Kesenjangan Sosial

Posted on

Kesenjangan Sosial – Istilah yang satu ini merupakan sinonim dari ketimpangan sosial atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai Social Inequality. Sebagai salah satu bagian dari penampakan sosial, kesenjangan sosial ini ada, baik itu secara lokal maupun global.

Kesenjangan Sosial

Namun, secara sosiologi, Social Gap adalah konsep yang sangat penting untuk memahami kehidupan masyarakat, karena pada prinsipnya tidak ada masyarakat yang secara empiris disebut sama.

Dalam ulasan kali ini, kita akan secara bersama-sama menyimak pembahasan yang akan disampaikan oleh website kesayangan Anda yaitu Rumus.co.id secara lengkap dan mudah untuk dipahami.

Definisi Dari Kesenjangan Sosial

Kesenjangan sosial sering diartikan sebagai kondisi yang tidak seimbang dalam kehidupan sosial masyarakat, baik individu maupun kelompok.

Di mana terjadinya ketidaksetaraan yang meliputi kemampuan untuk menampung barang atau jasa, kekayaan, penghargaan dan undang-undang yang diberikan kepada masyarakat.

Ketidaksetaraan sosial juga sering didefinisikan sebagai adanya perbedaan finansial yang sangat nyata, termasuk kekayaan, harta serta jasa dan juga yang lainnya.

Munculnya ketimpangan atau Social Gap-ekonomi di dalam masyarakat ini dapat dilihat dengan adanya berbagai macam peluang serta keunggulan yang tak tertandingi untuk berbagai posisi sosial dalam masyarakat.

Definisi Social Gap Menurut Para Ahli

Setelah kita melihat penjabaran yang ada diatas, dibawah ini terdapat beberapa pendapat mengenai Social Gap yang diungkapkan oleh para pakar sosiologi, yaitu diantaranya adalah :

  1. Menurut Badruzzaman Century, Social Gap merupakan ketidaksetaraan sosial yang terjadi dalam masyarakat dan menimbulkan perbedaan yang terlihat sangat jelas. Atau dapat ditafsirkan sebagai kondisi di mana orang kaya memiliki posisi lebih tinggi dan juga lebih kuat jika dibandingkan dengan orang miskin.
  2. Soerjono Soekanto, Social Gap merupakan sebuah ketidakseimbangan yang terjadi antara elemen budaya dan masyarakat yang dapat membahayakan kehidupan kelompok sosial.
  3. Emile Durkheim, Social Gap merupakan perbedaan antara fungsi-fungsi dari struktur sosial yang tidak dapat dihindari.
  4. Max Weber, Ahli teoritis sosial ini mengevaluasi ketidaksetaraan sosial berdasarkan dengan perbedaan yang terjadi pada kesenjangan masing-masing individu, yang diekspresikan dalam sistem perilaku dan juga tindakan.

Baca Juga :
Perubahan Sosial
Integrasi Sosial
Mobilitas Sosial

Faktor Pengaruh Social Gap

Setelah kita mengetahui dan juga memahami definisi dari Social Gap yang ada di atas, kita juga perlu untuk mengetahui berbagai faktor yang menjadi penyebabnya. Setidaknya, terdapat lima faktor yang menjadi pengaruh terjadinya Social Gap. Diantaranya adalah :

1. Perbedaan SDA

Tingkat ekonomi di suatu wilayah umumnya dipengaruhi oleh berbagai jenis sumber daya alam yang dikandungnya. Tingkat ekonomi dapat dikembangkan apabila SDA yang tersedia dapat dikelola dengan benar.

Ketika suatu wilayah mengalami kekurangan pasokan sumber daya alam, maka hal ini dapat memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap ekonomi yang terjadi di daerah tersebut.

2. Kebijakan Pemerintah

Kebijakan pemerintah juga bisa menjadi faktor dari timbulkan Social Gap di lingkungan masyarakat. Misalnya seperti pedoman yang digunakan dalam program transmigrasi.

Kelompok migran ini secara umum dapat meningkat jauh lebih cepat dibandingkan dengan populasi lokal. Lebih banyak peluang bagi migran membuat mereka lebih cepat berkembang. Hal ini menciptakan pemisahan sosial yang terjadi antara dua kelompok masyarakat.

3. Pengaruh Globalisasi

Globalisasi ini umumnya dapat dipakai untuk membuat perbaikan. Baru-baru ini, globalisasi juga dipakai untuk meningkatkan partisipasi sosial-ekonomi di lingkungan masyarakat. Social Gap ini terjadi saat beberapa individu atau tidak dapat beradaptasi serta tidak bisa memanfaatkan globalisasi dengan benar.

4. Faktor Demografis

Tingkat pertumbuhan masyarakat, kesehatan, pendidikan, pekerjaan hingga struktur populasi ini dapat menunjukkan situasi demografis yang terjadi di suatu daerah. Kondisi demografis yang terjadi di daerah yang satu dengan daerah lainnya bisa mengurangi dampak dari Social Gap.

Hal ini dikarenakan produktivitas dari tenaga kerja seseorang yang ada di satu wilayah tidak sama dengan yang ada di wilayah lainnya.

5. Letak dan Kondisi Geografis

Pada umumnya, tingkat pengembangan pada suatu wilayah ini dipengaruhi oleh lokasi dan juga kondisi geografisnya. Dimana, masyarakat yang tinggal di dataran tinggi umumnya cenderung merasa lebih sulit untuk berinvestasi pada pembangunan infrastruktur dibandingkan dengan masyarakat yang tinggal di dataran rendah.

Hal ini mengakibatkan, masyarakat yang tinggal di dataran rendah berkembang jauh lebih cepat. Oleh sebab itu, hal tersebut bisa mengarah pada terjadinya Social Gap di kedua kelompok masyarakat.

Contoh Dari Social Gap

Contoh spesifik dari kondisi Social Gap yang terjadi dalam kehidupan nyata yang bisa kita lihat seperti yang terjadi di Jakarta sebagai ibu kota dari negara Indonesia.

Sebagai kota metropolitan dengan banyak bangunan yang menjulang tinggi, rumah mewah serta berbagai macam teknologi mutakhir. Di balik glamornya kota tersebut, masih banyak warga yang tinggal di kawasan kumuh di bawah garis kemiskinan.

Kondisi tersebut juga banyak terjadi di berbagai daerah lain serta sampai saat ini belum ada solusi nyata yang diberikan. Hal tersebut disebabkan karena ketidaksetaraan sosial bukanlah masalah yang dapat dengan mudah dan cepat diselesaikan karena berkaitan dengan kehidupan dari banyak orang yang terlibat.

Berikut ini merupakan contoh dari ketimpangan sosial lainnya yang terjadi di lingkungan masyarakat, yaitu :

  • Terjadinya Ketidakadilan hukum, misalnya seperti para koruptor yang memakan uang negara berjumlah milyaran rupiah hanya mendapat sanksi berupa kurungan penjara kurang lebih selama 2 th, sedangkan orang yang mencuri sapi mendapat sanksi 3 th penjara.
  • Kurangnya penyediaan fasilitas umum yang digunakan oleh para penyandang cacat.
  • Adanya perbedaan perlakuan sosial, misalnya seperti warga yang selalu berpenampilan glamor selalu diperlakukan dengan baik oleh para pelayan dibandingkan dengan masyarakat yang penampilannya biasa saja.

F.A.Q

Apa itu Kesenjangan Sosial?

Kesenjangan sosial sering diartikan sebagai kondisi yang tidak seimbang dalam kehidupan sosial masyarakat, baik individu maupun kelompok.

Dampak positif dari Kesenjangan Sosial ini yaitu?

1. Dapat menghilangkan pemicu stres
2. Dapat menenangkan pikiran dan tubuh
3. Mampu mempercepat proses aktivitas manusia
4. Mampu mengarah pada distribusi tenaga kerja yang lebih seragam

Bagaimana cara mengatasi Kesenjangan Sosial?

1. Memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat untuk menerima pendidikan yang memadai, dari yang kaya hingga yang miskin.
2. Dapat digunakan untuk menciptakan lapangan pekerjaan.
3. Dapat membuat distribusi pembangunan di semua daerah.

Sekianlah informasi singkat dalam penjabaran kali ini, semoga bisa dijadikan sebagai wawasan baru untuk kita semua.