Jenis Karangan : Deskripsi, Narasi, Eksposisi, Argumentasi dan Persuasi

Posted on

Jenis Karangan – Deskripsi, Narasi, Eksposisi, Argumentasi dan Persuasi. Berikut dibawah ini adalah keterangan lengkap dengan pengertian, ciri-ciri beserta contoh. Untuk lebih jelasnya simak pembahasa dibawah ini

jenis karangan
jenis karangan

Pengertian Karangan

Karangan merupakan suatu bentuk karya tulis yang dipakai untuk mengungkapkan gagasan kepada para pembaca.

Berdasarkan tujuannya, karangan terbagi menjadi 5 jenis karangan, diantaranya yaitu

  1. Deskripsi
  2. NarasI
  3. Eksposisi
  4. Argumentasi
  5. Persuasi.

Berikut adalah penjelasan lengkap terhadap jenis jenis karangan

1. Karangan Deskripsi

Karangan deskripsi merupakan suatu bentuk karya tulis yang menggambarkan / melukiskan suatu objek atau benda pada para pembaca seolah pembaca merasakan, melihat serta mengalami sendiri topik dalam tulisan.

Ciri-ciri karangan deskripsi

1. Melukiskan suatu objek dengan jelas pada para pembaca.
2. Melibatkan panca indera.
3. Metode penulisan memakai cara objektif, subjektif, atau kesan pribadi penulis pada suatu objek.

Contoh karangan deskripsi

Kucingku

Aku mempunyai sebuah kucing yang bernama meow di rumah. Meow merupakan jenis kucing Persia yang dihadiahkan kepadaku setahun yang lalu. Seperti kebanyakan kucing Persia pada umumnya, Meow sangat gemuk dengan memiliki bulu-bulu yang sangat halus yang menutupi seluruh tubuhnya. Meow mempunyai bulu berwarna putih seperti salju, hidung yang pesek, dan ekor yang amat panjang.

Meow sangat lucu, ia selalu mengikutiku selalu kemanapun aku pergi. Dia juga amat manja padaku, setiap kali dia lapar, meow akan menjilati kakiku. Meow amatlah rakus, dia gemar menghabisi makanannya dan meminum susu dengan cepat. Tak hanya rakus, Meow pun pemalas, dia selalu menghabiskan harinya dengan tidur di sofa rumahku.

2. Karangan Narasi

Karangan narasi merupakan suatu bentuk karya tulis berupa serangkaian suatu peristiwa baik fiksi maupun non fiksi yang disampaikan sesuai dengan urutan waktu yang sistematis serta logis. Pada karangan narasi ada tahapan-tahapan peristiwa yang jelas, dimulai dari perkenalan, timbul masalah, konflik, penyelesaian dan ending.

Ciri-ciri karangan narasi

1. Suatu cerita berupa berita, peristiwa, pengalaman yang menarik kepada pembaca.
2. disajikan dengan urutan kronologis yang amat jelas.
3. Terdapat konflik dan tokoh yang menjadi inti sebuah karangan.
4. Mempunyai setting yang disampaikan dengan jelas.
5. Bertujuan untuk menghibur pembaca dengan cerita yang disampaikan.

Contoh karangan narasi

Pertemuan yang Terindah

Pagi hari itu aku duduk sendiri termenung di sebuah taman. Ku pandangi semua bunga indah sedang bermekaran dengan manisnya. Ketika aku menikmati pemandangan dalam kesunyian, tiba-tiba telingaku mendengar jeritan seorang wanita dari arah depanku. Aku pun terdiam sejenak dan heran, lalu dengan penasaran aku segera menuju sumber suara tersebut.

Betapa terkejutnya ketika aku mengetahui bahwa jeritan itu berasal dari seorang wanita manis berbaju biru. Tak beberapa lama, wanita itu pun pergi meninggalkanku yang berdiri bodoh tanpa berani berkenalan dengannya. Aku menyesal, sampai saat ini aku selalu pergi ke taman itu dan berharap bisa bertemu dengan dia “gadis manis berbaju biru” itu sekali lagi.

3. Karangan Eksposisi

Karangan eksposisi yaitu sebuah karangan yang memiliki isi tentang penjelasan-penjelasan atau pemaparan mengenai informasi kepada pembaca. Tujuan karangan ini yaitu untuk memberikan informasi yang sejelas-jelasnya kepada para pembaca.

Ciri-ciri karangan eksposisi

1. Menyajikan sebuah informasi kepada para pembacanya.
2. Informasi yang disajikan memiliki sifat fakta atu benar-benar terjadi.
3. Tidak mempengaruhi para pemabaca
4. Menjelaskan sebuah proses atau analisa pada suatu topik.

Contoh karangan eksposisi

Cara menanam singkong

Singkong merupakan tumbuhan umbi akar yang kaya karbohidrat. Singkong amat mudah untuk ditanam dengan hanya meletakan batang singkong di tanah singkong pun akan tumbuh. Tak hanya itu singkong bisa dapat tumbuh di semua jenis tanah. Meskipun proses penanamannya amat mudah, proses penanaman singkong memerlukan perhatian khsusus untuk hasil yang maksimal adalah sebagai berikut:

Pilih batang singkong yang bawah, kemudian potong sekitar 15 cm dan tajamkan ujungnya. Lalu letakan ditempat yang lembab selama 2 minggu sampai tumbuh tunas kecil.

