Majas Anafora

Posted on

Majas Anafora – Mungkin bagi para pembaca setia, majas yang satu ini sangat aneh di telinga Anda. Karena memang tidak banyak artikel yang menjelaskan tentang majas yang satu ini.

Majas Anafora

Santuy saja.. Karena, Rumus.co.id akan membahas tentang Majas Anafora secara rinci untuk semua pembaca setia dari blog ini. Namun, sebelum kita masuk kedalam pembahasan, ada baiknya jika kita mengingat kembali mengenai Majas.

Apa itu Majas? Ya, Majas adalah gaya bahasa yang dipakai oleh penulis untuk mengungkapkan sebuah pesan dengan cara yang imajinatif dan juga klasik. Pada dasarnya, hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembaca dapat merasakan efek Majas tertentu yang lebih emosional.

Definisi Majas Anafora

Bentuk dari gaya bahasa ini sebenarnya tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan bentuk dari majas yang lainnya.

Hanya saja, gaya bahasanya yang indah umumnya dipakai untuk memperindah komposisi pada suatu kalimat serta untuk menciptakan kesan imajinatif atau efek tertentu kepada para pembaca atau pendengarnya.

Istilah anafora juga berasal dari bahasa Yunani Kuno, yaitu dari kata “Anaphora” yang memiliki makna pengulangan tempat.

Sedangkan, definisi dari Majas Anafora secara umum yaitu jenis majas atau gaya bahasa yang ditandai dengan adanya pengulangan kata atau frasa pertama dari kalimat atau setelah koma dalam kalimat.

Pengulangan kata atau frasa yang terjadi di dalam Anafora tersebut umumnya dapat menyampaikan makna yang bersifat Afirmatif, dan umumnya dalam penulisan puisi terdapat metafora besar.

Setelah melihat dan memahami penjelasan dari Anafora yang ada di atas, berikut ini merupakan pemahaman mengenai anaforis menurut para ahli, yaitu sebagai berikut :

  • Menurut Ratna, “Majas Anafora merupakan sebuah kata, frasa atau kelompok kata yang mengalami pengulangan pada baris yang berikutnya”.
  • Menurut Keraf, “ Majas Anafora merupakan sebuah pengulangan ke dalam bentuk berupa pengulangan kata atau frasa pertama yang terjadi di setiap baris atau kalimat”.

Contoh Paragraf Anafora Majas

Berikut adalah contoh dari Anafora Majas untuk membantu kalian agar lebih mudah memahaminya, yaitu :

#Contoh 1 :

Meskipun darah mengalir sampai titik penghabisan, meskipun keringat mengalir sampai membasahi tanah, meskipun tubuh ini tak mempunyai kehidupan, Aku akan terus mencintai dan menyayangimu.

Penjelasan :
Kalimat yang ada di atas berisikan sebuah wacana anaforis yang ditampilkan dalam bentuk pengulangan kata “Meskipun” disertai dengan penggalan kalimat yang lainnya. Pengulangan tersebut bertujuan untuk menciptakan kesan dan menegaskan tujuan dan juga maknanya.

#Contoh 2 :

Frasa merupakan cerminan hati, Frasa adalah isi jiwa, Frasa adalah deskripsi dari kecerdasan serta Frasa adalah manifestasi derajatnya sendiri.

Penjelasan :
Kalimat yang ada di atas berisikan sebuah wacana anaforis yang ditampilkan dalam bentuk pengulangan kata “Frasa”. Pengulangan tersebut dilakukan bertujuan untuk menegaskan maksud serta tujuan yang ingin disampaikan dalam kalimat tersebut.

Baca Juga :
Majas Repetisi
Majas Penegasan
Jenis Jenis Majas

Contoh Kalimat Anafora Majas

Di bawah ini terdapat beberapa contoh dari Majas Anafora

  1. Uang dicari, uang dikejar, uang dihabiskan.
  2. Langit cerah, langit terang, langit ceria.
  3. Rela berkorban, rela bekerja, rela bertanggungjawab.
  4. Disiplin di dalam berperilaku, disiplin di dalam berbicara, disiplin di dalam melakukan pekerjaan.
  5. Jangan merokok, jangan minum alkohol, atau jangan memakai narkoba.
  6. Pintar di sekolah, pintar di rumah, pintar juga di lingkungan sekitar.
  7. Ayahnya tidak pernah memarahinya, tidak pernah membentaknya, tidak pernah menyakitinya.
  8. Jangan menolak untuk membayar denda, menolak untuk membayar kompensasi.
  9. Cinta datang, cinta menyakiti, cinta pergi.
  10. Indonesia bersatu, Indonesia maju, Indonesia jaya.
  11. Bergerak bersama, bergerak bersama, bergerak untuk kemajuan.
  12. Rumah tuhan, rumah kita, rumah Kehidupan.
  13. Mawar indah, mawar wangi, mawar berduri.
  14. Jangan menyerah, jangan berkecil hati, jangan bersedih.
  15. Cinta adalah perhatian, cinta adalah kasih sayang.
  16. Aku hanya mau dia, dia, dan dia.
  17. Adakalanya aku sedih dan adakalanya aku bahagia.
  18. Tidak ada uang, maka tidak makan.
  19. Cintaku padamu setinggi gunung, cintaku padamu seluas lautan, cintaku padamu sebesar dunia.
  20. Nono duda tampan, duda keren, duda kaya.
  21. Kesunyian ini menyiksaku, kesunyian ini membunuhku, kesunyian ini karena dirimu.
  22. Raut wajahmu selalu terpikirkan oleh ku, wajahmu selalu terngiang-ngiang di otakku, dan wajahmu yang selalu aku rindukan.

F.A.Q

Apa itu Majas Anafora?

Majas Anafora secara umum yaitu jenis majas atau gaya bahasa yang ditandai dengan adanya pengulangan kata atau frasa pertama dari kalimat atau setelah koma dalam kalimat.

Majas Anafora menurut istilah yaitu?

Istilah anafora juga berasal dari bahasa Yunani Kuno, yaitu dari kata “Anaphora” yang memiliki makna pengulangan tempat.

Ciri utama dari Majas Anafora yaitu?

Pada majas ini ditandai dengan adanya pengulangan kata ataupun frasa yang terletak pada kalimat yang berikutnya.

Demikian informasi kali ini yang dapat Rumus.co.id sampaikan, semoga ulasan pada kesempatan kali ini bermanfaat bagi pembaca setia Rumus.co.id