Macam – Macam Muamalah

Posted on

Macam – Macam Muamalah – Dalam kehidupan Islam, dari mulai beribadah hingga kegiatan ekonomi, Islam telah mengatur semua aspek yang terkait dengan kehidupan masing-masing umatnya.

Macam - Macam Muamalah

Dalam hal ini, kita mengenal salah satu istilah yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi, yaitu Muamalah. Istilah Muamalah sering terdengar dalam kehidupan sehari-hari, yang biasanya dikaitkan dengan kegiatan Islam.

Nah, apa arti dari Muamalah yang sebenarnya dalam Ekonomi Islam? Apa saja macam-macam dari Muamalah. Yuk simak penjabaran yang ada di bawah ini mengenai Muamalah beserta dengan hal-hal didalamnya.

Definisi Muamalah

Muamalah merupakan suatu hubungan yang melibatkan antara individu dengan individu di dalam interaksi sosial yang sesuai dengan syariat Islam, karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri.

Dalam hubungannya dengan individu yang lain, manusia dibatasi dengan adanya Syariah Islam, yang meliputi hak dan juga kewajiban.

Sedangkan definisi dari Muamalah berdasarkan ilmu fiqih yaitu segala sesuatu yang berkaitan dengan masyarakat di dalam kegiatan transaksi ekonomi. Misalnya seperti kegiatan jual beli, sewa-menyewa, hutang-piutang dan lain sebagainya.

Macam – Macam Muamalah

Secara umum, Macam – Macam Muamalah dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu diantaranya adalah :

1. Syirkah

Istilah Syirkah menurut bahasa diartikan sebagai kongsi, kerjasama ataupun ber-syarikat.

Dalam praktik pada kegiatan ekonomi, Syirkah adalah upaya yang bertujuan untuk menggabungkan sumber daya dari dua orang atau lebih guna mewujudkan tujuan bersama.

Secara umum, sumber daya yang dimaksud disini bisa berupa keahlian, modal uang, bahan baku, jaringan kerja dan masih banyak lagi. Dalam ekonomi konvensional, Syirkah ini sering juga disebut sebagai usaha patungan atau kongsi.

Tidak ada perbedaan yang signifikan dari Muamalah jenis ini, kecuali dalam ekonomi Islam, bahwa bisnis tidak boleh melanggar hukum Syariah seperti kerjasama dalam kemitraan kartel Alkohol, Narkoba serta kegiatan jual beli barang yang dilarang oleh agama.

2. Mudharabah

Mudharabah merupakan sebuah akad yang digunakan untuk mengikat hubungan kerjasama yang melibatkan dua pihak atau lebih yaitu pemodal (sahib al-mal) serta orang yang melaksanakan usaha (mudharib).

Akad Mudharabah ini juga bisa dikatakan sebagai suatu kegiatan bagi hasil untuk dua belah pihak, yaitu dengan cara menentukan berapa persen bagian keuntungan yang akan didapatkan oleh kedua belah pihak.

Seorang Mudharib wajib untuk mengembalikan modal yang sudah dipinjam serta memberikan bagian dari keuntungan yang sudah ditentukan dengan kontrak yang disepakati atau tanpa adanya kontrak yang disepakati. 

Baca Juga :
Prinsip Ekonomi Syariah
Ekonomi Syariah – Pengertian, Prinsip, Tujuan dan Karakteristik
Ekonomi Mikro – Pengertian, Contoh, Perbedaan, Tujuan, Ruang Lingkup

3. Wakalah 

Wakalah adalah kegiatan untuk memindahkan kekuasaan yang dilakukan oleh satu orang ke orang lain yang bertindak sebagai pihak kedua untuk bertindak sesuai dengan transaksi yang dimaksud.

Misalnya seperti, kegiatan transaksi jual beli dari surat berharga yang dilaksanakan oleh manajer investasi kepada pihak bank kustodian. 

Ha ini tentunya perlu untuk digaris bawahi bahwa Wakalah tidak sama dengan wasiat. Apabila wasiat hanya berlaku untuk orang sudah meninggal, sedangkan Wakalah berlaku untuk orang masih hidup. 

4. Wadiah 

Wadi’ah adalah sebuah titipan yang diberikan oleh nasabah (penitip) yang harus dijaga dan juga dikembalikan apabila nasabah tersebut sudah menginginkan untuk pengembalian.

Di dalam akad Wadiah ini, para nasabah harus membayarkan biaya yang sudah ditentukan bersama sebelumnya, atas jasa penitipan tersebut. Ketika menggunakan ekonomi konvensional dalam kehidupan sehari-hari, Anda sering menemukan semacam kontrak wadiah, misalnya seperti loker.

5. Musaqah 

Musaqah adalah bentuk kolaborasi antara pemilik kebun dan penyewa atau pengelola yang ditugaskan untuk merawat kebun dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan.

Margin keuntungan atau profit yang diperoleh akan dibagi sama rata antara si pemilik kebun dengan si pengelola kebun. Musaqah menurut Baginda Rasulullah SAW itu Mubah.

Hal ini tentunya di karenakan pekerjaan untuk merawat dan mengelola kebun jelas dalam hal waktu, jenis dan juga sifatnya. Kontrak di dalam Musaqah dapat disampaikan secara lisan ataupun tertulis.

Hal – Hal yang Dilarang Oleh Islam

Ketika melakukan transaksi bisnis seperti membeli dan menjual, menyewakan, berhutang, serta pinjam meminjam, Islam melarang kita untuk melakukan beberapa hal, yaitu sebagai berikut ini :

  • Tidak diperbolehkan memakai cara-cara yang bersifat batil.
  • Kegiatan riba tidak diperbolehkan untuk dilakukan.
  • Tak diperbolehkan menggunakan cara-cara yang bersifat zalim (aniaya).
  • Tidak boleh memanipulasi timbangan, takaran, kualitas, dan juga kehalalan.
  • Tidak diperbolehkan melakukan kegiatan berjudi.
  • Islam melarang melakukan kegiatan transaksi jual-beli barang-barang haram.

F.A.Q

Muamalah Adalah?

Muamalah merupakan suatu hubungan yang melibatkan antara individu dengan individu di dalam interaksi sosial yang sesuai dengan syariat Islam, karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri.

Tujuan utama dari adanya Muamalah adalah?

Perlu kalian ketahui, bahwa tujuan utama dari Muamalah yaitu untuk mengatur hubungan yang terjalin antara sesama manusia serta menciptakan kemaslahatan bagi manusia sesuai dengan prinsip Syariat Islam.

Hubungan antara Muamalah dengan Ibadah adalah?

1. Ibadah adalah ketaatan yang dilakukan dan dilaksanakan sesuai dengan perintah-Nya.
2. Muamalah adalah ketentuan atau takdir yang sudah ditetapkan oleh Tuhan di dalam melaksanakan perintahnya.

Itu dia Informasi singkat yang berkaitan dengan Muamalah, semoga ulasan kali ini membantu kalian semua. Terimakasih