Jaringan Epitel – Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Fungsi

Posted on

Rumus.co.id – Pertemuan sebelumnya kita sudah membahas mengenai jaringan tumbuhan. Kali ini kita akan membahas mengenai pengertian jaringan epitel, ciri-ciri Jaringan epitel, jenis jaringan epitel dan fungsi jaringan epitel. Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Jaringan Epitel

Pengertian jaringan epitel jaringan yang melapisi  atau menutup permukaan tubuh, baik permukaan luar maupun permukaan dalam. Jaringan  epitel yang melapisi permukaan luar tubuh disebut epitelium. Adapun jaringan yang terdapat di permukaan dalam tubuh disebut  jaringan endothelium.

Jaringan epitel adalah jaringan yang terdiri dari banyak sel, tersusun banyak sejenis dan tidak memiliki ruang antarsel. Fungsi utama jaringan epitel adalah melindungi jaringan di bawahnya. Letak jaringan epitel terdapat di sepanjang sistem pencernaan yang membantu dalam penyerapan nutrisi yang dibutuhkan tubuh dari proses pencernaan.

Jaringan Epitel – Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Fungsi

Ciri-Ciri Jaringan Epitel

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri jaringan epitel antara lain:

  • Tidak terdapat material di antara sel-sel penyusunnya
  • Epitel berbentuk pipih, batang atau kubus
  • Bentuk sel bervariasi bergantung pada fungsi dan letaknya
  • Ada didalam seluruh tubuh
  • Sebagai penutup dan kelenjar
  • tersusun sel dan molekul ekstraseluler yang berbentuk matriks yang berguna untuk mengikat jaringan dengan bagian bawahnya
  • Ada beberapa jenis epitel yang menunjukkan spesialisasi yaitu berupa tonjolan jaringan untuk memperluas permukaan, memindahkan partikel asing atau untuk pergerakan
  • Mempunyai sebuah permukaan yang tidak berhubungan dengan jaringan lain, sedangkan pada permukaan lainnya berhubungan dengan membrane bawahnya.

Jenis Jaringan Epitel

Berikut ini adalah beberapa jenis jaringan epitel antara lain:

Jaringan Epitel – Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Fungsi

1.      Epitel Pipih Selapis

Jaringan epitel pipih selapis berfungsi dalam proses difusi CO2 ataupun O2 dan filtrasi darah. Letak jaringan ini di paru-paru dan ginjal dapat di temukan pembuluh limfe, perikardium, alveolus, kapsul glomerulus dan endotel.

2.      Epitel Kubus Selapis

Jaringan kubus selapis adalah sel penyusunnya terdiri atas sel yang berbentuk menyerupai kubus. Jaringan ini yang berfungsi sebagai alat sekresi pada ginjal dan sebagai pelindung. Jaringan ini berada di ovarium, saluran nefron pada ginjal, retina mata dan kelenjar tiroid.

3.      Epitel Selapis Silindris

Jaringan epitel selapis silindris berfungsi sebagai sekresi, absorpsi, membersihkan dan memindahkan benda asing yang masuk dalam tubuh. Jaringan ini berada di lambung, kelenjar sistem pencernaan, rahim, kantong empedu dan saluran pernafasan bagian atas.

4.      Epitel Batang Silia

Jaringan epitel batang silia adalah jaringan yang menghasilkan lendir pada hidung dan bertugas sebagai filter terhadap patogen yang masuk sehingga dapat dikeluarkan lagi. Jaringan ini terletak pada rongga hidung dan saluran pernafasan.

5.      Epitel Pipih Berlapis

Jaringan epitel pipih berlapis tersusun dari beberapa sel pipih dan berlapis lapis sel yang sangat banyak dan rapat. Berfungsi sebagai proteksi tubuh atau mencegah terjadinya gesekan. Jaringan ini teletak di esofagus, vagina dan epidermis.

6.      Epitel Kubus Berlapis

Jaringan epitel kubus berlapis adalah jaringan yang tersusun beberapa sel berbentuk kubus yang berlapis lapis. Jaringan ini berfungsi untuk membantu proses sekresi. Jaringan ini berada pada saluran kelenjar minyak, ovarium, testis dan kelenjar keringat.

7.      Epitel Silindris Berlapis

Jaringan epitel silindris berlapis adalah jaringan berfungsi sebagai tempat berlangsungnya absorpsi, ekskresi, sebagai pelindung terhadap gerak zat dan sebagai saluran ekskresi kelenjar susu. Jaringan ini berada di permukaan laring, faring, kelenjar susu dan kelenjar ludah.

8.      Epitel Transisional

Jaringan epitel transisional terususun atas sel dengan bentuk yang tidak beraturan dan juga bisa mengembang ataupun berubah bentuknya. Jaringan ini berfungsi mengubah bentuk dalam kondisi tertentu. Epitel transisional terletak pada ginjal, kandung kemih dan uretra.

9.      Epitel Kelenjar

Jaringan epitel kelenjar adalah jaringan yang berfungsi dalam sekresi zat yang dapat membantuk proses biologis makhluk hidup. Kelenjar ini terbagi menjadi 2 yaitu kelenjar endokrin dan kelenjar eksokrin. Terletak pada pankreas, feromon, lidah dan kulit.

Fungsi Jaringan  Epitel

Berikut ini adalah beberapa fungsi jaringan epitel antara lain:

  • Melindungi jaringan di bawahnya dari jaringan mekanik, bahan kimia lainnya
  • Sebagai alat ekskresi
  • Mengurangi gesekan antara darah dan dinding pembuluh darah.
  • Sebagai alat absorpsi
  • Sebagai alat sekresi
  • Sebagai alat penyaring atau filtrasi
  • Sebagai alat difusi
  • Penerima impuls sel epitel khusus ditembus dari rangsangan sensorik dimana sel epitel terdapat ujung saraf sensorik yang berada pada telinga, kulit, lidah, dan hidung.

Baca Juga:

Jaringan Tumbuhan – Pengertian, Struktur, Gambar, dan Contoh

Pengertian dan 7 Fungsi Akar Pada Tumbuhan

Demikian penjelasan mengenaipengertian jaringan epitel, ciri-ciri Jaringan epitel, jenis jaringan epitel dan fungsi jaringan epitel.. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan serta informasi anda. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi anda semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, kunjungi terus Rumus.co.id banyak artikel menarik disana.

 

Materi Terkait: