Konjungsi Temporal

Posted on

Rumus.co.id – Kali ini kita akan membahas makalah materi tentang Konjungsi Temporal, kita akan jabarkan secara detail dan lengkap dari pengertian, macam – macam, sifat – sifat, contoh kalimat beserta pembahasan lainnya.

Pengertian Konjungsi

Konjungsi atau bisa disebut Kata Sambung yaitu merupakan kata untuk menghubungkan kata – kata, ungkapan – ungkapan atau kalimat – kalimat dan sebagainya dan tidak juga untuk tujuan atau maksud lain.

Konjungsi tersebut tidak dihubungkan dengan objek, konjungsi juga tidak menerangkan kata, konjungsi hanya menghubungkan kata – kata atau kalimat – kalimat dan yang lainnya.

Pengertian Konjungsi Temporal

Konjungsi Temporal adalah kata konjungsi atau kata hubung yang dapat menerangkan hubungan waktu dari dua hal atau peristiwa yang berbeda. Kata ini termasuk kata hubung yang sangat erat karena berkaitannya dengan waktu.

Konjungsi Temporal
Konjungsi Temporal

Kata konjungsi jenis ini sangat berfungsi untuk menjabarkan secara kronologi dari suatu keadaan atau suatu peristiwa. Hal ini dapat menjadikan kalimat mudah untuk dipahami apa maksudnya itu.

Baca Juga : Konjungsi Kronologis

Macam Macam Konjungsi Temporal

Konjungsi Temporal memiliki beberapa macam – macamnya, yaitu konjungsi temporal sederajat dan tidak sederajat, antara lain :

1. Konjungsi Temporal Sederajat

Konjungsi Temporal Sederajat adalah Kata hubung waktu sederajat, jenis kata sambung yang memiliki sifat yang sama atau sederajat. Kata hubung ini biasanya juga dapat digunakan pada kalimat majemuk yang bersifat setara.

Konjungsi ini tidak boleh ditempatkan pada bagian awal maupun akhir kalimatnya, namun harus berada pada tengah tengah kalimat.

Contohnya :

  • Sebelumnya
  • Selanjutnya
  • Setelahnya
  • Lalu
  • Kemudian
  • Sesudahnya

Contoh Kalimat Konjungsi Temporal Sederajat :

  • Habib sedang mencuci piring, sebelumnya ia telah menyapu halaman.
  • Doni pergi bermain, sebelumnya ia telah mengerjakan tugas sekolah.
  • Rama akan bekerja di bidang komputer, sebelumnya ia mengikuti kursus komputer.
  • Abie berhasil menjadi juara pertama lomba lari, sebelumnya ia sempat menjadi juara dua.
  • Risti merupakan pengusaha makanan yang sukses, sebelumnya ia hanya penjual kaki lima.
  • Riris memasak makanan buka puasa sesudahnya membagikannya ke orang orang sekitarnya.
  • Frida pulang kerumah sudahnya ia pergi kursus biola.
  • Dito mengerjakan PR bahasa Indonesia dan sesudahnya ia akan mengumpulkan tugas itu.
  • Anak anak sedng bermain petak umpet sesudahnya mereka akan bermain sepak bola.
  • Saudara Kiki dibawa ke UGD, selanjutnya ia akan dipindahkan ke kamar pasien.
  • Bapak sedang memasak nasi goreng selanjutnya dia akan menghidangkannya untuk paman.
  • Husai baru menyelesaikan PR Ipa selanjutnya ia akan menyelesaikan PR bahasa Indonesia.
  • Kereta berhenti di stasiun selanjutnya penumpang segera naik.
  • Sinta ganti baju lalu makan siang bersama adiknya.
    Adik makan lalu kenyang.
  • Tito kecelakaan lalu di bawa ke rumah sakit.
  • Ibu memasak lalu menghidangkannya di meja makan.
  • Keluargaku berlibur ke Malioboro lalu ke pantai.
  • Paman memperbaiki pintu lalu memasangnya kembali.
  • Ibu mencuci piring kemudian mencuci pakaian.
  • Aku membaca soal kemudian mengerjakan soalnya.
  • Adik jatuh kemudian Ibu membantunya berdiri.
  • Guru memberikan materi Matematika kemudian memberikan tugas kepada murid muridnya tersebut.
  • Andi memakan buah mangga setelahnya ia pun memakan buah jeruk
  • Ivan telah selesai bermain sepak bola setelahnya ia bermain gitar
  • Sarmila suka sekali bernyayi, ketika ia telah selesai bernyayi dangdut setelahnya ia bernyayi lagu pop

Baca Juga : Konjungsi Antarkalimat

2. Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Konjungsi Temporal Tidak Sederajat adalah kata sambung yang menghubungkan beberapa kalimat yang bertingkat atau tidak sederajat. Kata hubung ini dapat juga berguna untuk jenis kalimat majemuk.

Konjungsi tersebut bisa terletak di awal kalimat, tengah kalimat ataupun di akhir kalimat.

Contohnya :

  • Sambil
  • Bila
  • Demi
  • Sementara
  • Sebelum
  • Sejak
  • Apabila
  • Waktu
  • Tatkala
  • Ketika
  • Semenjak
  • Sebagainya
  • Manakala

Contoh Kalimat Konjungsi Tidak Temporal Sederajat :

  • Rika bekerja keras sejak Ayahnya berhenti bekerja.
  • Aku belajar giat sejak nilai bahasa Indonesiaku jelek.
  • Demi mendapatkan uang untuk berobatkan ibunya, Nina rela berjualan koran setiap pagi.
  • Husni baru saja membantu pekerjaan Ibunya demi mengurangi beban orang tuanya tersebut.
  • Ketika aku mengerjakan PR, adikku datang mengganggu.
  • Aku jalan jalan ketika teman temanku mengajak pergi.
  • Reni menunggu Rino di depan kampus sampai hujan reda.
  • Semenjak aku sakit teman temanku selalu menjenguk di rumah sakit.
  • Aku mengerjakan tugas sekolah semenjak adikku pergi bermain.
  • Pak Joko bekerja di toko kami sejak dua tahun lalu.
  • Waktu Ibu menyapu halaman, Ayah pergi ke kantor.
  • Eni memberikanku gelang sejak aku pindah rumah.
  • Manakala Rina datang, aku sedang memasak.
  • Sang putri merasa gembira manakala pangeran datang ke istana.
  • Dini berjualan gorengan semenjak ibunya sakit.
  • Sementara adik belajar, Ibu memasak makan malam.
  • Selama ayah dinas keluar kota, Ibu merindukan Ayah.
  • Aku dibelikan boneka baru bila ulang tahun.
  • Bila adik tidak mau sekolah, Ayah tidak akan membelikan mainan baru.
  • Adik mau makan apabila lauknya ayam goreng.
  • Apabila kakak suka menabung, Ibu akan merasa senang.
  • Bilamana aku mau usaha pasti akan berhasil.
  • Ibu akan senang bilamana bertemu kedua orang tuanya.
  • Sejak nenek sakit, Ibu selalu merasa sedih.
  • Tatkala ia datang maka kucingnya pun pergi
  • Budi minum air sampai 2 gelas tatkala ia selesai bermain badminton
  • Arus balik lebaran membuat jalan untung suropati macet total, selanjutnya petugas lalu lintas mengarahkan para pengendara untuk lewat jalan yos sudarso kedaton

Baca Juga : Konjungsi Korelatif

Perbedaan Konjungsi Temporal Sederajat dan Tidak Sederajat

Dalam istilah lain kedua konjungsi ini disebut juga konjungsi temporal bertingkat. Berdasarkan penjelasan diatas serta ciri dan contoh kalimatnya maka dapat disimpulkan beberapa perbedaan antara kedua konjungsi ini.

Berikut ini beberapa perbedaan konjungsi sederajat dan tidak sederajat yaitu :

PerbedaanSederajatTidak Sederajat
Contoh KataKemudian, sebelumnya,
sesudahnya, selanjutnya,
lalu, setelahnya
Sejak, Bilamana,
apabila, Ketika,
sejak, demi,
waktu, bila,
hingga, sementara
LetakBerada pada tengah kalimatLetaknya bisa berubah
bisa di depan, tengah,
dan juga di belakang

Inilah pembahasan lengkap tentang kalimat Konjungsi Temporal beserta macam – macam dan contoh bentuk kalimat dan pembahasannya, semoga bermanfaat…

Artikel Lainnya : Konjungsi Penerang