Isi Pancasila

Posted on

Pancasila adalah dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan merupakan semboyan sebagai pemersatu bangsa, Berikut ini akan kami jelaskan mengenai pancasila dengan lengkap yang meliputi Isi, Teks, Dasar, Penjelasan, Makna dan juga lambangnya. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan di bawah ini

Pengertian Pancasila

pancasila
pancasila

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang menjadi dasar ideologi pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki ribuan adat dan budaya serta memiliki beragam agama yang di anut oleh bangsa yang besar ini

Bangsa yang besar seperti Indonesia wajib memiliki sebuah pedoman, tujuan, dan cita-cita bersama untuk menjaga kerukunan antar suku dan umat beragama, Sebab bangsa ini memiliki ragam bahasa adat dan budaya yang jauh berbeda dengan bangsa lainya

Sebagai contoh, bangsa arab terbagi menjadi beberapa negara misalnya irak, iran, mesir dan lainya yang di sekitar tanah arab dan memiliki bahasa yang sama, Sedangkan Indonesia adalah satu-satunya negara yang memikul beberapa suku, bahasa dan budaya yang banyak menjadi satu negara kedaulatan yaitu Negara Indonesia

Teks Pancasila

Teks pancasila sebagai rumusan dalam berbangsa dan bernegara ada lima asas, yaitu

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebjaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Isi Pancasila

Pancasila adalah rumusan, cita-cita, tujuan dan pedoman kehidupan bagi bangsa dan negara seluruh rakyat Indonesia.

Semua itu dirangkum dan tertuang dalam isi pancasila, berikut adalah isi dari pancasila

isi pancasila
isi pancasila

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Adalah bentuk keyakinan yang berasal dari kesadaran manusia sebagai makhluk Tuhan. Agar saling menghargai semua perbedaan sebagai sesama mahkluk Tuhan

  • a. Negara menjamin kebebasan tiap penduduk untuk beribadah menurut kepercayaan dan agama masing-masing, mengembangkan kehidupan toleransi antar umat beragama.
  • b. Warga Indonesia percaya dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan juga kepercayaan masing-masing.
  • c. Mengembangkan toleransi antar umat dalam beragama.
  • d. Tidak memaksakan kehendak dari semua agama dan keyakinan.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
Adalah bentuk kesadaran manusia kepada potensi budi nurani di dalam hubungan dan norma-norma kebudayaan.

  • a. Adanya prinsip persamaan harkat dan martabat
  • b. Menjunjung nilai kemanusiaan.
  • c. Berani membela dan juga menegakkan keadilan.

3. Persatuan Indonesia
Persatuan dan kesatuan di dalam arti ideologis ekonomi sosial budaya dan keamanan untuk menghargai keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan masyarakat.

  • a. Adanya nilai patriotik dan rasa kebangsaan sebagai realitas yang dinamis.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

  • a. Musyawarah adalah cermin sikap dan pandangan hidup bahwa kemauan rakyat merupakan kebenaran dan keabsahan yang tinggi.
  • b. Mendahulukan kepentingan negara dan menghargai kesukarelaan dan kesadaran daripada memaksakan sesuatu kepada orang lain

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

  • a. Setiap rakyat Indonesia diperlakukan dengan adil di dalam bidang hukum ekonomi budaya dan sosial tidak ada tirani minoritas dan mayoritas
  • b. Adanya keselarasan, keseimbangan dan keserasian hak serta kewajiban rakyat Indonesia

Makna Lambang Pancasila

Pancasila memiliki 5 lambag yang mempunyai arti berbeda-beda, berikut ini adalah penjelasa lengkapnya

1. Bintang

lambang sila ke satu
lambang sila ke satu

Bintang adalah lambang dari sila pertama.

Bintang emas dan dengan perisai hitam melambangkan sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

Bintang emas diartikan sebagai cahaya kerohanian untuk setiap manusia.

Sedangkan latar belakang yang berwarna hitam adalah lambang warna alam atau warna asli yang menunjukkan Tuhan sebagai sumber dari segala sesuatu dan telah ada sebelum segala sesuatu ada.

2. Rantai

lambang sila ke2
lambang sila ke2

Rantai adalah makna dari sila kedua yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Gambar rantai yang disusun menjadi gelang-gelang kecil menandakan hubungan manusia satu sama lain agar saling membantu.

Rantai yang ada pada sila kedua ini terdiri dari mata rantai berbentuk segi empat dan lingkaran yang terkait membentuk lingkaran.

Mata rantai segi empat itu melambangkan laki-laki dan lingkaran melambangkan sebagai perempuan. menandaka bahwa adil yang beradab tanpa pandang bulu

3. Pohon beringin

lambang sila ke3
lambang sila ke3

Pohon beringin melambangkan sila ketiga, yaitu Persatuan Indonesia.

Pohon beringin mempunyai akar tunggal panjang yang dapay menunjang pohon besar ini menjadi tumbuh.

Akar ini tumbuh hingga ke dalam tanah dan menggambarkan dari kesatuan dan persatuan Indonesia.

Pohon beringin juga mempunyai akar yang menjalar di mana-mana yang melambangkan bahwa sebagai negara kesatuan yang memiliki latar belakang budaya, suku, agama yang bermacam-macam.

4. Banteng

lambang sila ke 4
lambang sila ke 4

Banteng adalah lambang dari sila keempat.

Banteng dipakai karena banteng merupakan hewan sosial yang memiliki kesukaan berkumpul, seperti halnya musyawarah yaitu berdiskusi dan berkumpul.

5. Padi dan kapas

lambang sila ke5
lambang sila ke5

Padi kapas melambangkan sila kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Kapas dan padi melambangkan dari pangan dan sandang yang menjadi kebutuhan pokok semua rakyat Indonesia tanpa melihat status dan kedudukan. dan menjadi sebuah doa agar rakyat indonesia makmur dalam sandang pangan dan papan

Sejarah Lahirnya Pancasila

Muhammad Yamin mengemukakan bahwa 5 asas bagi negara Indonesia Merdeka, yaitu meliputi kebangsaan, kemanusiaan, ketuhanan, kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.

Oleh “Panitia Lima” diragukan kebenarannya. Arsip A. G Pringgodigdo dan Arsip A. K. Pringgodigdo yang sudah ditemukan menunjukkan bahwa Klaim Yamin tidak bisa diterima.

Pada hari keempat, Soekarno mengusulkan bahwa 5 asas yaitu kebangsaan Indonesia, internasionalisme atau prikemanusiaan, persatuan dan kesatuan, kesejahteraan sosial, dan ketuhanan yang Maha Esa.

5 asas itu oleh Soekarno dinamakan Pancasila, Pidato Soekarno diterima dengan suara tepuk tangan oleh peserta sidang. Oleh sebab itu, pada tanggal 1 Juni 1945 dikenal dengan hari lahirnya pancasila.

Tanggal 17 Agustus 1945, tepatnya setelah upacara proklamasi kemerdekaan, datang berberapa utusan dari wilayah Indonesia dari Bagian Timur. Berberapa utusan adalah sebagai berikut:

  • Sam Ratulangi, wakil dari Sulawesi
  • Hamidhan, wakil dari Kalimantan
  • I Ketut Pudja, wakil dari Nusa Tenggara
  • Latuharhary, wakil dari Maluku.

Mereka berkeberatan dan mengemukakan pendapat bahwa tentang bagian kalimat dari rancangan Pembukaan UUD.

Kalimat itu juga merupakan sila pertama Pancasila yang sebelumnya, yang berbunyi, “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.

Pada Sidang PPKI I pada tanggal 18 Agustus 1945, Bung Hatta memberikan usul mengubah kalimatnya menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Sebelumnya Bung Hatta sudah mengkonsultasikannya kepada beberapa orang tokoh Islam, yaitu diantaranya

  • Kasman Singodimejo
  • Ki Bagus Hadikusumo
  • dan Teuku M. Hasan.

Pada Sidang PPKI I 18 Agustus 1945, bersamaan dengan penetapan rancangan pembukaan dan batang tubuh UUD 1945, Pancasila ditetapkan menjadi dasar negara Indonesia.

Demikianlah pembahasa mengenai pancasila, Semoga bermanfaat

Baca juga :