Setelah 2 mingggu, tanam singkong ditanah yang sudah digemburkan sebelumnya. Usahakan jangan menanam singkong dengan cara saling berdekatan karena akan mengganggu umbi yang dihasilkan. Tancapkan ujung singkong pada tanah jangan terlalu dalam supaya singkong mudah di cabut saat panen.

Demikianlah cara menanam singkong yang baik dan benar untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal

4. Karangan Argumentasi

Karangan argumentasi yaitu karangan yang memiliki isi pendapat atau argument penulis tentang suatu hal. Karangan ini memiliki tujuan untuk meyakinkan penulis supaya memiliki pandangan yang sama akan suatu hal dengan pandangan si penulis.

Ciri-ciri karangan argumentasi

1. Ada pendapat penulis mengenai suatu topik yang di bahas.
2. Pendapat tersebut di lengkapi dengan pembuktian fakta, data, contoh, maupun grafik.
3. Memiliki tujuan untuk menyakinkan pembaca.
4. Pengarang menghindari keterlibatan emosi ketika menyampaikan pendapatnya.

Baca Juga : Contoh Karangan Argumentasi dan Cara Membuat

Contoh karangan argumentasi

Smart Phone Stupid People

Saat ini kita sudah mamasuki zaman tekhnologi yang amat luar biasa perkembangannya. Semua urusan manusia kini sudah dimudahkan dengan hadirnya tekhnologi ini. Salah satu tekhnologi yang amat sangat berkembang saat ini adalah alat komunikasi atau telephone pintar. Aka tetapi, tanpa disadari telephone pintar selama ini justru membuat manusia menjadi bodoh dan malas.

Kenapa bisa seperti itu? Hal ini bisa terjadi sebab kita sudah dimanjakan dengan fitur yang ada. Kemudahan informasi yang bisa didapatkan manusia itu membuat manusia malas mencari dan mempelajari suatu informasi sampa manusia akan terbiasa untuk mengandalkan smart phone.

Tak hanya itu saja, smart phone juga membuat manusia jadi pasif dan acuh tak acuh terhadap lingkungannya. Terdapat banyak fitur-fitur yang bisa mengalihkan manusia dari dunianya seperti game, social media, video, dan musik, fitur-fitur itu membuat manusia sibuk terhadap smart phone bahkan ketika kumpul bersama teman pun mereka saling sibuk dengan smartphone masing-maing.

Yang terakhir yaitu smart phone menghilangkan budaya yang ada dalam masyarakat. Saat ini ada fitur peta atau biasa disebut GPS yang memudahkan manusia mencari tempat, kemudahan ini membuat nilai menyapa seseorang di jalan untuk bertanya sudah hilang. Padahal dengan bertanya mereka bisa saja menjadi saudara atau teman yang baik.

Itulah pengaruh buruk smart phone yang tidak disadari sudah membuat mansia, malas, bodoh, dan pasif. Padahal manusia adalah makhluk sosial yang wajib bersosialisasi dan berinteraksi dengan manusia lainnya.

5. Karangan Persuasi

Karangan persuasi yaitu salah satu bentuk karya tulis yang memiliki ajakan-ajakan terhadap para pembacanya guns melakukan atau mempercayai suatu hal. Sama halnya dengan jenis karangan argumentasi, karangan persuasi dilengkapi dengan pendapat penulis yang disertai juga dengan pembuktian supaya pembaca yakin dan mau mengikuti apa yang disampaikan si penulis. Karena sifatnya ajakan, karangan ini memiliki tujuan untuk meyakini pembaca yang disampaikan si penulis untuk melakukan serta mempercayai sesuatu.

Ciri-ciri karangan persuasi

1. Bersifat mengajak pembacanya
2. Mempunyai alasan berupa data, fakta, dan lain-lain untuk meyakinkan pembaca.
3. Berusaha menghindari konflik supaya pembaca tidak kehilangan kepercayaan.
4. Berusaha mendapatkan kesepakatan juga kepercayaaan antara penulis dan pembaca.

Baca Juga : Contoh Karangan Persuasi Tema Propaganda, Kesehatan dan Politik

Contoh karangan persuasi

Ayo Hidup Bersih

Hidup bersih adalah dambaan semua orang, Dengan melakuka hidup bersih, akan menciptakan lingkungan yang sehat dan bermanfaat bagi semua mahluk hidup hingga bisa berdampak baik pula bagi penghuninya. Seperti ada pada pepatah latin, di dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang kuat, oleh sebab itu, marilah jaga lingkungan agar menjadi bersih.

Terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk berperilaku hidup bersih yaitu, bersihkanlah lingkungan yang terdekat seperti rumah, halaman, dan lingkungan sekitar rumah. Dengan lingkungan bersih, semua bibit penyakit tak akan tumbuh dan berkembang. Kemudian jaga kebersihan diri sendiri seperti misalnya, mandi yang teratur, menyikat gigi, dan juga memotong kuku. Menjaga kebersihan tubuh dengan teratur membuat diri terhindar dari berbagai jenis penyakit. Dan yang terakhir konsumsilah makanan sehat serta bergizi agar tubuh menjadi sehat dan kuat.

Demikianlah pembahasan tentang jenis karangan, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :

 

Jenis Karangan : Deskripsi, Narasi, Eksposisi, Argumentasi dan Persuasi Rating: 5 Diposkan Oleh: Pengunjung