertumbuhannya yang tinggi.

Akan tetapi pada akhirnya, pertumbuhannya pun akan melambat dan berubah menjadi sapi kas.

3. Sapi Perah (Cash Cows)

Sapi perah merupakan simbol yang menggambarkan lini produk dari suatu perusahaan yang sudah menjadi pemimpin pasar atau sebagai penguasa pasar saat ini untuk menghasilkan laba yang tinggi guna menutupi biaya produksinya.

4. Dogs (Anjing)

Dogs merupakan sebuah simbol yang digunakan untuk menggambarkan sebuah lini produk dari suatu perusahaan dengan pangsa pasar yang rendah dengan tingkat pertumbuhan rendah.

Produk dalam kategori ini umumnya menghasilkan laba yang terbilang sangat kecil atau bahkan tak jarang mengalami kerugian.

Lini produk dari suatu perusahaan dalam kategori anjing umumnya akan membebani suatu perusahaan, karena mereka dapat menghabiskan waktu untuk memanajemen dan sebagian besar sumber daya yang ada.

Baca Juga : MRP Adalah

Strategi yang Digunakan Setelah Menganalisi BCG

Setelah kita tahu posisi produk dan unit bisnis kita dimana, maka langkah selanjutnya adalah menerapkan strategi yang sesuai dengan kondisi pasar dan juga tingkat persaingan.

Dibawah ini terdapat beberapa strategi yang dapat diterapkan terhadap produk unit bisnis suatu perusahaan, diantaranya adalah :

1. Membangun (Build)

Build atau membangun adalah salah satu strategi yang digunakan untuk meningkatkan investasi dalam produk atau area bisnis untuk memperoleh pangsa pasar yang tinggi.

Strategi ini biasanya berfungsi untuk memindahkan suatu produk dari kategori tanda tanya ke kategori bintang dan akhirnya menjadi sapi perah.

2. Hold (Mempertahankan)

Hold atau Mempertahankan adalah salah satu strategi yang berfungsi untuk mengelola produk agar tetap berada dalam kategori yang sama. Strategi ini biasanya digunakan didalam kategori bintang.

3. Harvest (Pengumpulan)

Pengumpulan atau Harvest, adalah salah satu strategi yang digunakan untuk meminimalkan investasi dan mencoba untuk mendapatkan uang sebanyak mungkin dari produk yang diciptakan atau dengan kata lain meningkatkan profitabilitas secara menyeluruh.

Strategi ini umumnya digunakan untuk produk atau unit bisnis yang termasuk kedalam kategori Sapi Perah.

4. Transfer (Divest)

Transfer atau Divest adalah sebuah strategi yang bertujuan untuk menutup bisnis atau melikuidasi unit bisnis yang sedang merugi atau produk dengan pangsa pasar yang sangat kecil.

Strategi penjualan ini umumnya digunakan tehadap produk atau area bisnis dalam kategori anjing.

Kelebihan dan Kekurangan Dari Matriks BCG

Ternyata didalam penerapannya, Matriks BCG memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan yang perlu diketahui oleh para pemimpin perusahaan, yaitu diantaranya adalah :

Kelebihan dari Menerapkan Matriks BCG

Kelebihan dari Matriks BCG adalah sebagai alat yang digunakan untuk pengambilan keputusan yang paling sederhana, yaitu hanya dengan cara membaca grafiknya saja, sudah memudahkan orang untuk melihat di mana bisnis mereka.

Matriks ini berfokus pada arus kas, karakteristik investasi, dan juga kebutuhan didalam bidang bisnis yang berbeda.

Kekurangan dari Penerapan Matriks BCG

  • Dalam matriks ini hanya dua dimensi yang digunakan yaitu pangsa pasar relatif dengan tingkat pertumbuhan pasar.
  • Sangat sulit untuk memperoleh data mengenai pangsa pasar dan tingkat pertumbuhan pasar.
  • Adanya penyederhanaan yang terlalu banyak,karena semua perusahaan dianggap sebagai bintang, tanda tanya, anjing atau sapi perah.
  • Metode ini umumnya menganggap bahwa setiap area bisnis tidak bergantung pada area bisnis lain. Padahal dalam beberapa kasus area bisnis “Anjing” dapat membantu lini bisnis lainnya agar memperoleh keuntungan kompetitif.
  • Matriks ini umumnya tidak mendeskripsikan apakah area bisnis atau industri yang berbeda tumbuh seiring berjalannya waktu. Oleh sebab itu, matriks ini tidak memiliki karakteristik temporal. Hal inilah yang menyebabkan adanya variabel lainnya seperti ukuran pasar dan juga keuntungan kompetitif.

Baca Juga : Rumus NPV (Net Present Value) dan Contoh Soalnya

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan BCG?

Matriks BCG adalah sebuah perangkat yang terdiri dari serangkaian strategi yang berfungsi sebagai panduan untuk keputusan tentang alokasi sumber daya yang didasarkan pada pangsa pasar dan juga pertumbuhan SBU.

Tujuan dari penerapan Matriks BCG adalah?

Tujuan utama dari penerapan matriks Boston Consulting Group (BCG) adalah untuk memahami produk mana yang perlu untuk mendapatkan perhatian dan dukungan keuangan sehingga produk ini bisa bertahan dan berkontribusi pada kinerja jangka panjang terhadap suatu perusahaan.

Siapa yang menemukan dan mengembangkan Matriks BCG?

Matriks BCG pertama kali ditemukan dan dikembangkan pada tahun 1970-an oleh Bruce Henderson sekaligus pendiri dari Boston Consulting Group (BCG).

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk kita semua.