Manusia Purba

Posted on

Manusia Purba – Apakah kalian sudah mengetahui darimana asal usul kehidupan manusia? Hingga saat ini sudah banyak sekali teori yang diungkapkan oleh para ahli mengenai asal usul dan bagaimana alam semesta ini dapat tercipta.

Pada awal adanya kehidupan, manusia sudah ada dibumi namun tidak langsung seperti sekarang ini, walaupun mempunyai bentuk yang sama tetapi tidak serupa. Oleh sebab itu, manusia yang hidup di zaman tersebut disebut dengan manusia purba.

Manusia Purba

Munculnya manusia purba, diyakini dengan adanya beberapa bukti yang berhasil dijumpai oleh para ahli arkeologi, seperti fosil, alat-alat, serta benda-benda peninggalan lainnya yang pernah digunakan oleh manusia purba saat itu.

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak penjabaran mengenai hal tersebut dibawah ini.

Apa itu Manusia Purba?

Manusia purba adalah sekelompok manusia yang pernah hidup di zaman sebelum mengenal adanya tulisan atau dapat dibilang masih sangat primitif.

Mereka diyakini sudah ada sejak sekitar 4 juta tahun yang lalu, hal ini dapat dibuktikan dengan adanya beberapa peninggalan-peninggalan dari kehidupan di zaman itu.

Salah satu kriteria yang dapat membedakan manusia purba dengan manusia modren adalah mereka memiliki volume otak yang lebih besar dibandingkan dengan manusia di zaman sekarang.

Baca Juga : Zaman Mesolitikum

Jenis – Jenis Manusia Purba Dan Kriterianya

Dibawah ini terdapat penjabaran dari beberapa macam Manusia Purba yang ditemukan di Indonesia beserta dengan kriterianya masing-masing. Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini :

Manusia Purba

1. Meganthropus Palaeojavanicus

Meganthropus Palaeojavanicus merupakan salah satu Prehistoric People yang mempunyai usia paling tua serta memiliki bentuk tubuh yang sangat besar. Manusia jenis ini pertama kali dijumpai dalam bentuk oleh Van Koenigswald yang merupakan seorang arkeolog dari Belanda.

Saat itu Van Koenigswald sedang melakukan penelitian di wilayah Sangiran sekitar tahun 1936. Meganthropus merupakan manuisa tertua yang hidup di Pulau Jawa.

Menurut hasil penelitian yang dilakukan pada fosil tersebut dengan menggunakan teknik dekomposisi karbon, kehidupan dari Meganthropus ini sudah hidup satu hingga dua juta tahun yang lalu.

Kriteria Dari Meganthropus Palaeojavanicus :

  • Kapasitas otak sekitar otak 900 cc
  • Memiliki badan yang tegap
  • Pemakan tumbuhan atau herbivora
  • Memiliki Dahi yang menonjol
  • Memiliki otot, rahang dan gigi yang sangat kuat
  • Terdapat sebuah tonjolan dibagian belakang yang tajam serta melintang
  • Tidak mempunyai dagu
  • Hidup secara berkelompok dan juga berpindah-pindah
  • Mempunyai bentuk hidung yang lebih lebar
  • Tulang pipi yang sedikit lebih tebal

2. Pithecanthropus Erectus

Pithecanthropus Erectus merupakan salah satu jenis Prehistoric People yang diperkirakan hidup sekitar dua juta tahun yang lalu. Fosil dari manusia jenis ini dijumpai oleh Eugene Dubois pada tahun 1890 serta diprediksi hidup pada Zaman Pleistosen tengah.

Eugene Dubois pertama kali hanya menemukan fosil bagian grahamnya saja di wilayah Lembah Bengawan Solo atau lebih tepatnya didaerah Trinil. Namun, tak lama kemudian fosil dari tulang rahang, kaki, dan bagian tengkorak atas ditemukan.

