Kerjasama Internasional

Posted on

Kerjasama Internasional – Semua barang-barang yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik itu handphone, televisi, mesin cuci dan lain sebagainya tidak semuanya berasal dari dalam negeri.

Kerjasama Internasional

Barang-barang yang kalian gunakan saat ini bisa ada dirumah kalian itu berkat adanya sistem kerjasama ekonomi internasional loh. Kok sisem kerjasama ekonomi internasional? Untuk mengetahuinya, yuk kita bahas secara rinci mengenai Kerjasama Internasional.

Definisi Kerjasama Internasional

Kerja sama internasional adalah bentuk kerja sama ekonomi yang terjadi antara satu negara dengan negara lain yang saling menguntungkan. Bentuk dari kerjasama ini dapat mempengaruhi dua negara atau lebih.

International Collaboration atau Kerjasama Internasional memberikan dampak yang sangat penting terhadap kemajuan suatu negara.

Umumnya, kerja sama internasional mencakup beberapa bidang, mulai dari International Collaboration di bidang ekonomi, pertahanan, pendidikan, teknologi hingga keamanan.

Kerjasama Internasional berlangsung sesuai dengan ketentuan yang sebelumnya sudah disepakati oleh negara-negara yang terlibat dalam hubungan kerja sama tersebut. Tidak hanya itu saja, kerjasama dapat dilakukan oleh semua negara tanpa kecuali sesuai dengan kebutuhan dari negara-negara tersebut.

Negara yang terlibat dengan hubungan kerjasama internasional tidak hanya akan berdampak pada keunggulan masing-masing negara. Namun, akan semakin memperkuat hubungan diplomatik yang baik dengan negara-negara yang terlibat dalam hubungan kerjasama.

Bentuk – Bentuk Kerjasama Internasional

Kerjasama Internasional

Secara umum, International Collaboration di kelompokkan menjadi tiga kategori. Berikut ini penjabaran dari bentuk-bentuk International Collaboration adalah :

1. Kerjasama Ekonomi Anternegara

Berikut ini merupakan contoh dari Kerjasama Ekonomi Antarnegara yang diikuti oleh negara-negara yang berasal dari berbagai belahan dunia. Misalnya seperti :

  • World Bank (Bank Dunia),

Bank Dunia pertama kali dibentuk sekitar tahun 1944 yang berpusat di Washington, DC, AS. Misi dari lembaga ini yaitu untuk memberikan bantuan ekonomi guna meningkatkan bisnis di bidang pertanian, industri, pembangunan jalan serta pengembangan negara-negara di dunia.

Bisanya bantuan yang diberikan berupa dukungan dalam bentuk pinjaman jangka panjang ke negara-negara berkembang dengan suku bunga yang relatif rendah.

  • WTO (World Trade Organization)

WTO merupakan sebuah organisasi yang dibentuk sekitar tahun 1947 di Jenewa (Swiss). Organisasi ini berkomitmen dalam perdagangan internasional untuk terus melindungi sistem perdagangan internasional serta mengatur kerjasama secara umum.

Dibentuknya organisasi WTO bertujuan untuk menghapuskan atau menurunkan tarif yang menjadi penghambat bagi perdagangan internasional serta menyelesaikan perselisihan perdagangan yang terjadi antara anggotanya.

Baca Juga :
Faktor Penghambat Perdagangan Internasional
Teori Perdagangan Internasional
Peran Pelaku Ekonomi

2. Regional Cooperation

Berikut ini contoh dari bentuk kerjasama yang dijalankan oleh negara-negara yang berada di dalam satu wilayah tertentu. Misalnya seperti :

  • ASEAN (Association of South East Asian Nation)

ASEAN merupakan sebuah lembaga kerjasama regional yang terjadi antara negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara dalam bidang ekonomi, sosial, budaya dan juga politik. Lembaga ini dibentuk sekitar tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand.

Dalam Lembaga ASEAN setidaknya sudah melibatkan 10 negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Timor-Leste, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Laos, Myanmar, Vietnam dan Kamboja.

