Konfigurasi Elektron – Pengertian, Rumus, Macam-Macam, Contoh Soal

Posted on

Rumus.co.id – Kali ini kita akan membahas materi fisika tentang konfigurasi elektron, kita akan jabarkan secara detail dan lengkap dari pengertian elektron, pengertian konfgurasi elektron, macam – macam, rumus, hubungan dengan tabel periodik, dan contoh soalnya.

Pengertian Elektron

Elektron yaitu sebuah partikel sub-atom yang bermuatan negatif dan umumnya dapat ditulis sebagai e-. Elektron tidak memiliki komponen dasar ataupun substruktur apapun yang diketahui, sehingga ia dapat dipercayai sebagai partikel elementer. Elektron juga memiliki massa sekitar 1/1836 massa proton.

Pengertian Konfigurasi Elektron

Konfigurasi Elektron
Konfigurasi Elektron

Konfigurasi Elektron merupakan susunan elektron – elektron pada sebuah atom, molekul, dan struktur fisik lainnya. Sama seperti partikel elementer lainnya, elektron juga harus patuh pada hukum mekanika kuantum dan menampilkan sifat – sifat bak-partikel maupun bak-gelombang.

Macam – Macam Konfigurasi Elektron

Konfigurasi Elektron juga memiliki beberapa macam – macamnya, yaitu sebagai berikut :

1. Kulit Dan Sub-kulit Dalam Konfigurasi Elektron :

Sebuah kulit elektron yaitu beberapa subkulit yang berbagi bilangan kuantum yang sama yaitu n (nomor sebelum angka dalam sebuah orbital). Sebuah atom dengan kulit ke-n dapat berisi 2n2 elektron.

Subkulit merupakan sebuah tempat di dalam kulit yang berisi bilangan azimuth yaitu ℓ. Nilai dari ℓ (0, 1, 2, atau 3) sesuai dengan masing – masing label s, p, d, dan f. Jumlah maksimum elektron yang bisa ditempatkan di sebuah subkulit dirumuskan sebagai 2(2ℓ+1). Pada subkulit s maksimum 2, 6 elektron pada subkulit p, 10 pada subkulit d, dan 14 pada subkulit f.

2. Notasi Konfigurasi Elektron :

Notasi standar untuk mengetahui konfigurasi elektron dari sebuah atom dan molekul. Untuk atom, notasinya terdiri dari urutan orbital atom (contoh : untuk fospor urutannya adalah 1s, 2s, 2p, 3s, 3p) dengan nomor elektron mengisi masing-masing orbital dalam format superscript.

3. Energi Dalam Konfigurasi Elektron :

Energi juga dapat dikaitkan dengan elektron dalam orbital. Energi dalam sebuah konfigurasi sering kali mendekati jumlah energi di setiap elektron dengan mengabaikan interaksi antar elektron. Konfigurasi yang memiliki energi terendah disebut keadaan dasar (ground state). Sedangkan konfigurasi lainnya disebut keadaan tereksitasi (excited state).

4. Prinsip Aufbau Dan Aturan Madelung Dalam Konfigurasi Elektron :

Orbital diisi untuk meningkatkan nilai n+l.
Dimana dua orbital memiliki nilai n+l yang sama.

Berikut ini yaitu urutan orbital pada konfigurasi elektron :

1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4d, 5p, 6s, 4f, 5d, 6p, 7s, 5f, 6d, 7p, (8s, 5g, 6f, 7d, 8p, dan 9s)

Konfigurasi Elektron

5. Penyimpangan Konfigurasi Elektron :

  • Penyimpangan Konfigurasi Elektron Pada Orbiital d :

Penyimpangan pada orbital subkulit d dikarenakan orbital yang setengah penuh (d5) atau penuh (d10) itu bersifat lebih stabil dibandingkan dengan orbital yang hampir setengah penuh (d4) atau hampir penuh (d8 atau d9).

tabel orbital d
  • Penyimpangan Konfigurasi Elektron Pada Orbital f :

Pada orbital f, sebagaimana dengan penyimpangan konfigurasi dalam orbital d, maka konfigurasi elektron yang berakhir pada orbital f juga mengalami penyimpangan.

tabel orbital f

6. Konfigurasi Elektron Dalam Molekul :

Dalam molekul, konfigurasi elektronnya semakin rumit. Masing-masing molekul memiliki struktur orbital yang berbeda. Orbital molekul ditandai berdasarkan simetrinya. Misalnya O2 ditulis 1σg2u2g2u2g2u4g2, atau setara dengan 1σg2u2g2u2u4g2g2. Istilah 1πg2 mewakili dua elektron di dalam dua turunan orbital ke-π* (antibonding).

Hubungan Konfigurasi Elektron Dengan Tabel Periodik

Tabel periodik

Umumnya, perioditas tabel periodik dalam blok tabel periodik bergantung pada jumlah elektron yang dapat diperlukan untuk mengisi subkulit s, p, d, dan f.

Contoh Soal

Tentukanlah nilai konfigurasi elektron dan jumlah elektron dalam kulit elektron atom unsur dibawah ini :

a. Ni (Z = 28) b. Sr(Z = 38)

Penyelesaian :

Ni (Z = 28) : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d8 atau [Ar] 4s2 3d8; K = 2 ; L = 8 ; M = 16 ; N = 2
Sr (Z = 38) : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d104p6 5s2atau [Kr] 5s2; K = 2 ; L = 8 ; M = 18 ; N = 8 ; O = 2

Inilah pembahasan lengkap tentang konfigurasi elektron beserta contoh soal dan pembahasannya, semoga bermanfaat …

Baca Juga :