Lompat Galah

Posted on

Lompat Galah – Di dalam dunia olahraga terdapat berbagai macam nomor atau cabang olahraga baik itu cabang olahraga lari, lempar, renang dan juga lompat. Dalam nomor lompat, terdapat berbagai macam jenis lompat, salah satunya yang akan kita kali ini, yaitu Lompat Galah.

Lompat Galah

Perlu kalian ketahui bahwa lompat galah disesuaikan dengan jenis galah yang digunakan oleh para atlet tersebut untuk melompat. Galah tersebut dapat terbuat dari kayu, bambu, logam, fiberglass bahkan alumunium.

Untuk galah yang terbuat dari alumunium atau bambu pemakaiannya cenderung sama. Galah bambu atau aluminium nyaris tidak akan banyak memberikan lengkungan saat tubuh atlet berayun.

Sedangkan pada jenis galah yang dibuat dengan menggunakan bahan fiber cenderung sedikit lebih sulit diatur daripada galah yang dibuat dengan menggunakan bahan bambu ataupun aluminium.

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai nomor olahraga yang satu ini, mari kita simak pembahasan yang ada di bawah ini,,,,

Definisi Lompat Galah

Lompat galah merupakan salah satu jenis nomor lompatan yang dilakukan dengan cara memanfaatkan bantuan galah guna mencapai tujuan untuk melewati mistar yang ketinggiannya sudah ditetapkan dengan melakukan lompatan setinggi mungkin.

Pole vault juga bisa disebut sebagai lompat tinggi sebab peringkat yang digunakan untuk menentukan pemenang yaitu seberapa tinggi atlet bisa melewati garis atau tiang dengan menggunakan galah ataupun tongkat.

Sejarah Pole Vault

Menurut sejarah yang ada, Pole Vault ini berasal dari benua Eropa, atau lebih tepatnya berasal dari Negara Belanda. Ya, Belanda merupakan sebuah negara yang ada di benua Eropa yang sekelilingnya dipenuhi dengan pesisir pantai.

Nah, hal tersebutlah yang mengakibatkan negara Belanda ini memiliki banyak sungai dan juga danau. Maka dari itu sebagian besar rakyat Belanda apabila hendak pergi ke satu tempat ke tempat yang lainnya harus melewati sungai atau danau terlebih dahulu. 

Kemudian, Belanda menggunakan Fierljeppen atau lompat galah guna menyeberangi sungai atau danau yang merupakan penghalang untuk mereka bepergian serta untuk menghemat energi dan waktu agar jauh lebih efisien. 

Kemudian pada abad ke-13 Masehi, metode ini dipakai oleh para petani di wilayah Norwegia. Seiring berjalannya waktu, Fierljeppen sudah mulai dipertarungkan serta Fierljeppen ini menjadi cikal bakal dari vault pole sejauh ini.

Teknik-Teknik Dalam Pole Vault

Lompat Galah

Di bawah ini terdapat beberapa teknik yang perlu diperhatikan oleh para atlet Pole Vault agar tidak terjadi kesalahan pada saat melakukan pertandingan Pole Vault, yaitu diantaranya adalah :

1. Teknik Memegang Galah

Ketika hendak memegang galah, tiang atau galah harus berada di tangan depan sebelah kiri dengan bagian belakang telapak tangan menghadap ke atas. Kemudian jari-jari diletakkan di sisi kanan dan di rapatkan, kecuali ibu jari, nah Ibu jari ini diposisikan pada bagian bawah.

Sementara itu, siku kanan ditekuk 90° dan taruh tangan kanan di belakang tubuh. Pegang galah tersebut dengan kuat selanjutnya dorong ke bawah dengan tangan kanan Anda hingga posisi tangan kiri Anda kurang dari tangan kanan Anda.

Posisi tongkat galah terletak di antara pegangan tangan kiri dan kanan serta terletak di dekat tubuh dengan setinggi pinggang. Bahu dan tubuh rata miring ke depan.

2. Teknik Awalan

Pada saat melakukan teknik awalan ini tidak perlu terburu-buru. Lanjutkan saja langkah demi langkah, mengikuti gerakan freewheel, sebelum memasukkan tongkat galah. Genggam galah tersebut dengan kuat dan usahakan gilah tidak bergerak selama pelarian.

Tatapan mata harus fokus pada mistar atau garis yang sudah ditentukan. Posisi tongkat galah harus lurus, dengan ketinggian dari ujung tiangnya melebihi kepala atlet. Secara bertahap turunkan tongkat dan kemudian masukkan ujung tongkat ke dalam lubang yang sudah disiapkan oleh panitia.

