Kerajaan Sriwijaya

Posted on

Kerajaan Sriwijaya – Dalam bahasa Sansekerta, kata Sriwijaya berasal dari dua kata, yaitu Sri yang berarti bercahaya atau gemilang dan Wijaya yang berarti kemenangan atau kejayaan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa kata Sriwijaya berarti Kemenangan Yang Gelang-Gumilang. Nah pada kesempatan kali ini Rumus.co.id akan membahas secara rinci mengenai Kerajaan Sriwijaya.

Kerajaan Sriwijaya

Sejarah Berdirinya Kerajaan Sriwijaya

Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan yang pertama kali didirikan pada abad ke-7 dengan seseorang yang bernama Dapunta Hyang sekaligus raja pertama dari Kerajaan Sriwijaya.

Bukti fisik dari adanya Kerajaan ini berupa kronik berita Cina yang memberitahukan bahwa pada abad ke-6 terdapat seorang pendeta Budha dari Tiongkok yang berkata ingin memperdalam agamanya di tanah India.

Sebelum keberangkatannya, beliau harus menguasai terlebih dahulu bahasa Sansekerta, oleh sebab itu pendeta yang bernama I-Tsing tersebut mempelajarinya selama setengah tahun di wilayah Sriwijaya.

Kronik ini sekaligus memberikan kabar bahwa pada zaman dahulu, Sriwijaya telah dijadikan sebagai pusat keagamaan yang sangat mumpuni di wilayah Asia Tenggara. Kemudian I-Tsing berhasil untuk menafsirkan kitab-kitab agama Budha ke dalam bahasa nenek moyangnya.

Tidak hanya itu saja, terdapat sebuah prasasti peninggalan dari Kerajaan Sriwijaya yang menjadi bukti dari adanya Kerajaan ini, prasasti tersebut dinamakan dengan Kedukan Bukit pada tahun 683 M.

Nah, di tahun itulah Sriwijaya yang sedang dipimpin oleh seorang raja bernama Dapunta Hyang sedang berusaha untuk memperluas wilayahnya dengan cara menyiapkan bala tentara yang berjumlah sekitar 20.000 orang.

Penyerangan ini akhirnya membuahkan hasil setelah menjalani 8 hari bertempur di medan perang. Dan akhirnya beberapa wilayah yang kekuatan militernya tak sebanding dengan kerajaan Sriwijaya bersedia untuk menyerahkan upeti sebagai tanda kekalahannya.

Baca Juga : Kerajaan Majapahit

Raja – Raja Yang Memimpin Kerajaan Sriwijaya

Berikut ini terdapat beberapa nama dari rajayang pernah memimpin Kerajaan Sriwijaya dan mampu membuat kerajaan tersebut mempunyai kekuasaan yang sangat luas, yaitu diantaranya adalah :

1. Raja Daputra Hyang

Daputra Hyang merupakan raja pertama dari Sriwijaya yang mampu membawa kerajaan tersebut untuk melebarkan sayapnya. Raja yang satu ini bahkan memiliki cita-cita untuk menjadikan Kerajaan Sriwijaya sebagai Kerajaan Maritim.

2. Raja Dharmasetu

Pada masa pemerintahan dari Raja Dharmasetu, ternyata Kingdom of Srivijaya ini sudah semakin luas hingga ke Semenanjung Malaya. Hal inilah yang kemudian membuat kerajaan tersebut membangun sebuah pangkalan yang berada di wilayah Ligor.

Terdapat berbagai macam prestasi yang pernah diperoleh oleh Dharmasetu misalnya seperti berhasil untuk menjalin hubungan kerjasama dengan Negeri China dan jugaIndia.

3. Raja Balaputra Dewa

Balaputra Dewa adalah salah satu raja yang mampu membawa Sriwijaya untuk menjadi kerajaan terbesar yang ada pada saat itu. Raja Balaputra Dewa menjabat sebagai raja pada abad ke-9.

Cerita tentang Raja Balaputra Dewa sendiri berasal dari sebuah prasasti yang dinamakan dengan Prasasti Nalanda. Karena kehebatan dari Raja Balaputra Dewa sendirilah yang mampu menjadikan Kingdom of Srivijaya sebagai kerajaan terbesar di Asia Tenggara.

4. Raja Sri Sudamaniwarmadewa

Pada masa kekuasaan dari Raja Sri Sudamaniwarmadewa, ternyata Kerajaan Sriwijaya sudah pernah mendapatkan serangan yang dilakukan oleh Raja Darmawangsa yang berasal dari Jawa Timur. Akan tetapi, serangan tersebut dapat digagalkan oleh bala tentara Sriwijaya.

