Koloid – Pengertian, Sifat, Jenis, Fungsi, Contoh

Posted on

Rumus.co.id – sebelumnya kita sudah membahas mengenai vikositas. Petemuan kali ini kita akan membahas mengenai koloid mulai dari pengertian, sifat, jenis, fungsi dan contoh. Simak penjelasan lengkap berikut ini.

Pengertian Koloid

Pengertian koloid adalah campuran dua atau lebih zat dimana partikel-partikel zat berukuran keloid tersebar merata di dalam zat lain. Ukuran keloid sangat kecil sekitar 1-100 nm. Keloid merupakan sistem disperse ukuran partikel tersebut lebih besar dari larutan, akan tetapi lebih kecil suspense yaitu campuran kasar.

Dalam kehidupan sehati-hari keloid sangat banyak di jumpai. Contoh keloid larutan garam, larutan gula, susu, selai, mentega, dan sabun. Contoh suspense adalah air sungai, campuran air dangan pasir.

Koloid atau campuran fase peralihan ini merupakan keadaan antara larutan dan suspensi. Jika dilihat dengan menggunakan mikroskop koloid tampak homogen, akan tetapi sebenarnya koloid tergolong campuran heterogen. Hal ini dikarenakan perbedaan partikel kedua fase koloid masih dapat diamati dan dibedakan secara makroskopis.

Koloid - Pengertian, Sifat, Fungsi, Contoh

Sifat Koloid

Berikut ini adalah sifat koloid antara lain:

1.      Efek Tydall

Cahaya ketika menembus air yang jernih maka akan di belokan, sedangkan airan koloid ini akan di biaskan atau di hamburkan. Karena koloid mempunyai sifat tydall. Efek ini dapat membedakan sistem koloid dari larutan.

2.      Gerak Brown

Partikel koloid akan bergerak sangat cepat dan patah-patah atau zig-zag dalam medium pendispersi. Gerakan acak atau zig zag ini disebut dengan gerak brown. Gerakan ini berfungsi sebagai penstabilan partikel koloid sehingga tidak menjadi pemisah antara partikel terdispersi dan medium pendispensi.

3.      Elekroforesis

Jika koloid di aliri aliran listrik maka partikel koloid bergerak meuju electrode positif atau electrode negative. Hal ini dapat membuktikan bahwa koloid mempunyai aliran listrik. Gerak partikel koloid dalam medan listrik dapat di sebut dengan elektroforesis.

4.      Adsorpsi

Permukaan partikel koloid dapat menatik partikel yang bermuatan listrik di sekitarnya, hal ini disebabkan karena koloid bermuatan listrik. Proses ini bisa di sebut dengan absorpsi. Contoh absorpsi adalah penjernihan air tebu, penjernihan air dan pembuatan obat noted.

Fungsi koloid

Berikut adalah fungsi koloid antara lain:

  • Membantu menjernihkan air
  • Membantu pembuatan obat noted
  • Meyerap racun
  • Pelarut dalam produk kosmetik
  • Penyerap zat warna pada kain
  • Membentuk emulsi antara kotoran (minyak) dengan air, sehingga sabun dan detergen dapat membersihkan kotoran, terutama kotoran dari minyak
  • Membantu memutihkan gula tebu
  • Untuk menggumpalkan darah

Jenis koloid

Berikut ini adalah jenis kolodi antara lain:

1.      Sol

Sistem koloid ini terbentuk dari fasa terdispersi berupa padatan dan fasa pendispersinya berupa cairan. Contoh sol emas, tinta, dan cat.

2.      Sol padat

Sistem koloid ini terbentuk dari fasa terdispersi berupa padatan dan fasa pendispersinya padatan. Contoh gelas berwarna, dan intan hitam.

3.      Emulsi

Sistem koloid ini terbentuk dari fasa terdispersi berupa cairan dan fasa pendispersinya cairan. Contoh susu, santan, dan minyak ikan.

4.      Emulsi padat

Sistem koloid ini terbentuk dari fasa terdisfersi berupa cairan dan fasa pendispersinya berupa padatan. Contoh jelly, mutiara, dan keju.

5.      Aerosol padat

Sistem koloid ini terbentuk dari fasa terdispersi berupa padatan dan fasa pendispersinya berupa gas. Contoh asap dan debu.

6.      Aerosol cair

Sistem koloid ini terbentuk dari fasa terdispersi berupa cairan dan fasa pendispersinya berupa gas. Contoh kabut, awan, dan hair spray.

7.      Buih

Sistem koloid ini terbentuk dari fasa terdispersi berupa gas dan fasa pendispersinya berupa cairan. Contohnya: buih sabun, dank rim kocok.

8.      Buih padat

Sistem koloid ini terbentuk dari fasa terdispersi berupa gas dan fasa pendispersinya berupa padatan. Contoh karet busa dan batu apung.

Baca Juga:

Rumus Cairan Infus Pada Anak dan Orang Dewasa

Viskositas – Pengertian, Rumus, Materi, Laporan, Contoh, Manfaat

Demikian penjelasan mengenai koloid.Semoga artikel ini bisa menambah wawasan serta informasi anda. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi anda semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, kunjungi terus Rumus.co.id banyak artikel menarik disana.