Baca Juga :
Lompat Jangkit – Makalah, Teknik, Gaya, Lapangan, Sejarah, Peraturan
Lari Estafet – Sejarah, Teknik Start, Lapangan, Peraturan
Lompat Tinggi – Makalah, Gaya, Teknik Dasar, Sejarah, Peraturan
Lompat Jauh

3. Teknik Menusukkan Galah

Genggam tongkat dengan dua tangan, selanjutnya masukkan ujung tongkat pada lubang yang sudah disiapkan oleh panitia. Pada saat bagian ujung tongkat sudah ada di dalam lubang tersebut, maka gerakkan tangan kiri ke arah tangan kanan.

Kemudian, angkat kaki kanan Anda dengan kedua tangan menghadap ke atas, bersandar dengan kuat di kaki kiri papan yang disiapkan. Selanjutnya, rentangkan kedua tangan jika kaki Anda belum menyentuh lantai.

4. Teknik Berayun

Jika kaki kiri Anda sudah tidak ada di lantai saat berayun dan kedua lengan lurus di atas kepala Anda, maka angkatlah paha kanan Anda ke depan. Kemudian miringkan kaki kiri ke atas dan ikuti dengan kaki kanan. Hingga pada saat itu pula kedua kaki anda mengayun melebihi tinggi kepala Anda.

Selanjutnya, dorong tubuh Anda ke atas saat Anda memutar tubuh ke kiri dengan penyangga tangan, yang tetap berada di palang ketika kedua kaki diangkat dengan benar.

5. Teknik Melewati Mistar

Teknik bar crossing dilakukan dengan kaki kiri yang berfungsi sebagai alas, yang dilengkapi dengan batang supaya tubuh dapat terangkat. Jika setengah bagian dari tubuh telah melewati mistar, sehingga tongkat harus dilepaskan dengan terlebih dahulu melepaskan tangan kiri dan baru kemudian tangan kanan.

6. Teknik Pendaratan

Atlet Pole Vault umumnya mendarat dalam posisi duduk ataupun tidur terlentang. Teknik pendaratan yang digunakan ini disesuaikan dengan penguasaan keseimbangan atlet selama berayun untuk turun. Situs pendaratan ini berasal dari bahan yang lunak guna meminimalkan resiko terjadinya cedera.

Aturan-Aturan Dalam Lompat Galah

Pada dasarnya, semua nomor olahraga memiliki aturan-aturan yang ada didalamnya, mulai dari tempat, alat hingga perhitungan skor untuk menentukan siapa yang jadi pemenangnya

1. Ukuran Lapangan

Lapangan yang digunakan untuk melaksanakan pertandingan Pole Vault yang tersusun atas beberapa bagian yaitu jalur lintasan lari, kotak tancap tongkat, tiang yang digunakan untuk menyangga tongkat serta alas untuk mendarat. Berikut ini penjelasannya, yaitu :

  • Jalur perlintasan Lari bagian ini memiliki Panjang sekitar 45 m mulai dari titik awalan sampai ke kotak tancap tongkat.
  • Kotak untuk menancapkan tongkat bagian ini memiliki panjang 1 hingga 1,084 m dengan lebar sekitar 60 cm. Sedangkan pada panjang wilayah miring sekitar 80 cm dan pada bagian untuk menancapkan tongkat memiliki kedalaman sekitar 20 cm.
  • Tiang yang digunakan untuk penyangga palang memiliki tinggi sekitar 4,5 m.
  • Bantalan yang digunakan untuk alas mendarat memiliki ukuran sekitar 5×5 m.

2. Ukuran Tongkat atau Galah

Tongkat ataupun galah yang digunakan dalam atlet Pole Vault ini terbuat dari bahan fiber yang mempunyai tingkat kelenturan yang sangat khusus dan disesuaikan dengan bb si pelompat. Apabila bb pelompat 70 kg, maka tongka yang digunakan khusus untuk bb 70 kg.

  • Panjang tongkat yaitu sekitar 3,86 hingga 4,52 m
  • Berat max dari tongkat mencapai 2,26 kg

F.A.Q

Tahapan apa saja yang harus dilakukan untuk melakukan Lompat Galah?

1. Awalan
2. Tolakan
3. Melayang
4. Pendaratan

Darimana cabang olahraga Lompat Galah berasal?

Pole Vault atau Lompat Galah ini berasal dari benua Eropa, atau lebih tepatnya berasal dari Negara Belanda. Ya, Belanda merupakan sebuah negara yang ada di benua Eropa yang sekelilingnya dipenuhi dengan pesisir pantai.

Kapan bangsa Norwegia menggunakan metode Fierljeppen?

Pada abad ke-13 Masehi, metode Fierljeppen ini sudah mulai dipakai oleh para petani yang ada di wilayah Norwegia.

Sekian ulasan dalam artikel kali ini, semoga membantu dan bermanfaat bagi para pembaca.