Karya Tulis Ilmiah

Posted on

Karya Tulis Ilmiah – Bagi kalian para siswa/siswi yang sudah pernah mengerjakan tugas berupa sebuah laporan atau makalah. Sebenarnya tanpa kalian sadari, kalian sudah mengerjakan salah satu jenis dari karya tulis ilmiah.

Di kesempatan kali ini, kita akan mengulas tentang Karya Tulis Ilmiah. Nah, apa saja ya kira-kira Pembahasannya? Secara umum, pembahasannya akan meliputi pengertian, ciri dan juga jenis dari karya tulis ilmiah tersebut.

Supaya lebih jelasnya, yuk simak pembahasan berikut yang akan saya sajikan secara lengkap.

Karya Tulis Ilmiah

Definisi Karya Tulis Ilmiah

Karya tulis ilmiah adalah suatu karya tulis yang dibuat dengan mengunakan metode-metode ilmiah yang sesuai dengan kaidah penulisan karya ilmiah tertentu.

Karya tulis ini harus berisikan data dan juga fakta dari hasil penelitian yang dilakukan oleh seseorang agar dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta ditulis secara berurutan dan juga sistematis.

Secara umum, karya ilmiah ini dibuat berdasarkan dengan fakta yang bersifat objektif, dan tidak bersifat emosional/personal yang disusun secara sistematis dan logis.

Baca Juga : Contoh Variabel Penelitian

Karakteristik Scientific Papers

Terdapat beberapa ciri-ciri atau karakteristik dari karya tulis ilmiah yang dapat membedakannya dengan jenis karya tulis lainnya, yaitu antara lain :

  • Logis, artinya karya tulis tersebut dapat diterima dengan akal sehat para pembacanya.
  • Data-data yang diberikan jelas dan juga sesuai dengan fakta yang sudah ada.
  • Objektif, aryinya isi dari karya tulis ilmiah harus sesuai dengan fakta dan tidak ada rekayasa.
  • Sistematis, artinya karya tulis ini ditulis secara berurutan dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
  • Topiknya dibahas secara tuntas dan menyeluruh.
  • Penulisannya menggunakan bahasa yang baku atau sesuai dengan EYD.
  • Dapat diuji dan dipertanggungjawabkan kebenarannya.
  • Tidak emotif atau dengan kata lain melibatkan aspek perasaan seorang penulis.
  • Penulisan karya tulis ilmiah ini tidak tidak boleh ambigu atau membuat para pembacanya kebingungan.

Struktur Dari Scientific Papers

Terdapat beberapa struktur penulisan dari Karya Tulis Ilmiah, yaitu diantaranya adalah :

1. Bagian Pendahuluan

Di bagian ini umumnya berisikan sebuah informasi yang berkaitan dengan karya ilmiah yang sudah dilakukan. Terdapat banyak poin-poin penting harus kalian jelaskan didalam bagian pendahuluan ini.

Misalnya seperti latar belakang masalah yang menjelaskan mengapa penelitian yang dilakuakn itu diambil sebagai judul utama didalam sebuah Scientific Papers.

2. Bagian Inti Pembahasan

Di dalam bagian inti pembahasan yang terdapat dalam suatu penelitian Scientific Papers ini harus memaparkan penelitian yang dilakukan dengan cara mengambil studi kasus yang ada pada bagian pendahuluan.

3. Bagian Penutup

Pada bagian ini, biasanya menjelaskan kesimpulan dari penelitan karya ilmiah yang dilakukan oleh penulis. Apakah penelitian yang dilakukan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang dibahas atau hanya sebagai batu loncatan untuk penelitan selanjutnya juga harus dipaparkan.

Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah

Terdapat beberapa sistematika penulisan karya ilmiah ini yang perlu kalian perhatikan, yaitu diantaranya adalah :

1. Latar Belakang Masalah

Merupakan bagian yang berisikan penjelasan mengapa seorang peneliti harus mengambil penelitian tersebut untuk dianalisis olehnya. Hal ini dapat diambil dari suatu gejala atau peristiwa tertentu yang terlihat untuk dijadikan sebagai latar belakang permasalahan.

2. Identifikasi Masalah

Berdasarkan dari latar belakang masalah yang muncul didalam karya ilmiah tersebut, maka sudah dapat diidentikasi berbagai macam masalah lain yang muncul. Hal tersebut sangat penting untuk dilakukan guna memilih dan juga menetapkan masalah yang akan diteliti.

3. Pembatasan Masalah

Sebarap bagus kualitas dari suatu Scientific Papers tidak terletak dari seberapa banyak masalah yang diambil, namun lebih kepada sebarapa jauh karya tulis tersebut menjelaskan permasalahan yang terjadi.

Oleh sebab itu, masalah yang ada harus dibatasi agar sang penulis dapat merumuskan masalahnya dengan jelas dan juga rinci.

4. Perumusan Masalah

Merupakan bagian yang berisikan pertanyaan secara lengkap dan rinci mengenai ruang lingkup dari permasalahan yang akan diteliti oleh peneliti. Perumusan masalah ini umumnya memakai kalimat Tanya.

5. Tujuan Penelitian

Karya ilmiah yang dibuat harus mengungkapkan apa tujuan dari penelitiannya secara lengkap, operasional, dan juga konsisten berdasarkan dengan perumusan masalah yang sudah dipaparkan sebelumnya.

Tujuan dari penelitian tersebut umumnya mendapatkan jawaban dari masalah yang telah dirumuskan sebelumnya.

Baca Juga : Contoh Hipotesis

6. Manfaat Penelitian

Penelitian yang dilakukan bermanfaat untuk mengembangkan ilmu dan penelitian yang lebih lanjut. Manfaat yang praktis akan menyangkut kegunaan praktis dari penelitian tersebut.

7. Landasan Teoritis

Bagian ini merupakan pengkajian ilmiah terhadap ilmu pengetahuan yang sudah ada. Kajian tersebut umumnya berbentuk sebuah hukum, konsep, dan juga prinsip-prinsip yang saling berhubungan dengan permasalahan yang ada.

Landasan Teori yang hendak diambil oleh serang peneliti harus bersumber dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

8. Kerangka Pemikiran

Bagian ini berisikan sebuah arahan penalaran pada saat seorang penulis akan menyusun penelitiannya. Kerangka pemikiran ini berfungsi sebagai wadah dari teori-teori yang diambil dan menjadi sebuah rangkaian yang utuh dan mengarah pada hasil sementara.

Penyusunan kerangka pemikiran ini berarti seorang penulis harus menyusun argumen yang raisonal dan didasarki oleh teori-teori yang telah diungkapkan sebelumnya. Jawaban sementara dari masalah tersebut disebut sebagai hipotesis.

9. Tempat dan juga Waktu Penelitian

Keterangan tempat yang dipakai untuk melakukan peneilitan harus dipaparkan secara jelas. Sedangkan, waktu pelaksanaan penelitian tersebut harus disampaikan mulai dari pengajuan judul hingga ke penulisan laporan penelitian.

10. Metodologi Penelitian

Bagian ini berisikan sebuah cara yang dilakukan oleh seorang peneliti untuk mencapai tujuan penelitiannya. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian sudah ditetapkan berdasarkan dengan tujuan penelitian

11. Uji Persyaratan Analisis

Sebelum data yang didapatkan dilakukan penganalisisan, maka data tersebut harus diuji terlebih dahulu. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan2 cara, yaitu dengan uji asumsi dan juga uji statistik.

12. Pembahasan Hasil Analisis Data

Hasil analisis data tersebut dapat dibahas dengan menggunakan bahasa ilmiah yang sesuai dengan bidang studi yang diminati atau berdasarkan dengan konsep-konsep yang sudah diutarakan.

13. Simpulan Penelitian

Bagian ini umumnya terletak dibagian akhir dan berisi tentang rangkuman dari semua yang sudah ditulis didalam suatu Scientific Papers.

Kesimpulan yang dibuat umumnya bersifat sistetis dan juga sistematis yang bertujuan untuk menarik simpulan yang bersifat umum dari variabel-variabel yang sudah diteliti.

14. Saran Penelitian

Bagian ini umumnya dibuat berdasarkan dengan kesimpulan dari penelitian yang sudah ditulis sebelumnya. Saran biasanya berisi solusi masalah yang sudah duteliti atau tindak lanjut dari penelitian sehingga lebih operatif.

Manfaat Dari Adanya Scientific Papers

Terdapat beberapa manfaat dari adanya penulisan Scientific Papers ini, yaitu antara lain sebagai berikut :

  • Dapat digunakan untuk melatih pengembangan dari keterampilan membaca yang sangat efektif.
  • Sebagai sarana pengenalan dengan segala aktivitas kepustakaan.
  • Bermanfaat untuk mendapatkan kepuasan secara intelektual.
  • Sebagai sarana untuk memperluas cakrawala ilmu pengetahuan.
  • Sebagai pedoman yang akan digunakan untuk peneliti selanjutnya.
  • Bermanfaat untuk meningkatkanan perorganisasian fakta dan juga data secara sistematis.
  • Dapat digunakan untuk melatih hasil bacaan yang terdapat dari berbagai sumber.

Baca Juga : Contoh Karya Ilmiah

Apa yang dimaksud dengan Karya Tulis Ilmiah?

Karya tulis ilmiah adalah suatu karya tulis yang dibuat dengan mengunakan metode-metode ilmiah yang sesuai dengan kaidah penulisan karya ilmiah tertentu.

Apa saja fungsi dari pembuatan Karya Tulis Ilmiah?

Terdapat beberapa fungsi dari pembuatan Karya Tulis Ilmiah ini, yaitu adalah Fungsi Pendidikan, Berfungsi untuk Penelitian, dan Juga Fungsi secara Fungsional.

Apa tujuan utama dari penulisan Karya Tulis Ilmiah?

Terdapat tujuan utama dari pembuatan Karya Tulis Ilmiah ini yaitu untuk dijadikan sebagai refrensi oleh seorang penulis karya ilmiah yang selanjutnya.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga membantu dan bermanfaat untuk kita semua.