Kriteria Dari Pithecanthropus Erectus :

  • Manusia purba yang memiliki leher sangat kuat dan rahang pengunyah yang sangat kuat.
  • Memiliki volume otak yang bervariasi dari 750 ccc hingga 1350 cc.
  • Memiliki tubuh yang sangat kuat dan tegap, tetapi belum sepenuhnya tegap.
  • Mempunyai bentuk hidung yang lebih tebal.
  • Dahi dan kepala belakang yang lebih menonjol dan melintang di dahi.
  • Mempunyai tinggi badan sekitar 165 cm – 180 cm
  • Terdapat gigi graham yang lebih besar dan kuat.

3. Pithecanthropus Soloensis

Pithecanthropus Soloensis merupakan jenis manusia purba yang dijumpai oleh Openorth dan Von Koenigswald di pesisir Lembah Bengawan Solo, daerah Ngandong Kabupaten Blora (Jawa Tengah). Pencarian fosil manusia jenis ini dimulai dari tahun 1931 sampai 1934.

Jika dilihat dari namanya, Phitecanthropus Soloensis memiliki arti sebagai Manusia Kera Dari Solo. Fosil yang pertama kali ditemukan oleh para ahli arkeologi ini adalah bagian tulang kering dan tulang tengkorak.

Kriteria Dari Pithecanthropus Soloensis :

  1. Memiliki ukuran tubuh bisa mencapai 165 hingga 180 cm
  2. Sumber makanannya dari tumbuhan dan berburu.
  3. Memiliki geraham yang sangat besar dan rahang yang kuat.
  4. Volume otak yang bervariasi mulai dari 750 cc hingga 1350 cc.
  5. Mempunyai bentuk hidung yang lebar.
  6. Tidak memiliki dagu.
  7. Terdapat tonjolan tebal di bagian dahi dan lebar.
  8. Memiliki otot yang masih cukup lebar dibagian tengkuk.
  9. Mempunyao bentuk tulang pipi yang sedikit menonjol.
  10. Pada bagian tempurung kepala memiliki bentuk yang oval.
  11. Bentuk dahi yang lebih tinggi serta lebih penuh dari pithecanthropus mojokertensis dan pithecanthropus erectus.

4. Pithecanthropus Mojokertensis

Pithecanthropus Mojokertensis merupakan salah satu jenis manusia purba yang ditemukan oleh Gustav Heinrich Ralph Von Koenigswald. Pencarian dari fosil-fosil manusia jenis ini dimulai sekitar tahun 1936 hingga tahun  1941.

Fosil dari Pithecanthropus Mojokertensis yang pertama kali ditemukan adalah tengkorak dari manusia purba anak – anak yang usianya sekitar enam tahun.

Kriteria Dari Pithecanthropus Mojokertensis :

  • Mampu berdiri dengan tegak.
  • Mempunyai tinggi badan sekitar 165 dan 180 cm
  • Memiliki bentuk wajah yang tidak menonjol ke depan atau lebih tepatnya datar, sedangkan dahi menonjol ke belakang.
  • Pada bagian keningnya sedikit menonjol.
  • Tidak memiliki dagu
  • Volume otak yang bervariasi mulai dari 750 cc hingga 1.300 cc.
  • Memiliki ukuran otot-otot leher yang lebih kecil.
  • Gigi geraham yang sangat kuat yang digunakan untuk memakan segalanya
  • Terdapat tulang rahang yang sangat kuat.

Baca Juga : Meganthropus Palaeojavanicus

5. Homo Sapiens

Sapiens merupakan jenis dari Prehistoric People yang memiliki usia sangat muda dan sudah memiliki bentuk tubuh seperti manusia saat ini. Jika dilihat berdasarkan dengan fosil yang ditemukan, homo sapiens diprediksi hidup sekitar 15.000 – 40.000 tahun sebelum masehi.

Dalam masa kehidupan dari jenis manusia ini, diduga mereka sudah memiliki struktur tugas yang dibagi kepada masing – masing dari anggota kelompoknya. 

