Kontak Sosial

Posted on

Kontak Sosial – Istilah yang satu ini bersama dengan Komunikasi Sosial tentunya sangat berkaitan erat dalam mendukung keberlangsungan terjadinya kegiatan Interaksi Sosial.

Kontak Sosial

Dalam fenomena sosial, umumnya Social Contact tidak mesti harus bersentuhan atau terjalin melalui hubungan fisik, akan tetapi juga bisa dengan hanya tersenyum saja, berteriak pada teman ataupun menulis serta membaca pesan dari orang lain.

Namun, masih banyak yang belum mengetahui dan juga memahami tentang Social Contact. Untuk mengetahuinya, yuk kita simak penjabaran yang akan Rumus.co.id sampaikan untuk para pembaca setia.

Definisi Social Contact

Kontak sosial adalah suatu interaksi yang terjadi dari masing-masing pihak di dalam suatu hubungan baik. Di mana, tidak dapat dipungkiri bahwa orang-orang akan selalu bersentuhan dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Tentunya, kondisi tersebut tidak bisa dihindari oleh manusia, karena mengingat bahwa manusia merupakan makhluk sosial. Bentuk dari Social Contact ini tidak selalu harus terjadi melalui kontak fisik, tetapi juga dapat berupa reaksi verbal atau bahkan pasif (simbol).

Oleh karena itu, interaksi fisik bukanlah dasar utama dari terjalinnya hubungan Social Contact serta peningkatan teknologi juga mengubah definisi Social Contact itu sendiri, di mana kontak sosial tidak harus terjadi secara fisik saja.

Secara bahasa, Social Contact berawal dari bahasa Latin, yaitu dari kata Cum/Com atau Cun/Con yang berarti bersama-sama serta Tangere yang berarti menyentuh. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, Social Contact adalah bersentuhan secara bersama-sama.

Ciri – Ciri Social Contact

Setelah melihat penjelasan diatas, ada baiknya jika kita mengetahui ciri-ciri dari Social Contact agar kita juga bisa lebih memahaminya. Berikut ini merupakan beberapa ciri-ciri dari Social Contact, yaitu diantaranya adalah :

  1. Umumnya pelakunya berjumlah lebih dari satu orang atau dalam bentuk kelompok.
  2. Adanya komunikasi yang terjalin di antara para pelaku interaksi sosial melalui Social Contact.
  3. Terjalin hubungan Social Contact ini tentunya terdapat maksud dan juga tujuan yang jelas.
  4. Dilakukan melalui sebuah pola dalam sistem sosial tertentu.
  5. Tidak harus dilakukan secara fisik, bisa melalui verbal atau secara pasif. Terutama seperti saat ini, yang sedang dihadapi dengan Pandemi Covid-19.

Baca Juga :
Interaksi Sosial
Perubahan Sosial
Integrasi Sosial

Bentuk – Bentuk Dari Kontak Sosial

Terdapat beberapa bentuk-bentuk dari Kontak Sosial yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari, yaitu diantaranya adalah :

1. Social Contact Berdasarkan Dengan Proses Terjadinya

Jika dilihat berdasarkan dengan bentuk proses terjadinya, maka kontak sosial ini dibedakan menjadi 2, yaitu diantaranya adalah :

A. Primary Social Contact 

Social Contact primer adalah salah satu bentuk dari kontak sosial yang berhubungan langsung dengan cara tatap muka, baik dengan kontak fisik ataupun tidak dengan kontak fisik.

Contoh dari Primary Social Contact yaitu misalnya seperti berbicara, berjabat tangan, menggunakan bahasa isyarat, tersenyum dan masih banyak lagi.

B. Secondary Social Contact

Social Contact Sekunder adalah salah satu bentuk dari Kontak Sosial yang terjalin secara tidak langsung atau dengan kata lain melalui media atau perantara tertentu.

Secara umum, Social Contact Sekunder ini terbagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu Direct Secondary Social Contact serta Indirect Secondary Social Contact. Berikut ini penjelasan dari kedua jenis Social Contact Sekunder, yaitu :

  • Direct Secondary Social Contact adalah salah satu bentuk dari sosial sekunder yang dilakukan dengan cara memakai bantuan dari alat tertentu. Contoh dari Direct Secondary Social Contact yaitu misalnya seperti menggunakan telepon, televisi, surat dan masih banyak yang lainnya.
  • Indirect Secondary Social Contact adalah salah satu bentuk dari sosial sekunder yang dilakukan secara tidak langsung atau melalui bantuan dari pihak lainnya seperti pihak ketiga. Contoh dari Indirect Secondary Social Contact yaitu misalnya seperti Vishal menitip salam untuk Ulia melalui Chintia.

2. Social Contact Berdasarkan Jumlah Individu yang Terlibat

Jika dilihat berdasarkan dengan jumlah dari individu yang ikut terlibat didalamnya, maka kontak sosial ini dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu diantaranya adalah sebagai berikut : 

  • Contact Between Individuals, adalah salah satu Social Contact yang hanya terjadi antara individu yang dengan individu yang lainnya. Misalnya seperti Social Contact yang terjadi antara pekerja dengan pekerja, antara pedagang dengan pembeli dan masih banyak lagi.
  • Contact Between Groups, adalah salah satu bentuk dari Social Contact yang terjadi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya. Misalnya seperti pertandingan yang terjadi antara dua tim bola basket dalam sebuah turnamen dan lain sebagainya.
  • Contact Between Individuals And Groups, adalah salah satu bentuk dari Social Contact yang terjalin antara individu dengan kelompok. Misalnya seperti Seorang guru dengan siswanya dan masih banyak lagi.

F.A.Q

Kontak Sosial adalah?

Kontak sosial adalah suatu interaksi yang terjadi dari masing-masing pihak di dalam suatu hubungan baik. Di mana, tidak dapat dipungkiri bahwa orang-orang akan selalu bersentuhan dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Dampak negatif dari Kontak Sosial adalah?

Kontak sosial tidak selalu memiliki efek positif, tetapi efek negatif dalam kontak sosial juga dapat terjadi ketika menyangkut hal-hal yang dapat merusak tatanan sosial di masyarakat. Contohnya adalah kontak sosial untuk melakukan tindakan pencurian.

Mengapa Social Contact menjadi syarat dari terjadinya Interaksi Sosial?

Karena interaksi sosial merupakan inti dari kehidupan sosial di mana agar dapat berhubungan dengan orang lain, maka memerlukan adanya kontak sosial atau komunikasi sosial.

Itu dia, ulasan singkat dari artikel yang dibahas kali ini. Semoga dapat membantu para readers setia untuk mempelajarinya.