Jenis – Jenis Seni Rupa

Posted on

Jenis – Jenis Seni Rupa – Istilah seni berasal dari bahasa Sanskerta yaitu berasal dari kata “Sani”, yang berarti pujian, pemberian, dan juga pelayanan. Kata tersebut erat kaitannya dengan kegiatan upacara keagamaan yang disebut seni.

Jenis - Jenis Seni Rupa

Sedangkan, menurut Padmapusphita, kata seni awalnya berasal dari Genie yaitu bahasa Belanda, dan dalam bahasa Latin juga disebut Genius, yang berarti kekuatan luar biasa yang dihasilkan sejak lahir.

Seni dapat dinikmati melalui media pendengaran (audio), media penglihatan (visual) dan juga kombinasi antara keduanya (seni audiovisual). Secara umum, seni dibagi menjadi empat kelompok, dan salah satunya yang akan dibahas kali ini yaitu Seni Rupa.

Apa itu Seni Rupa?

Seni rupa termasuk kedalam jenis karya seni yang bisa dinikmati dengan menggunakan media penglihatan atau visual art.

Umumnya Seni rupa berfokus pada suatu karya yang mempunyai wujud serta rupa yang dapat diekspresikan kedalam bentuk lukisan, patung dan masih banyak lagi.

Ada juga orang yang mengatakan bahwa seni adalah cabang seni yang menciptakan karya seni dengan menggunakan media yang dapat ditangkap oleh mata dan juga dapat dirasakan oleh indera peraba, perasaan serta pikiran.

Kesan – kesan tersebut dibuat dengan menguraikan konsep garis, titik, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur dan juga pencahayaan dengan referensi estetika.

Unsur – Unsur Dalam Seni Rupa

Sebuah karya seni ternyata memiliki beberapa elemen yang menjadi dasar penciptaannya. Elemen-elemen ini sangat banyak, sehingga sering disebut sebagai seni itu sendiri.

Berikut ini beberapa unsur yang menjadi dasar dari pembuatan karya Seni Rupa, yaitu sebagai berikut :

1. Titik (Point)

Titik merupakan jenis elemen seni atau substansi yang paling mendasar. Dalam memproduksi elemen titik, dapat dibuat dengan sejumlah jarak, yaitu antara jarak sempit dan jarak besar dari keberadaan titik ini.

Hal tersebut pasti didasari dengan adanya kombinasi antara titik dan variasi warna yang berbeda. Dari penggabungan ini, dapat menghasilkan karya seni yang sangat indah dan sedap dipandang.

Secara umum, teknik yang digunakan untuk mengkombinasikan titik dengan varian warna disebut dengan teknik pointillism.

2. Garis

Garis merupakan salah satu elemen seni rupa yang dihasilkan dari adanya penggabungan titik. Secara umum, garis-garis itu sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu garis lurus, panjang, lengkung, pendek, vertikal, garis diagonal, horizontal dan masih banyak lagi.

Masing-masing jenis garis ini akan memberikan kesan yang berbeda, misalnya seperti garis lurus yang memberikan kesan lebih tegak dan bahkan lebih keras.

Jenis -Jenis garis berdasarkan penggambaran wataknya, yaitu :

  • Tegak memberikan kesan yang stabil dan juga agung.
  • Garis-garis halus, melengkung berirama memberi kesan kelembutan wanita.
  • Miring memberikan kesan kegoncangan, gerak, dan juga stabilitas.
  • Garis tegas, kuat, patah-patah memberikan kesan kekuasaan.

Jenis -Jenis garis berdasarkan wujudnya, yaitu :

  1. Garis nyata, merupakan sebuah garis yang tercipta dari adanya goresan atau garis lengkung.
  2. Garis pseudo atau semu, merupakan sebuah garis yang tercipta karena terdapat kesan keseimbangan dalam bidang, warna ataupun ruang.

3. Warna

Warna merupakan salah satu jenis elemen seni rupa yang berperan sangat penting, sebab ia memberikan pengaruh yang sangat signifikan kepada keindahan suatu karya seni.

Tidak hanya itu saja, warna juga mampu menimbulkan kesan yang sangat menyejukkan hati dan fikiran seseorang yang menjadi penikmat dari seni tersebut.

Tidak sampai situ saja, warna memiliki kemampuan untuk membawakan pesan ekspresif yang disampaikan oleh para seniman kepada penikmat dari karya seni tersebut. Disamping itu, warna mampu menjadikan sebuah karya seni seseorang menjadi lebih hidup.

Baca Juga :
Seni Teater
Seni Rupa Murni
Pengertian Seni Rupa, Unsur dan Macam-Macam Seni Rupa

4. Bidang

Bidang adalah hasil dari pembentukan pertemuan antara berbagai ujung garis atau bisa juga merupakan hasil dari perubahan warna. Selain itu, bidang ini terdiri dari halaman panjang dan lebar dengan ukuran berbeda, yang juga dapat diamati secara langsung dalam setiap karya seni.

5. Ruang

Ruang adalah salah satu elemen seni visual yang terdiri dari kumpulan dimensi yang terdiri dari panjang, lebar dan tinggi. Ini juga memiliki dua sifat, yaitu pseudo (semu) dan nyata.

Untuk ruang yang bersifat semu atau tidak nyata biasanya ditemukan dalam seni rupa dua dimensi, misalnya seperti ruangan yang dipengaruhi oleh seni visual.

Sedangkan untuk ruang yang bersifat nyata dalam seni tiga dimensi, misalnya seperti ruang kamar dan juga ruang patung.

6. Gelap Terang

Gelap terang adalah salah satu elemen seni visual yang dipengaruhi oleh intensitas cahaya dengan tujuan memperda suatu objek sebagai objek nyata atau kesan seni. Intensitas cahaya yang besar maka akan tampak terang, intensitas cahaya yang kecil maka akan tampak gelap.

7. Tekstur

Tekstur sering diartikan sebagai permukaan benda atau bidang yang bisa dilihat dan disentuh. Secara umum, Tekstur dibedakan berdasarkan kesannnya yaitu licin, kasar, halus, matte dan masih banyak lagi.

Namun, jika dibedakan berdasarkan tipenya, tekstur dibedakan menjadi dua jenis, yaitu tekstur nyata dan juga tekstur pseudo. Berikut penjelasannya :

  1. Tekstur Nyata, merupakan salah satu tekstur dimana sifat dari permukaan suatu benda menunjukkan kesan yang benar-benar nyata ketika dilihat dan juga disentuh.
  2. Tekstur Semu, merupakan salah satu tekstur di mana tekstur ini diartikan sebagai tekstur yang tidak nyata atau dapat dikatakan memiliki permukaan yang berbeda ketika dilihat atau disentuh.

8. Bentuk

Bentuk sering diartikan sebagai manifestasi nyata dari sebuah karya seni dan terbentuk dari kombinasi berbagai bidang. Secara umum, bentuk-bentuk dalam seni visual dibagi menjadi dua tipe, yaitu shape dan form.

Shape didefinisikan sebagai bentuk yang tidak memiliki unsur emosional atau hanya dapat melihat sifat dari bentuknya saja. Sementara, form tidak hanya dapat dilihat, akan tetapi didalamnya terdapat elemen nilai.

Umumnya bentuk dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu :

  • Geografis, merupakan salah satu bentuk yang dibuat melalui sebuah perhitungan yaitu seperti bentuk dari kubistis, contohnya adalah kubus dan juga balok. Sementara itu untuk bentuk dari silindris, contohnya adalah bola, tabung, serta kerucut.
  • Nongeometris, merupakan salah satu bentuk yang menirukan objek di alam, seperti manusia, hewan dan juga tumbuhan.

Jenis – Jenis Seni Rupa

Secara umum, jenis-jenis dari seni rupa dikelompokkan menjadi 3 bentuk yaitu berdasarkan dengan masanya, dimensinya dan fungsinya. Berikut ini merupakan jenis dari seni rupa, yaitu :

Jenis - Jenis Seni Rupa

1. Seni Rupa Berdasarkan Masa/Waktu

  • Traditional Fine Arts, adalah salah satu jenis seni yang memiliki aturan tetap dan cenderung statis atau tidak dapat diubah.
  • Modern Fine Arts, adalah salah satu jenis seni yang sudah mengalami pembaruan dari seni tradisional. Pembaruan ini biasanya terdiri dari aturan atau pola yang telah berubah.
  • Contemporary Fine Arts, merupakan suatu hasil dari karya seni yang muncul karena adanya suatu trend ataupun kondisi waktu yang tidak disangka-sangka. Sifat dari seni rupa satu ini lebih kekinian dan sesuai tuntutan zaman.

2. Seni Rupa Berdasarkan Dimensinya

  • Two-dimensional art (Dwimatra), merupakan sebuah hasil karya seni yang hanya terdiri dari dua elemen saja, yaitu elemen panjang dan elemen luas atau lebar.
  • Three-dimensional art, merupakan sebuah hasil dari karya seni yang terdiri dari tiga elemen, yaitu panjang, lebar serta tinggi.

3. Seni Rupa Berdasarkan Fungsinya

  1. Pure art, adalah hasil dari sebuah karya seni yang diciptakan hanya dimanfaatkan nilai estetika dan ide pembuatannya saja serta tidak untuk dipakai.
  2. Applied art, adalah hasil karya seni yang diciptakan dengan tujuan agar bisa digunakan, misalnya seperti keramik, sepanduk, senjata tradisional, dan masih banyak lagi.

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan Seni Rupa?

Seni rupa termasuk kedalam jenis karya seni yang bisa dinikmati dengan menggunakan media penglihatan atau visual art.

Teknik yang digunakan dalam pembuatan Seni Rupa 2 Dimensi adalah?

1. Plaque Technique
2. Transparent Technique
3. Collage Technique
4. 3M technique

Seni rupa berdasarkan fungsinya dibagi menjadi dua jenis yaitu?

1. Seni Rupa Murni
2. Seni Rupa Terapan

Baiklah, itu dia informasi yang bisa Rumus.co.id berikan untuk kalian, semoga bermanfaat.