Lembaga Legislatif

Posted on

Lembaga Legislatif – Di Indonesia terdapat tiga jenis lembaga yang tentunya sudah tidak asing lagi ditelinga kita semua, yaitu Lembaga Yudikatif, Legislatif, dan juga Eksekutif.

Lembaga Legislatif

Nah, di pembahasan kali ini Rumus.co.id akan menjabarkan mengenai Lembaga Legislatif. Apa itu Lembaga Legislatif? Apa saja yang termasuk kedalam Lembaga Legislatif?

Untuk mengetahui serta memahami hal-hal yang ada diatas, yuk kita simak penjabaran dibawah ini secara rinci.

Lembaga Legislatif Adalah?

Lembaga legislatif merupakan sebuah lembaga negara yang mempunyai tugas untuk menyusun dan juga membentuk peraturan perundang-undangan.

Legislatif sering dikatakan sebagai sebuah badan deliberatif pemerintah yang mempunyai kekuasaan dalam pembuatan sebuah hukum dalam suatu negara.

Tidak hanya itu saja, Lembaga Legislatif pun mempunyai hak dalam menetapkan Anggaran Pendapatan dan juga Belanja Negara, serta lembaga ini bertugas untuk mengawasi pemerintahan yang melaksanakan undang-undang. 

Mengenal Lebih Jauh Lembaga Legislatif

Secara umum, lembaga ini juga dapat disebut sebagai Parlemen dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yang anggotanya terdiri dari perwakilan rakyat yang kemudian direkrut melalui kegiatan pemilihan umum (sistem distrik atau profesional).

Secara umum, transparansi undang-undang harus dimulai terlebih dahulu dengan merekrut calon anggota dari lembaga legislatif melalui pemilihan umum.

Hal ini bertujuan guna menunjukkan perwakilan rakyat, yang berkomitmen dan kuat untuk memperjuangkan aspirasi serta kepentingan dari seluruh rakyatnya.

Selain menetapkan undang-undang, legislatif juga biasanya mempunyai kekuatan untuk memungut pajak serta menerapkan biaya rumah tangga dan masih banyak lainnya. Tidak hanya itu saja, Legislator terkadang menulis kontrak dan juga memutuskan perang.

Baca Juga :
Demokrasi Parlementer
Ciri – Ciri Demokrasi
Demokrasi Pancasila

Fungsi Lembaga Legislatif

Secara umum, terdapat beberapa fungsi dari Legislative Institution yang perlu kalian ketahui, yaitu diantaranya adalah :

  • Merumuskan pedoman dan juga membuat undang-undang. Untuk alasan ini, Dewan Perwakilan Rakyat memiliki inisiatif, perubahan, dan hak anggaran.
  • Mengawasi eksekutif agar tindakan yang dilakukan oleh eksekutif sesuai dengan kebijakan yang sudah ditetapkan. Untuk alasan ini, DPR mempunyai hak untuk mengajukan pertanyaan, hak untuk interpelasi, hak untuk bertanya dan memilih.

Jenis – Jenis Dari Legislative Institution

Di bawah terdapat beberapa jenis Anggota Dewan yang termasuk ke dalam Legislative Institution beserta dengan tugasnya masing-masing. Berikut ini penjelasan dari jenis Legislative Institution, yaitu :

1. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) merupakan sebuah badan dari perwakilan yang memegang posisi sebagai badan negara. Anggota dari DPR merupakan anggota yang berasal partai politik yang terpilih di dalam pemilihan umum.

Sesuai dengan peraturan di dalam Undang-Undang Pemilu No. 10 Tahun 2008 yang di dalamnya berisikan tentang ditetapkannya jumlah dari anggota DPR atau DPRD yaitu :

  • Anggota dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) umumnya berjumlah kurang lebih sekitar 560 orang.
  • Anggota dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD) tingkat Provinsi umumnya berjumlah kurang lebih sekitar 35 orang sampai 100 orang.
  • Anak buah dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat Kabupaten atau Kota umumnya berjumlah kurang lebih sekitar 20 sampai 50 orang.

DPR adalah Badan Negara yang termasuk ke dalam Lembaga Legislatif memiliki beberapa tugas dan wewenangnya tersendiri, yaitu diantaranya adalah :

  • Berperan serta bertugas sebagai badan negara yang membuat undang-undang.
  • Bertugas sekaligus berperan sebagai sebuah badan yang memiliki hak dalam penetapan Anggaran Pendapatan dan juga Belanja Negara (APBN).
  • Berperan untuk melakukan pengawasan terhadap pemerintah dalam melaksanakan undang-undang.

2. Dewan Perwakilan Daerah (DPD)

DPD (Dewan Perwakilan Daerah) merupakan sebuah badan perwakilan daerah yang memiliki posisi sebagai suatu badan negara. Anggota dari DPD terdiri dari perwakilan rakyat yang berasal dari setiap provinsi yang terpilih melalui pemilihan umum dan menjabat selama lima tahun.

Jumlah anggota DPD dari masing-masing provinsi tidak sama, akan tetapi ha ini ditentukan bahwa maksimum empat orang, atau secara keseluruhan jumlah dari anggota DPD tidak boleh melebihi 1/3nya dari jumlah anggota DPR.

Sama halnya dengan DPR, badan negara yang satu ini pun memiliki tugas serta wewenangnya tersendiri, yaitu diantaranya adalah :

  • Bertugas untuk mengajukan rancangan undang-undang terhadap DPR tentang otonomi daerah serta mengawasi pelaksanaannya.
  • Berpartisipasi dalam penyusunan undang-undang terkait dengan hal-hal otonomi daerah, seperti interaksi pusat dengan daerah, integrasi regional, pengelolaan sumber daya alam, dan banyak lagi.
  • Berwenang untuk mempertimbangkan Dewan Perwakilan Rakyat sehubungan dengan rancangan undang-undang, anggaran, pajak, pendidikan dan juga agama.

3. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) merupakan sebuah badan negara yang terdiri dari anggota DPR dan juga DPD yang sudah terpilih melalui pemilihan umum.

Masa jabatan mereka kurang lebih selama lima tahun, dan akan berakhir ketika Anggota MPR yang baru sudah mengucapkan janji setia yang dipimpin oleh MA di dalam sidang Paripurna MPR.

Pada Undang-Undang Dasar tahun 1945 yang belum di amandemen, MPR berkedudukan sebagai badan tertinggi negara. Akan tetapi setelah di amandemen istilah tersebut diubah menjadi badan lembaga negara.

Sama halnya seperti DPR dan juga DPD, MPR memiliki tugas serta wewenangnya tersendiri, yang mana sudah tertera di dalam Pasal 3 Ayat 1 UUD 1945, yaitu diantaranya adalah :

  • Bertugas dan jug berwenang dalam mengubah dan juga menetapkan undang-undang negara.
  • Bertugas dan juga berwenang dalam proses melantik Presiden dan juga Wakil Presiden.
  • MPR juga memiliki kewenangan untuk memberhentikan Presiden serta wakilnya, ketika masa jabatannya sudah habis sesuai dengan yang tertera di dalam Undang-Undang Dasar.

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan Lembaga Legislatif?

Lembaga legislatif merupakan sebuah lembaga negara yang mempunyai tugas untuk menyusun dan juga membentuk peraturan perundang-undangan.

Lembaga Legislatif di Indonesia terdiri dari?

Lembaga Legislatif di Indonesia sering diartikan sebagai lembaga legislator, yang mana terdiri dari DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), DPD (Dewan Perwakilan Daerah) dan juga MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat).

Jumlah anggota DPR dan DPD ditetapkan dalam Undang-Undang nomor?

Sesuai dengan peraturan di dalam Undang-Undang Pemilu No. 10 Tahun 2008 yang di dalamnya berisikan tentang ditetapkannya jumlah dari anggota DPR atau DPRD.

Sekian ulasan yang dapat saya sampaikan di pembahasan kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru untuk kita semua.