Kriteria Dari Homo Sapiens :

  1. Memilliki tinggi badan sekitar 130 cm – 210 cm.
  2. Mempunyai volume otak yang cenderung lebih berkembang dibandingkan dengan jenis manusia purba yang terdahulu.
  3. Otot pengunya, gigi, serta rahang sudah mulai menyusut.
  4. Tonjolan yang terdapat pada kening sudah berkurang dan mempunyai dagu.
  5. Terdapat dua ras yaitu Mongoloid dan Austramelanosoid.

Kehidupan Dari Prehistoric People

Dibawah ini terdapat penjelasan dari berbagai pola kehidupan yang dijalani oleh Prehistoric People, yaitu diantaranya adalah :

1. Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan

Dalam masa ini, manusia melakukan kegiatan berburu dengan tujuan untuk mendapatkan bahan makanan bagi kelompoknya. Terdapat beberapa kriteria dari kehidupan di masa ini, yaitu :

  • Tidak memiliki tempat tinggal yang permanen.
  • Hidup sendiri atau berkelompok (10-15 orang).
  • Mengumpulkan bahan makanan dalam bentuk umbi
  • Kapak genggam digunakan untuk berburu binatang.
  • Tinggal di gua atau pesisir pantai.
  • Melukis sidik jari serta babi rusa dalam keadaan yang terpanah.

2. Masa Bercocok Tanam

Dalam zaman ini manusia purba sudah mulai mengenal sistem bercocok tanam, meskipun masih menggunakan teknik yang sangat sederhana. Terdapat beberapa kriteria dari kehidupan di masa ini, yaitu :

  1. Sudah memiliki tempat tinggal permanen di dekat lokasi pertanian.
  2. Memakai pakaian yang terbuat dari kulit binatang atau kulit kayu.
  3. Membuat sebuah hunian dari kayu.
  4. Berpindah tempat saat tanah tidak subur lagi.
  5. Alat pertanian yang digunakan seperti panah, kapak dan kapak oval.
  6. Sudah menggunakan perhiasan.

3. Masa Sudah Mulai Mengenal Kepercayaan

Dalam zaman ini manusia purba sudah mulai mengenal sistem kepercayaan dan menyembah sesuatu seperti matahari, binatang, pohon besar dan masih banyak lagi. Terdapat beberapa kriteria dari kehidupan di masa ini, yaitu :

  • Adanya kegiatan upacara-upacara tertentu sebagai tanda bahwa terdapat sebuah kekuatan yang melebihi manusia.
  • Sudah mulai didirikan sebuah bangunan besar yang digunakan untuk upacara-upacara tertentu.

4. Masa Perundagian

Dalam masa ini, manusia purba sudah mengalami kehidupan yang lebih maju dan bekembang. Terdapat beberapa kriteria dari kehidupan di masa ini, yaitu :

  • Sudah mulai tinggal di sebuah perkampungan dengan jangka waktu yang lama.
  • Sudah memiliki kemampuan untuk mengolah logam menjadi sebuah alat-alat pertanian, berburu, perhiasan, seperti cincin dan juga kalung.
  • Adanya kegiatan sistem perdagangan yang sangar sederhana, yaitu seperti barter dengan tujuan agar memperoleh logam, hasil bercocok tanam, hewan, dan masih banyak lagi.

Baca Juga : Zaman Praaksara

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan Manusia Purba?

Manusia purba adalah sekelompok manusia yang pernah hidup di zaman sebelum mengenal adanya tulisan atau dapat dibilang masih sangat primitif.

Apa yang dimaksud dengan Fosil?

Fosil merupakan sisa-sisa segala hal yang berasal dari kehidupan di zaman prasejarah yang dijadikan sebagai bukti sejarah bahwa zaman itu benar adanya.

Bagaimana kehidupan yang dialami Manusia Purba?

1. Masa berburu dan mengumpulkan bahan makanan.
2. Masa bercocok tanam.
3. Masa dimana sudah mulai mengenal kepercayaan.
4. Masa perundagian.

Demikianlah penjabaran dari artikel kali ini, semoga memberikan manfaat serta menambah ilmu pengetahuan bagi para pembaca.