5. Raja Sanggrama Wijayattunggawarman

Pada masa pemerintahan dari Raja Sanggrama ternyata Sriwijaya mendapatkan serangan lagi dari Chola Kingdom yang saat itu dipimpin oleh Raja Rajendra Chola. Namun, bala tentara Sriwijaya tidak bisa mengalahkan serangan dari Chola Kingdom.

Hal tersebutlah yang membuat Raja Sanggrama kemudian ditahan didalam penjara. Namun, pada masa pemerintahan Raja Kulotungga I dari Kerajaan Chola, Raja Sanggrama akhirnya dibebaskan.

Baca Juga : Kerajaan Kediri

Peninggalan – Peninggalan Kingdom of Srivijaya

Terdapat beberapa peninggalan-peninggalan bersejarang yang menjadi bukti dari Sriwijaya Kingdom tersebut, diantaranya adalah :

1. Prasasti Kota Kapur

Prasasti Kota Kapur merupakan salah satu peninggalan dari Sriwijaya Kingdom yang berhasil ditemukan oleh J.K Van Der Meulen dan berada di bagian sebelah Barat dari Pulau Bangka.

Penulisan dari prasasti ini menggunakan bahasa Melayu Kuno serta menggunakan sebuah aksara Pallawa. Prasasti yang ditemukan sekitar pada bulan Desember tahun 1892 berisikan kutukan yang ditujukan kepada siapa saja yang membantah perintah dari penguasa Kerajaan.

2. Prasasti Kedukan Bukit

Prasasti ini ditemukan oleh seseorang yang bernama Batenburg di Kampung Kedukan Bukit, Kelurahan 35 Ilir pada tanggal 29 November 1920 M. Ukuran dari Prasasti ini sekitar 45 x 80 cm.

Penulisan dari Prasasti Kedukan Bukit ini serta ditulis dengan menggunakan sebuah aksara Pallawa dan juga bahasa Melayu Kuno.

3. Prasasti Telaga Batu

Prasasti ini ditemukan di sekitar kolam Telaga Biru, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang. Isi dari prasasti ini tentang kutukan bagi siapa saja yang melakukan tindakan kejahatan di Sriwijaya.

Keberadaan dari prasasti ini sama seperti prasasti Kedukan Bukit, yaitu disimpan di dalam Museum Nasional Indonesia.

4. Prasasti Talang Tuwo

Louis Constant Westenenk selaku Residen dari kota Palembang menemukan prasasti Talang Tuwo pada tanggal 17 November 1920. Prasasti ini tepatnya ditemukan di kaki Bukit Seguntang yang berada di sekitar tepian utara dari Sungai Musi.

Prasasti ini berisikan tentang doa-doa yang dedikasikan dan menunjukkan perkembangan dari agama Budha di Kerajaan Sriwijaya.

Masa Kejayaan Kingdom of Srivijaya

Setiap kerajaan pasti pernah mengalami masa kejayaan yang memakmurkan rakyatnya, begitu juga dengan Kingdom of Srivijaya. Berdasarkan dari sumber sejarah mengatakan bahwa Sriwijaya mengalami masa kejayaannya saat masa pemerintahan Raja Balaputradewa.

Pada saat itu, Kingdom of Srivijaya melakukan sebuah hubungan kerjasama yang baik dengan Indian Empire, hubungan baik tersebut ditandai dengan dikirimnya seorang pendeta dari Sriwijaya ke India.

Raja Balaputradewa kemudian memberikan tawaran kepada raja India untuk membangun sebuah biara bagi para Pendeta yang berasal dari Sriwijaya. Kemudian Sriwijaya Kingdom dijadikan sebagai pusat pendidikan dan pengembangan agama Budha di Asia Tenggara.

Lokasi yang sangat strategis ini kemudian membuat rute jalur laut dimanfaatkan sebagai salah satu pemasukan ekonomi, setiap kapal yang hendak melewati rute ini maka akan dikenai biaya yang dinamakan bea cukai.

Baca Juga : Kerajaan Mataram Kuno

Siapa pendiri dari Kerajaan Sriwijaya?

Kerajaan Sriwijaya pertama kali didirikan pada abad ke-7 dengan seseorang yang bernama Dapunta Hyang sekaligus raja pertama dari Kerajaan Sriwijaya.

Kerajaan Sriwijaya mengalami masa kejayaan pada masa pemerintahan Raja?

Kerajaan Sriwijaya mengalami masa kejayaannya pada saat pemerintahan Raja Balaputradewa.

Apa penyebab dari runtuhnya Kerajaan Sriwijaya?

Salah satu penyebab dari runtuhnya Kerajaan Sriwijaya yaitu karena Kerajaan ini mendapat serangan dari Rajendra Chola I yang merupakan seseorang dari dinasti Cholda yang ada di wilayah Koromande, India bagian Selatan dari tahun 1017 hingga 1025 M.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan untuk kita semua.