Listrik Dinamis – Pengertian, Rumus, Contoh Soal

Posted on

Rumus.co.id – Pertemuan sebelumnya kita sudah membahas membahas mengenai listrik dinamis. Listrik dinamis dan listrik statis saling berhubungan satu sama lain. Berikut ini kita akan membahas mengenai listrik dinamis. Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Listrik Dinamis

Listrik dinamis adalah listrik yang berubah-ubah atau bisa bergerak dan sering disebut dengan arus listrik. Arus listrik ini berasal dari aliran elektron yang mengalir terus-menerus dari kutub negatif menuju kutub positif, dari potensial tinggi menuju potensial rendah dari sumber beda potensial (tegangan).

Listrik dapat mengalir dari titik berpotensial lebih tinggi ke titik berpotensial lebih rendah apabila kedua titik tersebut terhubung dalam suatu rangkaian tertutup. Dalam kehidupan sehari-hari listrik dinamis bisa kita lihat pada lampu senter. Lampu senter dapat menyala karena ada aliran lelektron di dalamnya. Listrik dinamis adalah listrik yang bergerak, semua benda elektronik yang bisa di aliri listrik bisa di sebut listrik dinamis.

Arus listrik terbagi menjadi 2 jenis yaitu arus AC (bolak-balik) dan DC (searah), umumnya arus listrik melewati kawat penghantar tiap satuan waktu, untuk jumlah arus listrik yang mengalir dalam waktu tertentu disebut kuat arus listrik (i).

Perhatikan gambar di atas, A lebih potensial dan lebih tinggi dari pada B. Arus listrik A akan mengalir menuju B. aliran tersebut akan otomatis karena penyeimbangan potensial antara A dan B. Arus listrik seakan-akan berupa arus muatan positif, dari potensial tinggi ke rendah.

Rumus Listrik Dinamis

Arus listrik terjadi jika ada perpindahan elektron seperti uraian diatas. Kedua benda bermuatan, jika dihubungkan dengan penghantar akan menghasilkan arus listrik. Kuat arus listrik disimbolkan dengan huruf I, memiliki satuan Ampere (A), rumusnya:

I = Q / t

Keterangan:

I = kuat arus listrik (A)

Q = jumlah muatan listrik (Coulomb)

t = selang waktu (s)

Rumus Beda Potensial atau Sumber Tegangan (V)

Sumber tegangan atau beda potensial mempunyai simbol V, dengan satuan Volt. Secara matematik mempunyai rumus:

V = W / Q

Keterangan:

V = beda potensia atau sumber tegangan listrik (Volt)

W = energi (Joule)

Q = muatan (Coulomb)

Rumus hambatan listrik (R)

Hambatan atau resistor disimbolkan dengan R, dengan satuan ohm, mempunyai rumus:

R = ρ . l / A

Keterangan:

R = hambatan listrik (ohm)

ρ = hambatan jenis (ohm.mm2/m)

A = luas penampang kawat (m2)

Contoh Listrik Dinamis dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Mobil-mobilan pada anak-anak yang menggunakan baterai
  • Lampu senter
  • Kulkas
  • Mesin cuci
  • Tv
  • Peralatan rumah tangga yang di aliri listrik

Contoh Soal

1) Kuat arus di dalam sepotong kawat penghantar adalah 10 A. Berapa menit waktu yang diperlukan oleh muatan sebesar 9.600 C untuk mengalir melalui penampang tersebut?

Diketahui:

I = 10 A

Q = 9.600 C

Ditanyakan:

Selang Waktu (t)?

Penyelesaian:

I = Q / t

t = Q / I = 9.600 C / 10 A = 960 s atau 16 menit.

2) Jika dalam kawat mengalir kuat arus sebesar 5 A. Berapakah jumlah muatan yang melewati luas penampang kawat dalam waktu 1 menit ?

Pembahasan

I = Q t

5 = Q 60

q = 5 x 60 = 300 Coulomb

Baca Juga:

Listrik Statis – Rangkuman, Rumus, Contoh Soal

Pengertian, Rumus Arus Listrik dan Contoh Soal

Demikian penjelasan mengenai listrik dinamis mulai dari pengertian, rumus dan contoh soal. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan serta informasi anda. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi anda semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, kunjungi terus Rumus.co.id banyak artikel menarik disana.