Koordinat Kartesius

Posted on

Hallo sobat rumus.co.id kali ini akan menyampaikan artikel tentang Koordinat Kartesius dari titik, lengkap dengan, pengertian, fungsi, dan langkah pada saat akan melakukannya supaya mudah di pahami.

Apa Itu Koordinat Kartesius– Koordinat Kartesius sebuah perumusan dalam ilmu matematika yang memainkan peran penting dalam kombinasi aljabar dan geometri sehingga akan menghasilkan Descartes, koordinat Cartesian, dan yang memiliki pengaruh besar pada pengembangan geometri analitik.

Penggunaan sistem ini dikembangkan pada tahun 1637 dalam dua tulisannya yang memperkenalkan saran-saran baru untuk menunjukkan keadaan atau posisi titik-titik suatu objek pada suatu permukaan.

Koordinat-Kartesius

Metode ini adalah menggunakan dua sumbu yang saling tegak lurus dalam sebuah karya La Géométrie, dalam konsep yang akan dikembangkan.

Maka dalam Koordinat Kartesius dapat melompat dari titik atas jika dengan poin yang telah ditandai diantaranya

  • [-3.1], [2.3], [-1.5, -2.5] dan [0.0]. sebagai titik [0,0] juga disebut asal kalimat.

Karena kedua sumbu saling tegak lurus di dalam bidang xy yang dibagi menjadi empat bagian disebut sebagai kuadran dan dapat dilihat pada dengan titik bertanda [-3.1], titik [2.3], titik [-1.5, -2.5].

Menurut konvensi yang berlaku dapat diurutkan dengan cara berlawanan arah mulai dari kanan atas dalam sebuah Di kuadran I, dan kedua koordinat (x dan y) adalah hasil yang positif.

Baca Juga: Rumus Matematika SMA

Koordinat-Kartesius-gambar

Dalam sebuah kuadran akan bernilai negatif dengan koordinat x akan bernilai positif perhatikan tabel di bawah ini.

KuadranNilai xNilai y
Inilai positif [> 0]nilai positif [> 0]
IInilai negatif [< 0]nilai positif [> 0]
IInilai negatif [< 0]nilai negatif [< 0]
IVnilai positif [> 0]nilai negatif [< 0]

Baca Juga: Rumus Matematika SD

Sistem Koordinat

gambar-dua-dimensi

Sistem koordinat Kartesius dalam dua dimensi umumnya akan ditemukan ditentukan oleh dua sumbu yang saling tegak lurus dan keduanya terletak pada satu bidang (bidang xy).

Dalam gabungan sumbu horizontal berlabel x dan sumbu vertikal yang akan diberi label y dengan sistem koordinat tiga dimensi sebagai sumbu yang bersifat ortogonal satu sama lain.

Dalam perpotongan antara kedua sumbu dengan titik asal yang pada umumnya akan ditetapkan dengan 0 dan memiliki skala panjang unit yang ditandai dalam bentuk semacam kisi.

Berfungsi untuk menggambarkan titik yang tertentu dalam sistem koordinat dua dimensi dengan nilai x (absis) dan diikuti oleh nilai y (ordinat) sebagai format yang digunakan (x, y).

Sumbu yang saling tegak lurus dalam bidang xy yang ditandai dengan angka I, II, III dan IV dan akan berlaku pada titik koordinat x dengan tanda yang negatif dan y adalah positif.

Posisi titik koordinat Cartesius yang ditulis dalam bentuk pasangan pada bilangan (x, y) adalah.

  • x disebut absis, serta
  • y disebut ordinat

Dalam koordinat menjadi.

  • Titik A ada di koordinat (1,0), dengan A(1,0)
  • Titik B  ada di koordinat (2,4), dengan B(2,4)
  • Titik C ada di koordinat (5,7), dengan C(5,7)
  • Serta titik D ada di koordinat (6,4) dengan D(6,4)

Baca Juga: Vektor Matematika 

Contoh Soal dan Pembahasan

Cntoh sial 1

Ordinat poin A (9, 21) adalah.

a. -9
b. 9
c. -21
d. 21

Jawaban:

Secara umum menulis titik = (absis, mentahbiskan), Dalam masalah di atas, titik A (9, 21) adalah.

Abscissa = 9

Ordinat = 21

Jawaban yang benar adalah D.

Masalah 2.

Poin yang dikenal P (3, 2) dan Q (15, 13) yang akan relatif dari titik Q sehubungan dengan P disebut.

a. (12, 11)
b. (12, 9)
c. (18, 11)
d. (18, 13)

Jawaban:

Kita dapat menemukan koordinat yang relatif dari titik Q ke titik P dengan mengurangi angka.

a. Abscissa Q dikurangi abscissa P

b. Ordinasi Q dikurangi ordinat P

c. Jadi koordinat Q relatif terhadap P

d. (15-3, 13-2) = (12, 11)

Jawaban yang benar. A

Masalah 3

Titik A (3, 2), B (0, 2) dan C (-5, 2) sebagai titik yang dilintasi garis p yang sejajar dengan garis-p, garis-q

a. Paralel dengan sumbu x
b. Paralel dengan sumbu y
c. Tegak lurus dengan sumbu x
d. Secara tegak lurus terhadap sumbu y

Jawaban: d

Baca Juga: Rumus Peluang Matematika dan Contoh Soal Peluang

Bidang Koordinat Kartesius

Dalam suatu bidang dapat menggambar sesuatu perasaan rasanya lebih mudah dalam bidang koordinat Cartesius dengan bidang datar dalam bidang koordinat pada garis vertikal Y (disebut dalam sumbu Y) dan garis horizontal X (disebut dalam sumbu X).

Perpotongan dalam sumbu X dan sumbu Y disebut sebagai koordinat pusat atau koordinat basis, sehinga bidang-bidang koordinat ini disebut bidang koordinat Cartesius.

Bidang koordinat dapat digunakan untuk menentukan posisi dengan titik-titik yang ditentukan dalam sebuah pasangan angka, misalnya sumbu x dan y dibagi menjadi sumbu x. dan akan mendapat kan hasul yang positif dan sumbu y negatif.

  • Kuadran I dari sumbu x dan sumbu y hasil positif
  • Kuadran II dari sumbu x dan sumbu y hasil positif
  • Kuadran III dari sumbu x dan sumbu y hasil negatif
  • Kuadran IV dari sumbu x dan sumbu y hasil negatif

Terima contoh berikut!

  • Titik B terletak I dengan nilai x – y positif
  • Capai titik II pada nilai x positif dan negatif
  • Titik D pada kuadran III dalam nilai x dan y negatif
  • Titik A pada kuadran IV dalam nilai positif x dan negatif

Demikianlah sobat pembahasan dari kami tentang Koordinat Cartesius lengkap dengan contoh dan pembahasan nya, semoga artikel kami yang singkat ini dapat beguna dan bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Baca Juga: Rumus Kombinasi Matematika dan Contoh Soalnya

Related posts: