Konjungsi Korelatif

Posted on

Halo sobat semua kali saya akan membahas apa sih konjungsi korelatif, konjungsi korelatif itu berfungsi sebagai kata penyambung antar kalimat. Nah, pada artikel kali ini kami akan mencoba membahasnya secara detail dan sangat mudah di mengerti atau di pahami, sebelum kita membahasnya secara lebih rinci dan lengkap, alangkah baiknya kita mengetahui beberapa penjelasan dasar berikut ini.

Jika kamu belum tahu apa yang dimaksud dengan konjungsi korelatif, maka di sini kami akan berusaha menjelaskan tentang konjungsi korelatif. Berikut ini adalah pengertian konjungsi korelatif dan contohnya beserta jenis – jenisnya!

konjungsi-korelatif-1

Pengertian Konjungsi Korelatif

Konjungsi korelatif adalah sebuah kata hubung yang dapat menghubungkan dua kalimat sekaligus, klausa, atau lebih menjadi satu kalimat.

Konjungsi ini bisa juga kita gunakan pada kalimat majemuk setara atau sintaksis, kalimat konjungsi korelatif merupakan suatu kalimat yang tersusun atas dua kalimat/klausa atau lebih yang dihubungkan dengan kata konjungsi korelasi.

Jika kita telah mengenal pengertiannya, korelatif yang artinya ( hubungan ) sehingga dapat kita tarik kesimpulan bahwa suatu kalimat konjungsi korelatif ini mengandung hubungan antar satu kalimat dengan kalimat lainnya yang di gabungkan.

Selanjutnya kata hubung merupakan kata yang menghubungkan beberapa kalimat menjadi kalimat yang efektif, sehingga kalimat tersebut mudah dipahami.

Maksudnya Jika saja beberapa kalimat tidak dihubungkan dengan kata hubung, maka kalimat tersebut menjadi ambigu dan rancu, sehingga sulit di Mengerti.

Adapun Kata dari korelatif adalah kata yang menghubungkan dua bagian kalimat dan hubungan kedua bagian itu mempunyai kedudukan atau derajat yang sama. Kalimat yang menggunakan penghubung korelatif disebut kalimat korelatif. Kalimat korelatif biasanya berupa kalimat majemuk.

Misalnya :

  1. Mobil itu melaju se demikian cepatnya sehingga sangat sulit sekali dikejar mobil patrol polisi.
  2. Baik bersama ayahnya, maupun bersama ibunya, adiknya tetap saja tidak mau peri.
  3. Kita tidak hanya mengikuti diskusi itu, tetapi juga ikut harus aktif mengemukakan pendapat.
  4. Tidak hanya cuci muka, bahkan kami menyempatkan untuk mandi dan berenang di pemandian air hangat itu sehingga badan kita sehat.
  5. Bukannya aku tidak mau membantumu, melainkan aku tidak punya banyak waktu untuk membantu.

Ciri Ciri

Dibawah ini ada beberapa ciri ciri dari konjungsi korelatif adalah :

  1. Konjungsi korelatif bertugas sebagai kata penghubung antar dua unsur yang setara, baik dalam kalimat, frasa, klausa maupun kata.
  2. Konjungsi korelatif telah tersusun oleh sepasang mata atau pun gabungan kata.

Contoh Kalimat Konjungsi Korelatif

Supaya sobat lebih memahami salah satu jenis konjungsi ini, berikut disajikan beberapa contoh penggunaannya.

Terdapat pula dua kata hubung dari beberapa contoh yang akan di jelaskan di bawah ini, maka sobat perhatikan kata hubung berikut “tidak hanya” dan “tetapi juga” dengan kata subjek ditulis satu kali karena merupakan kata yang sama.

Untuk contohnya sendiri ada beberapa yang wajib sobat ketahui, diantaranya ialah :

  1. Tidak hanya …, tetapi juga …
  2. Baik … maupun …
  3. Jangankan …, … pun
  4. Bukan …, melainkan …
  5. Apa(kah) … atau …
  6. Sedemikian rupa … sehingga
  7. Demikian … sehingga
  8. Bukannya …, melainkan
  9. Entah….entah

Untuk lebih menambah pemahaman sobat langsung saja disimak beberapa contoh kata penghubung korelatif berikut :

Tidak Hanya  …,  Tetapi   (…)   Juga…

  • Tidak hanya mengalami patah tulang, tetapi dia juga mengalami gegar otak.
  • Tidak hanya mengajar matematika, tetapi Angga juga mengajar ilmu fisika.
  • Tidak hanya belajar saja, tetapi juga berdoa agar bisa sukses dan mencapai cita – citanya.

Baik … Maupun…

  • Baik dekat maupun jauh, dia tetap akan menyusul pacarnya.
  • Baik Angga maupun Ilham ingin menjadi hacker profesional.
  • Baik sendirian maupun bersama-sama, dia akan tetap berangkat.

Jangankan …, … pun…

  • Jangankan hujan, badai pun akan dia lalui demi pacarnya.
  • Jangankan emas, berlian pun akan aku berikan kepadamu.
  • Jangankan sepeda, motor pun akan aku belikan jika kamu juara satu.

 Bukan …, Melainkan…

  • Bukan Angga yang memecahkan kaca, melainkan adiknya yang nakal.
  • Angga bukan hanya pandai llmu fisika, melainkan juga pandai Agama.
  • Ayah bukan hanya memberi Nafkah untuk keluarga, melainkan juga memberikan kasih sayang Kepada keluarganya.

(Se)Demikian  (rupa) … Sehingga…

  • Angga menyusun kata sedemikian rupa, sehingga adiknya mempercayainya.
  • Ahmad belajar demikian tekunnya, sehingga dia sering menjadi juara dikelas nya.
  • Pak Tono merawat istrinya sedemikian sayangnya, sehingga istrinya sembuh dengan cepat.

Apa(kah) … atau…

  • Apakah dia sakit atau hanya pura-pura sakit?
  • Apakah kamu bisa hadir atau tidak besok sore ke acara?
  • Apakah kamu percaya atau tidak dengan apa perkataanku?

 Entah … entah …

  • Entah lulus entah tidak, dia akan tetap menerima hasilnya.
  • Entah benar entah salah, dia tetap pada pendiriannya.
  • Entah ia atau tidak, dia pernah berkata ingin mengakhiri hidupnya.

Nah itulah Sobat materi mengenai pengertian konjungsi korelatif dan ciri – ciri beserta contohnya,

Demikian lah penjelasan tentang konjungsi korelatif ini . Semoga bermanfaat dan Menambah ilmu pengetahuan kita tentang apa itu konjungsi korelatif, jangan lupa ya sobat untuk like dan share artikel ini ke sobat yang lain ya.

Terima kasih.

Baca Juga :