Kondensasi Adalah

Posted on

Kondensasi Adalah – Peristiwa yang mengubah bentuk benda atau zat dari gas menjadi cair disebut sebagai kondensasi. Pada dasarnya, kondensasi ini merupakan kebalikan dari peristiwa penguapan.

Kondensasi Adalah

Hal tersebut terjadi ketika uap air yang ada di udara mengembun dari bentuk gas dan kemudian kembali ke bentuk cair dan meninggalkan atmosfer, kemudian kembali lagi ke permukaan bumi, peristiwa ini disebut sebagai hujan.

Sebagian besar dari masyarakat tidak mengetahui, bahwa hujan merupakan salah satu bentuk dari peristiwa Kondensasi ini. Dalam ulasan kali ini, Rumus.co.id akan menjabarkan tentang istilah yang satu ini beserta dengan hal-hal di dalamnya. Yuk simak uraian lengkapnya!

Kondensasi Adalah?

Istilah dari kata Kondensasi ini berasal dari bahasa Latin yaitu dari kata “Condensate”, yang memiliki arti membuat tertutup. Sedangkan secara Etimologis, kata Kondensasi adalah peristiwa perubahan bentuk suatu zat dari gas atau uap ke dalam bentuk cair.

Ada juga yang mengungkapkan bahwa Kondensasi juga disebut sebagai pengembunan yang berarti perubahan dari bentuk benda ke bentuk yang lebih padat, misalnya dalam konversi gas (uap) menjadi cairan.

Konversi ini terjadi ketika uap yang didinginkan berubah menjadi cairan, tetapi dapat juga terjadi ketika uap dikompresi atau tekanan ditingkatkan, maka akan berubah menjadi cairan yang mengalami kombinasi antara kompresi dan pendinginan.

Definisi Kondensasi Menurut Para Ahli

Selain pengertian dari Condensation secara umum dan istilah, berikut merupakan definisi dari Condensation yang diungkapkan oleh para ahli, yaitu sebagai berikut :

  • Nieke Karnaningroem (1990), peristiwa Condensation adalah proses mengubah bentuk gas menjadi bentuk cair yang disebabkan oleh perbedaan suhu udara. Suhu kondensasi berubah sesuai dengan tekanan uap yang ada.
  • Triatmodjo (2008), Kondensasi adalah drainase air dari atmosfer di permukaan bumi, yang terdiri dari embun, salju, hujan es dan hujan. Condensation untuk daerah tropis, hujan memiliki peran atau fungsi yang besar. Ini bisa dilihat di mana hujan biasanya dianggap sebagai presipitasi.
  • Wibowo Dkk (2015), Condensation adalah peristiwa di mana air jatuh dari atmosfer ke permukaan bumi. Bentuk air yang jatuh bisa berupa salju, hujan, kabut ataupun embun.

Proses Terjadinya Condensation

Kondensasi Adalah

Kondensasi atau pengembunan terjadi ketika uap air yang ada di udara mengalir melalui permukaan yang jauh lebih dingin daripada titik embun uap air, maka uap air ini akan terkondensasi dan berubah menjadi butiran-butiran embun.

Proses Condensation ini dapat ditemukan di alam sekitar kita. Misalnya, proses pembentukan awan di langit yang merupakan salah satu bentuk dari proses Condensation.

Uap air yang naik adalah bentuk dari efek sinar matahari yang terkondensasi di udara. Ini karena udara di atas permukaan bumi jauh lebih rendah daripada titik embun uap air.

Proses kondensasi yang terjadi ini akan menyebabkan terbentuknya cloud. Secara umum, atmosfer harus sepenuhnya jenuh agar Condensation terjadi. Dengan kata lain, tekanan uap harus mencapai maksimum.

Selain awan jenuh, air juga harus memiliki permukaan, di mana permukaan tersebut digunakan sebagai tempat untuk mengembun. Condensation di sekitar partikel berdebu atau partikel lain seperti asap atau bahkan bakteri mikroskopis sering terjadi di atmosfer.

Baca Juga :
Siklus Hidrologi – Pengertian, Proses, Macamnya, Gambar, Makalah
Hidrosfer
Proses Terjadinya Hujan

Jenis – Jenis Dari Condensation

Secara umum, Condensation ini dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu diantaranya adalah :

  1. Exterior Condensation : Jenis kondensasi ini terjadi ketika udara lembab menyentuh permukaan yang bersuhu sangat dingin, seperti gelas atau kaca. Kondensasi terjadi ketika suhu permukaan berada di bawah titik embun di udara.
  2. Interior Condensation : Kondensasi jenis ini dapat terjadi ketika ada kelembaban udara yang berlebihan di ruangan tertutup. Jadi jika berbanding lurus dengan jumlah udara hangat di ruangan tersebut, maka hal ini akan mengakibatkan pengembunan pada panel jendela.

Dampak Dari Adanya Kondensasi

Pada dasarnya Kondensasi adalah proses yang sangat sederhana. Namun, prosesnya menjadi tidak biasa, jika terjadi pada perangkat elektronik dan listrik, ini karena dapat menjadi salah satu penyebab korsleting.

Terjadinya korsleting listrik ini, diakibatkan karena peristiwa ini akan menyebabkan embun pada unit board pada perangkat yang dapat menyebabkan masalah yang sangat buruk.

Oleh karena itu, sangat disarankan agar suhu di sebuah ruangan dalam perangkat medis sekitar 17 °C -20 °C. Bahkan panel ruang kontrol dalam unit besar sangat membutuhkan pemantauan suhu khusus seperti pada CT Scan dan MRI.

F.A.Q

Apa itu Kondensasi?

Kondensasi adalah peristiwa perubahan bentuk suatu zat dari gas atau uap ke dalam bentuk cair.

Titik Embun Udara adalah?

Titik embun udara merupakan suhu di mana uap air mengembun di udara dan menjadi air dengan kecepatan yang sama dengan penguapan air, dengan tekanan udara yang konstan.

Faktor penyebab terjadinya Condensation pada alat medis, yaitu?

1. Ada perubahan suhu yang drastis.
2. Desain kamar yang mewakili batas antara suhu di dalam dan luar ruangan.
3. Bahan yang digunakan sebagai penutup perangkat medis.
4. Gudang yang digunakan sebagai tempat penyimpanan.

Demikianlah ulasan singkat yang dapat disampaikan dalam pembahasan kali ini. Semoga membantu para pembaca untuk memahami peristiwa Kondensasi.