  • AFTA (ASEAN Free Trade Area)

AFTA merupakan sebuah perjanjian perdagangan bebas yang terjadi antara negara-negara yang terdaftar di dalam lembaga ASEAN. Secara umum, tujuan dari didirikannya lembaga ini, yaitu :

  • Mengembangkan pertumbuhan ekonomi yang adil serta berkelanjutan.
  • Mengambangkan kegiatan ekspor dan juga impor.
  • Meningkatkan investasi bagi negara-negara yang terdaftar dalam lembaga ASEAN.

3. Kerjasama Ekonomi Antarregional

Kerjasama ekonomi yang dilaksanakan oleh dua atau lebih lembaga ekonomi antar daerah. Misalnya seperti :

  • ASEM (Asian-European Meeting)

Tujuan dari mendirikan ASEM yaitu untuk membahas masalah yang melibatkan negara-negara di Eropa dan juga Asia. Lembaga ini membahas berbagai hal yang tidak terbatas.

Meskipun begitu lembaga ini hanya membahas berbagai aspek seperti ekonomi, pendidikan, budaya, politik, strategi pertahanan dan lingkungan.

  • APEC (Asia-Pasific Economic Coorporation)

APEC merupakan sebuah lembaga ekonomi yang bertujuan meningkatkan hubungan kerja sama serta liberalisasi perdagangan yang mencakup semua aspek ekonomi di kawasan Asia-Pasifik.

Lembaga ini pertama kali dibentuk sekitar tahun 1989 didalam pertemuan tingkat menteri antar negara-negara yang berada kawasan Asia-Pasifik yang dilaksanakan di Canberra, Australia.

Tujuan dari Di Dirikannya Kerjasama Internasional

Tujuan utama dari dibentuknya Kerjasama Internasional umumnya memberikan dampak positif terhadap negara yang terlibat didalamnya. Dibawah ini terdapat tujuan lain dari adanya International Collaboration, yaitu :

1. Untuk Mempererat Hubungan Persahabatan

Adanya hubungan International Collaboration akan mempererat tali persahabatan yang terjadi antar negara-negara yang saling menjalin hubungan kerjasama. Hal tersebut bisa melindungi kita dari permusuhan antar negara yang saling menjalin kerjasama.

2. Untuk Mewujudkan Perdamaian Dunia

Salah satu efek dari membangun International Collaboration dapat dilihat dalam mewujudkan perdamaian dunia, misalnya dalam mencegah kekerasan dan kemungkinan terjadinya peperangan.

3. Menambah Pertumbuhan Ekonomi Bagi Setiap Negara

Salah satu faktor yang mempengaruhi banyak negara dalam membangun hubungan kerja sama adalah mendukung dan mempromosikan pertumbuhan ekonomi negara. Salah satu contohnya adalah Indonesia untuk negara berkembang.

4. Meningkatkan Jumlah Tenaga Kerja

Dengan menjalin hubungan International Collaboration juga mampu untuk meningkatkan jumlah tenaga kerja, namun dalam hal ini yang dimaksud bukanlah TKW, tetapi tenaga ahli.

Hal ini umumnya berawal dari adanya pertukaran pelajar, kegiatan ini merupakan hasil dari International Collaboration yang selanjutnya akan memberikan dampak positif terhadap tenaga kerja ahli yang handal.

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan Kerjasama Internasional?

Kerja sama internasional adalah bentuk kerja sama ekonomi yang terjadi antara satu negara dengan negara lain yang saling menguntungkan. Bentuk dari kerjasama ini dapat mempengaruhi dua negara atau lebih.

Apa manfaat dari adanya International Collaboration?

1. Membangun persahabatan yang baik antar bangsa
2. Dapat Menghindari Permusuhan dan Perang.
3. Memenuhi kebutuhan negara seperti Indonesia.  

Daftar Negara yang terlibat di dalam Lembaga ASEAN yaitu?

Dalam Lembaga ASEAN setidaknya sudah melibatkan 10 negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Timor-Leste, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Laos, Myanmar, Vietnam dan Kamboja.

Demikianlah informasi yang dapat diberikan pada kesempatan kali ini, semoga menjadi wawasan baru untuk kita semua.