Macam – Macam Vaksin

Posted on

Macam – Macam Vaksin – Pada kondisi negara yang sedang tidak sehat seperti sekarang ini, tentunya kita sering sekali mendengar istilah vaksin yang sering dibicarakan di media cetak maupun media elektronik.

Macam - Macam Vaksin

Akan tetapi, sebagian besar dari kita masih banyak yang belum mengetahui bahkan memahami apa itu Vaksin? Bagaimana kegunaan dari Vaksin? dan apa saja jenis-jenisnya?

Agar dapat membantu kali memahaminya, Rumus.co.id akan menjabarkan kepada kalian mengenai Vaksin secara lengkap. Untuk itu, mari kita simak pembahasan yang ada di bawah ini…

Definisi Vaksin

Vaksin merupakan sebuah zat atau senyawa yang memiliki kegunaan untuk menciptakan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun tubuh agar kebal terhadap berbagai macam penyakit.

Pada dasarnya, Vaksin terbuat dari berbagai macam kandungan, seperti racun, bakteri maupun virus yang menimbulkan berbagai macam penyakit dan sudah dimatikan sebelumnya.

Ketika dimasukkan ke dalam tubuh seseorang, vaksin bertugas untuk merangsang sistem imun guna menghasilkan antibodi. Proses dari pembentukan antibodi tersebutlah yang disebut sebagai imunisasi.

Jadi gejala umum yang muncul setelah vaksin dimasukkan kedalam tubuh yaitu demam serta panas tubuh meningkat. Hal tersebut terjadi sebagai bentuk respon tubuh secara alami dari masuknya benda asing serta proses pembentukan imunitas guna mencegah berbagai penyebaran virus.

Baca Juga :
Macam – Macam Vitamin
Bagian – Bagian Sel
Sistem Pernapasan Pada Manusia

Macam – Macam Vaksin

Macam - Macam Vaksin

Setelah melihat pembahasan yang ada diatas, maka ada baiknya jika kita mengetahui apa saja macam-macam Vaksin bagi orang dewasa dan anak-anak, diantaranya adalah :

1. Vaksin Polio

Polio merupakan salah satu jenis vaksin yang umumnya diberikan guna mencegah penyebaran penyakit polio. Vaksin Polio ini akan diberikan sebanyak empat kali kepada bayi secara bertahap yaitu pada usia 0, 2, 3, hingga 4 bulan.

Secara umum, terdapat dua macam vaksin polio, seperti vaksin yang didalamnya berisikan virus polio tidak aktif yang kemudian dimasukkan ke dalam tubuh dengan cara disuntik dan ada juga yang dimasukkan melalui mulut.

2. Vaksin Pneumonia

Pneumonia merupakan sebuah radang paru-paru yang ditimbulkan dari bakteri Streptococcus. Bakteri ini menyerang saluran pernapasan bagian bawah dan akan menular melalui udara seperti saat sedang batuk, bersin, hingga berbicara.

Serangan dari penyakit pneumonia jauh lebih rentan terjadi pada seseorang yang usianya kurang lebih dari 60 tahun maupun seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat rendah.

3. Vaksin Influenza

Influenza adalah salah satu penyakit yang disebabkan karena terdapat virus yang menginfeksi saluran pernapasan. Pemberian dari vaksin influenza ini bertujuan untuk menambah sistem imun tubuh terhadap serangan dari penyakit ini.

Menurut WHO (World Health Organization), pemberian vaksin flu adalah salah satu metode yang paling efektif untuk mencegah penyebaran virus flu. Vaksinasi dilakukan setahun sekali untuk mencegah kejang dan penularan flu secara efektif.

4. Vaksin HPV

Kanker serviks atau HPV merupakan sebuah penyakit kanker yang diakibatkan karena adanya infeksi dari Human Papiloma Virus yang menular melalui hubungan seksual.

Sangat disarankan untuk memberikan vaksin ini sebelum melakukan hubungan seksual, karena memberikannya pada awal dapat meningkatkan efektivitas vaksin dalam upaya untuk mencegah kanker serviks.

Vaksin HPV sudah bisa diberikan ketika wanita sudah berusia 11 – 12 tahun. sedangkan untuk Vaksin kedua bisa diberikan 1 – 2 bulan sesudah vaksin pertama diberikan. Untuk Vaksin ketiga bisa diberikan setelah 6 bulan vaksin HPV yang pertama.

5. Vaksin Hepatitis A

Hepatitis A merupakan sebuah penyakit akut yang diakibatkan adanya infeksi dari virus hepatitis A yang ditularkan melalui tinja sang penderita. Penyakit ini umumnya akan menyerang anak-anak, akan tetapi pemberian vaksin juga harus dilakukan setiap rentang waktu 10 tahun sekali.

6. Vaksin Hepatitis B

Hepatitis B merupakan penyakit yang diakibatkan adanya infeksi dari virus hepatitis B yang menimbulkan peradangan akut pada hati ataupun menahun.

Namun dalam kasus lain, virus ini juga dapat memicu terjadinya kanker hati atau yang disebut juga dengan Sirosis. Vaksin dari penyakit ini sebenarnya telah diberikan saat lahir, tetapi dapat dikembalikan setiap enam bulan.

7. Vaksin MR

MR atau singkatan dari Measles Rubella merupakan sebuah penyakit yang ditularkan oleh infeksi virus ke saluran pernapasan. Campak bisa menimbulkan berbagai komplikasi cukup serius seperti Pneumonia, Ensefalitis, Diare, Kebutaan hingga kematian.

Belum ada pengobatan yang pasti untuk campak dan juga rubella, akan tetapi penyakit ini masih bisa dicegah dengan melakukan Imunisasi. Imunisasi dengan menggunakan vaksin MR merupakan pengobatan yang efektif untuk mencegah kedua penyakit ini.

F.A.Q

Apa itu Vaksin?

Vaksin merupakan sebuah zat atau senyawa yang memiliki kegunaan untuk menciptakan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun tubuh agar kebal terhadap berbagai macam penyakit.

Mengapa Vaksin sangat penting bagi tubuh?

Sebab, Vaksin adalah zat yang dapat digunakan untuk mencegah penyebaran dari berbagai macam penyakit dan juga untuk menjaga agar sistem imun tubuh kita tetap terjaga.

Tindakan pemberian Vaksin disebut?

Vaksinasi adalah sebuah tindakan pemberian vaksin terhadap seseorang dengan cara disuntikkan atau diteteskan kedalam mulut.

Sekianlah ulasan singkat dari materi yang ada diatas, semoga bisa menjadi materi yang bermanfaat.