Kelainan Pada Hidung

Posted on

Kelainan Pada Hidung – Sama seperti Mata, Hidung juga menjadi salah satu dari anggota Panca Indra yang memiliki peranan sangat penting bagi tubuh manusia. Sebab, Hidung merupakan jaringan reseptor yang mampu mendeteksi serta merespon bau-bauan yang datang dari luar tubuh.

Kelainan Pada Hidung

Tidak hanya sebagai jaringan reseptor saja, tetapi Hidung juga berperan sebagai alat yang digunakan untuk membantu sistem pernapasan. Hidung juga merupakan organ yang memiliki peran sangat penting untuk kesehatan.

Sehingga sangat penting bagi kita untuk senantiasa menjaga dan melindung organ yang satu ini dari berbagai macam penyakit atau kelainan, baik yang disebabkan oleh bakteri ataupun virus.

Berikut ini merupakan beberapa penyakit yang dapat menyerang Hidung beserta dengan penyebabnya. Yuk simak penjabarannya dibawah ini…

Kelainan Pada Hidung

Kelainan Pada Hidung

Gangguan atau kelainan yang terjadi pada indera penciuman (Hidung), tentu akan sangat mengganggu kemampuan Hidung untuk mendeteksi bau-bauan yang ada di sekitar kita.

Berikut ini merupakan daftar gangguan atau penyakit yang dapat menyerang Hidung, yaitu diantaranya adalah :

1. Selesma atau Common Cold

Selesma atau common cold adalah sebuah jenis infeksi yang terjadi pada ISPA (Saluran Pernapasan Bagian Atas) yang sangat sering menyerang manusia. Meskipun dapat menyerang siapa saja, namuan anak-anak menjadi golongan usia yang sangat berisiko terkena penyakit ini.

Sebab, daya tahan tubuh yang dimiliki oleh anak-anak masih belum sempurna dan juga baik. Penyakit ini diakibatkan karena infeksi virus berjenis Rhinovirus yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa harus melakukan pengobatan khusus.

2. Rhinitis Alergi

Rinitis alergi atau yang lebih dikenal dengan sebutan hay fever yaitu salah satu jenis inflamasi yang terjadi pada bagian hidung, pada saat sistem imun tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap alergen yang ada di udara.

Tanda-tanda serta gejala yang paling umum muncul mencakup hidung tersumbat, bersin-bersin, mata kemerahan, terasa gatal, dan juga berair, serta bengkak di area sekitar mata.

3. Sinusitis

Sinusitis merupakan salah satu kondisi peradangan yang terjadi pada bagian dinding sinus. Sinus adalah sebuah rongga kecil yang terhubung ke tengkorak oleh saluran udara.

Sinus adalah organ yang terletak di bagian belakang tulang dahi, di antara struktur internal tulang pipi, pada kedua sisi jembatan hidung dan juga di bagian belakang mata.

Gejala sinusitis ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan hanya berlangsung di dalam waktu yang sangat singkat umumnya selama 4 minggu, sinusitis dengan gejala yang singkat disebut sebagai sinusitis akut.

Sedangkan, apabila gejala yang terjadi dalam kurun waktu yang lama, yaitu sekitar 3 bulan serta sering kambuh disebut sebagai sinus kronis.

4. Polip Hidung

Polip hidung adalah sebuah kondisi atau keadaan dimana terdapat jaringan yang tumbuh secara abnormal di dalam saluran pernapasan atau pada bagian sinus. Jaringan yang tumbuh ini terasa sangat lembut ketika disentuh, tidak terasa kanker dan tidak bersifat kanker.

Sampai saat ini, penyebab dari gangguan yang satu ini masih belum diketahui apa penyebabnya. Munculnya polip ini diyakini karena peradangan yang disebabkan oleh alergi, asma atau kelainan pada beberapa sistem kekebalan tubuh. Sebagian besar kasus polip hidung lebih sering terjadi pada orang dewasa.

Baca Juga :
Bagian – Bagian Hidung
Bagian – Bagian Mata
Kelainan Pada Mata

5. Anosmia

Anosmia merupakan sebuah istilah yang digunakan menggambarkan kondisi seseorang yang mengalami hilangnya kemampuan untuk mencium bau-bauan. Hilangnya penciuman bisa mengganggu berbagai macam kegiatan sehari-hari sebab seseorang tidak dapat mencium bau-bauan yang ada disekitarnya.

6. Dinosmia

Dynosmia adalah gangguan dalam indera penciuman manusia. Gejalanya dapat terjadi dalam berbagai bentuk.

Mereka yang menderitanya dapat mengalami gejala distorsi dalam kualitas bau (parosmia), kehilangan kemampuan untuk mencium sepenuhnya (anosmia) ataupun terdapat persepsi bau tertentu sementara tidak ada yang mengaktifkan produksi aroma di sekitarnya (khayalan).

7. Flu (influenza)

Influenza atau flu merupakan salah satu kondisi yang biasanya diakibatkan oleh tiga tipe virus flu, yaitu influenza tipe A, tipe B, serta influenza tipe C. Secara umum, gejala flu ini kerap kali datang tiba-tiba dan terjadi kurang lebih selama 7 hingga 10 hari.

Namun, bagi beberapa orang yang mempunyai sistem imun yang lemah dapat mengalami gejala flu yang terbilang cukup parah bahkan dapat mengancam jiwa karena adanya komplikasi.

F.A.Q

Bagaimana cara menjaga kesehatan Hidung?

1. Banyak konsumsi air putih.
2. Meminimalisir kebiasaan mengupil.
3. Rajin membersihkan bagian dalam hidung.
4. Jaga suhu dara agar tetap lembab.

Bagaimana cara membersihkan Hidung yang baik dan benar?

Membersihkan hidung bagian dalam dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan menggunakan air bersih atau dengan menggunakan larutan NaCL.

Penyebab dari Mimisan adalah?

Mimisan merupakan salah satu kondisi dimana hidung bagian dalam mengalami pendarahan. Penyebab dari kelainan ini sangat beragam mulai dari yang ringan hingga yang berat.

Demikian informasi singkat yang dapat disampaikan dalam ulasan kali ini. Semoga membantu kalian agar dapat menjaga kesehatan hidung.

Related posts: